... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wasekjen MUI Tegaskan Pembicaraan Khilafah Tak Terlarang

Foto: Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain ditemui Kiblat.net di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (31/10).

KIBLAT.NET, Jakarta – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain menanggapi indikasi masjid yang terpapar radikal adalah yang membicarakan khilafah.

Ia menegaskan bahwa pembicaraan tentang khilafah tidak dapat dilarang. Sebab, khilafah merupakan khazanah Islam.

“Yang menjadi berbahaya adalah membahas masalah khilafah menjadi terlarang. Padahal itu khazanah Islam dan tertulis di kitab-kitab klasik Islam,” katanya kepada Kiblat.net pada Selasa (10/07/2018).

Lain halnya, kata dia, jika membuat persiapan untuk makar atau memberontak. Menurutnya, tindakan tersebut jelas terlarang.

“Tapi jika membahas kitab Islam mengenai khilafah Islamiyah, apa salahnya? Kenapa jadi dianggap lebih berbahaya dari PKI Komunis dan leninisme yang jelas-jelas dilarang dalam tap MPR no xxv tahun 1966,” tegasnya.

Tengku menegaskan, survei yang dilakukan oleh P3M tidak akan memberikan pengaruh yang berarti bagi umat Islam. Menurutnya, yang mengkhawatirkan adalah ketika hasil penelitian tersebut disalahgunakan.

“Yang mengkhawatirkan jika kemudian tangan kekuasaan memakai penelitian mentah itu untuk bertindak terhadap masjid-masjid yang diklaim itu. Ini yang akan membuat riak riak,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Pernyataan Taliban Untuk Konferensi Ulama di Arab Saudi

KIBLAT.NET – Menanggapi rencana Konferensi Ulama yang akan diadakan di Jeddah, Arab Saudi, 11-12 Juli...

Selasa, 10/07/2018 22:12 0

Arab Saudi

Setelah di Bogor, Muktamar Untuk Perdamaian Afghanistan Bakal Digelar di Jeddah

KIBLAT.NET – Setelah Indonesia, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah muktamar atau Konferensi Internasional Cendekiawan...

Selasa, 10/07/2018 16:53 0

Suriah

Tank Kebanggaan Rusia Uran-9 Tak Berfungsi Baik di Suriah

Uran-9 punya masalah dalam menembakkan peluru kaliber 30mm. Menurut laporan Popular Mechanics yang mengutip Blog Pertahanan, dia tidak bisa menembak saat bergerak selain masalah-masalah teknis lain.

Selasa, 10/07/2018 15:00 0

Analisis

Kerap Serang Suriah, Benarkah Israel Memusuhi Rezim Assad?

Israel juga melakukan serangan rutin dalam bentuk tembakan roket, serta pembunuhan dan serangan udara sejak perang dimulai. Sementara pemerintah Suriah tidak pernah secara langsung membalas.

Selasa, 10/07/2018 13:30 0

Afghanistan

Afghanistan Tak Pandang Taliban Organisasi Teroris

“Pemerintah Afghanistan melihat Taliban sebagai oposisi. Presiden Ashraf Ghani menawarkan rekonsiliasi antara sesama warga Afghan (termasuk Taliban). Oleh karena itu, pemerintah tidak memandang mereka sebagai organisasi teroris,” kata Karim ketika ditanyai terkait dukungan Qatar kepada Taliban, ISIS dan Al-Qaidah, yang semuanya dianggap gerakan teror.

Selasa, 10/07/2018 13:00 0

Palestina

Layang-Layang Pejuang Palestina Sebabkan 33 Titik Api di Israel

Menurut statistik terbaru Israel, kerugian ekonomi dari layang-layang api yang diluncurkan dari Jalur Gaza, sejauh ini berjumlah sekitar 8,5 juta shekel (2,5 juta dolar).

Selasa, 10/07/2018 12:00 0

China

Krisis Muslim Uighur Jauh Lebih Buruk dari yang Anda Bayangkan

Anda berpikir ini terdengar seperti sebuah karangan. Namun faktanya polisi China di provinsi ini telah dilengkapi dengan "kacamata pintar" untuk dapat mengenali dan mengidentifikasi wajah-wajah Uighur.

Selasa, 10/07/2018 11:15 0

Yaman

Selain Iran, Hizbullah Lebanon Terbukti Latih Pemberontak Hutsi

Al-Maliki mengatakan koalisi juga memiliki bukti yang menunjukkan "tenaga ahli asing" telah mengadakan operasi pelatihan di gua-gua bersama milisi Hutsi yang didukung Iran.

Selasa, 10/07/2018 10:45 0

Yaman

Pemimpin Hutsi Serukan Mobilisasi Umum Melawan Saudi di Pesisir Laut Merah

Hutsi mengatakan koalisi Saudi telah menarik diri dari kesepakatan yang sudah dicapai dengan PBB. Konsekuensinya, serangan militer ke kota pelabuhan Hudaydah ini kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.

Selasa, 10/07/2018 10:10 0

Video Kajian

Penyakit yang Menggerogoti Agama

KIBLAT.NET – Penyakit yang Menggerogoti Agama. Kalau kita datang ke dokter dan bertanya bagaimana agar...

Selasa, 10/07/2018 09:30 0

Close