... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Shabab Larang Penggunaan Plastik di Wilayah Kontrol

Foto: Al-Shabab di Somalia

KIBLAT.NET, Mogandishu – Kelompok jihadis Somalia Al-Shabab memberlakukan larangan penggunaan kantong plastik dan menebang pohon sembarangan. Larangan umum ini disampaikan melalui kantor berita kelompok Andalus sebagaimana laporan Quartz Africa, Kamis (12/07/2018).

Al-Shabab memberlakukan larangan terutama terjadi di wilayah Jubba selatan yang dikontrol. “Kantong plastik menimbulkan ancaman serius terhadap kesejahteraan manusia dan hewan,” kata kelompok yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan organisasi Al-Qaidah.

Tidak ada laporan mengenai hukuman yang diterapkan bagi masyarakat yang melanggar aturan tersebut. Di masa lalu, kelompok tersebut telah melarang bermain sepak bola, menonton film, merokok, dan menggunakan internet.

Di seberang Somalia, Al-Shabab berperang melawan pemerintah yang berpihak Barat yang otoritasnya belum berkembang ke banyak kota dan daerah. Oktober lalu, kelompok itu dituduh melakukan serangan teror paling mematikan di Somalia, menewaskan lebih dari 500 orang dan melukai lebih dari 300 orang lainnya.

Media Afrika menuding bahwa larangan plastik menjadi taktik pencitraan, dengan mengikuti jejak negara-negara tetangga termasuk Rwanda dan Kenya. Tahun lalu, Kenya melarang penggunaan, pembuatan, dan pengimporan kantong plastik dengan alasan bahaya terhadap tanah dan air, situs-situs wisata, dan dapat menyumbat selokan dan sungai. Pejabat di Nairobi memperingatkan pelanggar akan didenda sebanyak $ 38.000, atau melayani hingga empat tahun penjara.

Sumber: Quartz Africa
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kunjungi Indonesia, Wapres Iran Undang Presiden RI ke Teheran

Y.M. Ebtekar membawa amanat sebagai special envoy untuk menyampaikan pesan khusus Presiden Iran dan undangan kepada Presiden RI

Kamis, 12/07/2018 16:55 0

Indonesia

Riza Patria: Bukan Ekonomi yang Meroket, Tapi Harga Kebutuhan

Politisi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menyinggung janji presiden Joko Widodo tahun 2015 yang mengatakan ekonomi di Indonesia akan meroket. Ia menilai, yang terjadi justru sebaliknya, yaitu harga-harga yang meroket.

Kamis, 12/07/2018 16:38 0

Indonesia

Gerindra: Akrobat Politik Jokowi Perlemah Nilai Tukar Rupiah

Juru Bicara Tim Pemenangan Partai Gerindra, Anggawira mengatakan akrobat politik yang dilakukan Jokowi itu melupakan upaya perbaikan ekonomi sehingga nilai tukar rupiah terhadap dolar terus melemah.

Kamis, 12/07/2018 16:21 0

Video Kajian

Hafiz Quran Tuna Netra, Tapi Suara Merdunya Mendunia

KIBLAT.NET – Hafiz Quran Tuna Netra, Tapi Suara Merdunya Mendunia. Anda pernah mendengar suara qiraah...

Kamis, 12/07/2018 16:18 0

Indonesia

Beredar Jilbab Berlogo Kabupaten Poso Untuk Seragam ASN, Warga Protes

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso membagikan jilbab yang dibubuhi logo Kabupaten Poso sebagai seragam bagi aparatur sipil negara (ASN/PNS) setempat

Kamis, 12/07/2018 14:15 0

Video Kajian

Mengapa Baru Niat Baik Saja Sudah Dicatat Pahalanya?

KIBLAT.NET – Mengapa Baru Niat Baik Saja Sudah Dicatat Pahalanya? Kajian ini menjelaskan betapa Mahamurah-Nya...

Kamis, 12/07/2018 13:30 0

Indonesia

Rupiah Melemah, Rizal Ramli: Persis Seperti Tahun 1997

"Persis seperti tahun 1997, indikatornya hutang swasta besar, account defisit Indonesia besar, dan rupiah kemahalan sekitar delapan persen,"

Kamis, 12/07/2018 12:13 0

Indonesia

Komentari Survei Radikalisme Masjid, Sydney Jones: Radikal Istilah yang Sangat Luas

"Saya kira harus bedakan radikal yang mana, karena radikal adalah istilah yang sangat luas,"

Kamis, 12/07/2018 11:25 0

Opini

Masjid Radikal, Sebuah Narasi Menyudutkan Islam

Definisi radikal sendiri sebenarnya tidak pernah ada kata final. Oleh sebab itu, penafsiran terhadap radikalisme tergantung siapa yang menafsiri dan lebih mengerucut pada kepentingan apa yang hendak dicapai.

Kamis, 12/07/2018 10:28 0

Indonesia

INDEF: Kurangi Impor, Tingkatkan Ekspor Solusi Perkuat Rupiah

Institute for Devolepment Economics & Finance (INDEF) menegur pemerintah untuk mengurangi impor dan meningkatkan ekspor

Rabu, 11/07/2018 20:38 0

Close