... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Resmikan Sistem Presidensial, Erdogan Umumkan Jajaran Kabinet

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Senin (09/07, mengumumkan pembentukan kabinet baru pemerintahannya setelah transisi pemerintahan Turki ke sistem presidensial.

Pada konferensi pers yang digelar di kompleks presiden di Ankara, Erdogan mengumumkan bahwa formasi itu mencakup seorang wakil presiden dan 16 menteri.

Erdogan memilih Fuad Awqathi sebagai wakil presiden, Berrat Albirq menteri ekonomi dan keuangan, dan Fatim Donmaz menteri energi dan sumber daya alam.

Dia mempertahankan posisi Menteri Kehakiman yang dijabat Abdul Hamid Gul, Menteri Dalam Negeri Suleiman Sweileh dan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.

Kementerian sisanya dipercayakan kepada para pejabat pendukung Erdogan.

Pada hari Senin, Erdogan meresmikan sebuah masa pemerintahan kepresidenan baru dalam rapat umum di istana presiden Ankara, yang dihadiri oleh 22 kepala negara dan 28 kepala menteri dan parlemen.

Dalam pidato selama upacara pelantikannya, Erdogan mengatakan bahwa slogannya yang selalu diusung dan akan tidak akan hilang, “kami akan datang untuk melayani rakyat Turki”.

Erdogan mengatakan, Republik Turki telah pindah ke sistem presidensial. Pemerintah, lanjutnya, telah menanggung biaya yang sangat besar dengan sistem parlementer.

“Krisis yang dihadapi oleh Turki dalam 16 tahun terakhir menunjukkan bahwa transisi ke sistem presidensial tidak dapat dihindarkan,” kata Erdogan.

Erdogan memenangkan pemilihan presiden pada 24 Juni dengan 52,59 persen suara, dibandingkan saingan utamanya Muharram Engha dengan jumlah suara 30,64 persen.

BACA JUGA  Turki Tangkap Aktor Penting Bom Reyhanli 2013 yang Didalangi Rezim Assad

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

Pasca meninggalnya Ustadz Muhammad Basri, TPM meminta agar Ustadz Abu Bakar Baasyir dijadikan tahanan rumah. Sebab, Ustadz Abu sudah berusia lanjut dan kerap mengalami sakit.

Senin, 09/07/2018 16:36 4

Indonesia

Sarasehan 25 Tahun Komnas HAM: 10 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Ditangani

Sudah seperempat abad Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI berdiri, nyatanya baru 3 dari 13 kasus pelanggaran HAM berat yang telah mendapat putusan pengadilan. Kasus-kasus yang telah ditindaklanjuti tersebut di antaranya adalah kasus Tanjung Priok 1984, kasus Timor-Timur 1999, dan kasus Abepura Papua 2000.

Senin, 09/07/2018 16:28 0

Opini

Koleksi Bedebah di Kursi Kekuasaan

Pelanggaran-pelanggaran itu dilakukan justru oleh mereka yang duduk di kursi kekuasaan. Menjabat sebagai pengurus rakyat yang semestinya mengelola uang rakyat bukan merampoknya.

Senin, 09/07/2018 16:22 1

Indonesia

TPM: Keluarga Sempat Dilarang Membesuk Ustadz Basri

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa pihak LP Nusakambangan sempat melarang keluarga untuk menjenguk Ustadz Muhammad Basri.

Ahad, 08/07/2018 19:20 0

Indonesia

Jenazah Ustadz Basri Dimakamkan di Makassar

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Basri akan dimakamkan di Makassar. Menurutnya, hal itu atas permintaan keluarga.

Ahad, 08/07/2018 18:48 0

Indonesia

Innalillahi, Ustadz Basri Meninggal dalam Status Tahanan Napi Terorisme

Narapidana kasus terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia saat menjalani proses pidananya di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap.

Ahad, 08/07/2018 18:21 0

Indonesia

Direktur UKW PWI Pusat Apresiasi Konten Berita Kiblatnet

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta, Sayid Iskandarsyah menegaskan bahwa regulasi kompetensi wartawan di Indonesia telah diatur oleh pemerintah melalui Dewan Pers.

Sabtu, 07/07/2018 14:57 0

Indonesia

6 Jurnalis Kiblatnet Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebanyak enam jurnalis Kiblatnet mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Jakarta Raya bekerjasama dengan Harian Indopos pada Sabtu, (07/07) di Gedung Indopos, Jakarta.

Sabtu, 07/07/2018 12:44 0

Indonesia

Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Tolak Kenaikkan BBM

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam kebijakan pemerintah menaikan BBM non subsidi. Terlebih lagi kenaikan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada publik.

Sabtu, 07/07/2018 06:48 0

Indonesia

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Jum'at, 06/07/2018 21:02 1

Close