... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Survei P3M tentang Masjid Radikal, MUI: Indikatornya Apa?

Foto: Prof. Yunahar Ilyas

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Umum MUI, Prof. Yunahar Ilyas mempertanyakan indikator radikal yang dikeluarkan oleh P3M di masjid-masjid milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebab, istilah radikal memiliki permasalahan pada definisi.

“Pertama harus jelas dulu definisi radikal ukurannya apa, indikatornya apa. Jadi kita belum bisa menilai secara mendalam sebab sekarang itu poblematika definisi,” ucapnya kepada Kiblat.net di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (10/07/2018).

Yunahar juga menegaskan bahwa jika definisi radikal tidak dijelaskan, maka akan terjadi bias. Menurutnya, saat ini muslimah yang menggunakan pakaian tertutup ada yang menyebutnya radikal.

“Sekarang pun ada orang rajin ke masjid disebut radikal, muslimah menggunakan pakaian tertutup juga disebut radikal,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menerangkan bahwa jika seorang muslim mengamalkan ajarannya tidak disebut radikal. Contohnya, kata dia, seorang muslim yang tidak memilih pemimpin non muslim.

“Misalnya lagi, ketika seseorang apakah anda setuju orang yang berzina dirajam, dia bilang setuju tidak radikal. Karena dia memahami ajaran agamanya,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Serangan ISIS Tewaskan Belasan Tentara Rezim dan Oposisi Suriah

Kelompok Jaisy Khalid bin Walid, yang telah menyatakan sumpah setia kepada Abu Bakar Al-Baghdadi, mengontrol daerah perbatasan di desa Zainun. Daerah tersebut telah menyaksikan penandatanganan kesepakatan rekonsiliasi antara rezim Assad dan oposisi FSA. FSA bersedia menyerahkan senjata-senjata berat mereka dan meninggalkan desa.

Rabu, 11/07/2018 12:35 0

Eropa

23 Tahun Peringatan Genosida Muslim Srebrenica: 35 Jasad Dimakamkan Ulang

"Hari-hari ini menjelang peringatan ke-23 genosida, kami dikritik seolah-olah penganiayaan di Srebrenica tidak boleh lagi dibicarakan. Mereka harus tahu bahwa selama kerabat korban hidup, pengalaman sedih akan terus berlanjut untuk diberitahu," katanya.

Rabu, 11/07/2018 11:10 0

Kolom

Di Balik Goyahnya Rupiah

Fluktuasi nilai tukar Rupiah memperparah masalah pangan yang selama ini bergantung pada impor

Rabu, 11/07/2018 10:59 0

Suriah

Rusia Ancam Serang Idlib Setelah Daraa

Para pejabat Rusia mengatakan kepada Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Daraa bahwa mereka berencana melancarkan serangan di provinsi utara Idlib di Suriah pada bulan September.

Rabu, 11/07/2018 10:40 0

China

Cina Janjikan Negara-negara Timur Tengah Pinjaman $20 Miliar

Ia menjanjikan, negaranya telah menyediakan 100 juta yuan ($15 juta) bantuan ke Palestina untuk mendukung pembangunan ekonomi dan 600 juta yuan ($91 juta) untuk Yordania, Suriah, Libanon dan Yaman.

Rabu, 11/07/2018 09:30 0

Wilayah Lain

Israel Tak Kesampingkan Jalin Hubungan dengan Assad

Tapi Lieberman mengakui bahwa Assad tampaknya mendapatkan kembali kendali atas sisi Suriah dari Dataran Tinggi Golan.

Rabu, 11/07/2018 08:07 0

Afghanistan

Pernyataan Taliban Untuk Konferensi Ulama di Arab Saudi

KIBLAT.NET – Menanggapi rencana Konferensi Ulama yang akan diadakan di Jeddah, Arab Saudi, 11-12 Juli...

Selasa, 10/07/2018 22:12 0

Arab Saudi

Setelah di Bogor, Muktamar Untuk Perdamaian Afghanistan Bakal Digelar di Jeddah

KIBLAT.NET – Setelah Indonesia, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah muktamar atau Konferensi Internasional Cendekiawan...

Selasa, 10/07/2018 16:53 0

Suriah

Tank Kebanggaan Rusia Uran-9 Tak Berfungsi Baik di Suriah

Uran-9 punya masalah dalam menembakkan peluru kaliber 30mm. Menurut laporan Popular Mechanics yang mengutip Blog Pertahanan, dia tidak bisa menembak saat bergerak selain masalah-masalah teknis lain.

Selasa, 10/07/2018 15:00 0

Analisis

Kerap Serang Suriah, Benarkah Israel Memusuhi Rezim Assad?

Israel juga melakukan serangan rutin dalam bentuk tembakan roket, serta pembunuhan dan serangan udara sejak perang dimulai. Sementara pemerintah Suriah tidak pernah secara langsung membalas.

Selasa, 10/07/2018 13:30 0

Close