... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Salah Satu Warganya Ditangkap Israel, Turki: Kami Akan Balas

Foto: Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu

KIBLAT.NET, Ankara – Turki berang melihat salah satu warganya ditangkap pihak berwenang Israel karena dituding terlibat hubungan dengan gerakan perlawanan Palestina Hamas. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu berjanji akan membalas tindakan Israel tersebut.

Ebru Ozkan (27) ditahan di bandara Ben Gurion di Tel Aviv pada 11 Juni ketika dia meninggalkan negara itu untuk kembali ke tanah airnya. Salah satu dakwaan yang dihadapinya adalah menyelundupkan lima botol parfum.

Ozkan dibawa dengna pengawalan ketat di sebuah pengadilan militer Israel di perbatasan dengan Tepi Barat yang diduduki. Dia didakwa atas dua tuduhan terkait hubungan dengan kelompok terlarang; tuduhan mentransfer uang dan mengganggu ketertiban umum.

Ketika ditanya tentang kasus tersebut, Cavusoglu menyebut Ozkan sebagai “saudara perempuan kami”. Dia juga mengatakan Israel “mengambil langkah-langkah negatif terhadap warga kami yang melakukan perjalanan ke Yerusalem.”

Dia menyerukan menyerukan untuk mengakhiri “penganiayaan kejam” Israel dan menambahkan: “Kami akan membalas ini. Hubungan kita akan normal ketika Israel menghentikan kebijakan tidak manusiawi.”

Turki dan Israel dulu memiliki kemitraan keamanan dasar. Hubungan itu telah memburuk selama dekade terakhir, dengan Ankara mengutuk tiga perang Israel di Gaza. Hubungan itu pecah setelah pasukan komando Israel menyerbu armada bantuan Turki yang berusaha mencapai Gaza pada 2010 yang menewaskan sembilan aktivis.

Kasus ini semakin memperkeruh hubungan antara Israel dan Turki. Kedua sekutu AS ini pernah menikmati hubungan persahabatan tetapi terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir ketika Presiden Tayyip Erdogan memantapkan kekuasaannya di Turki.

BACA JUGA  Turki Tangkap Aktor Penting Bom Reyhanli 2013 yang Didalangi Rezim Assad

Pada bulan Mei, hubungan antara Israel dan Turki merosot ke titik rendah baru setelah kedua negara saling mengusir diplomat di tengah-tengah perang kata-kata pedas menyusul ketegangan sejak 30 Maret ketika Israel menghadapi protes massal damai di Gaza dengan tindakan represif.

Orang-orang Palestina memulai unjuk rasa Agung Maret of Return untuk menuntut hak mereka yang hilang pada tahun 1948. Palestina menyebutnya sebagai Nakba (malapetaka). Setidaknya 136 orang Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak 30 Maret, namun protes terus berlangsung. Tidak ada korban jiwa dari Israel.

Di media sosial, Erdogan menyebut Israel sebagai “negara teror” yang melakukan “genosida” terhadap warga Palestina.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

TPM: Keluarga Sempat Dilarang Membesuk Ustadz Basri

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa pihak LP Nusakambangan sempat melarang keluarga untuk menjenguk Ustadz Muhammad Basri.

Ahad, 08/07/2018 19:20 0

Indonesia

Jenazah Ustadz Basri Dimakamkan di Makassar

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Basri akan dimakamkan di Makassar. Menurutnya, hal itu atas permintaan keluarga.

Ahad, 08/07/2018 18:48 0

Indonesia

Innalillahi, Ustadz Basri Meninggal dalam Status Tahanan Napi Terorisme

Narapidana kasus terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia saat menjalani proses pidananya di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap.

Ahad, 08/07/2018 18:21 0

Indonesia

Direktur UKW PWI Pusat Apresiasi Konten Berita Kiblatnet

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta, Sayid Iskandarsyah menegaskan bahwa regulasi kompetensi wartawan di Indonesia telah diatur oleh pemerintah melalui Dewan Pers.

Sabtu, 07/07/2018 14:57 0

Indonesia

6 Jurnalis Kiblatnet Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebanyak enam jurnalis Kiblatnet mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Jakarta Raya bekerjasama dengan Harian Indopos pada Sabtu, (07/07) di Gedung Indopos, Jakarta.

Sabtu, 07/07/2018 12:44 0

Indonesia

Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Tolak Kenaikkan BBM

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam kebijakan pemerintah menaikan BBM non subsidi. Terlebih lagi kenaikan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada publik.

Sabtu, 07/07/2018 06:48 0

Indonesia

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Jum'at, 06/07/2018 21:02 1

Indonesia

Syaikh Al-Hamudi Ingatkan untuk Jaga Ukhuwah dan Silaturahmi Pasca Multaqa

Syaikh Khalid kemudian mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam terwujudnya acara multaqa kelima ini. "Kepada para ulama, saya hanyalah pelayan bagi ulama dan dai," ungkapnya.

Jum'at, 06/07/2018 14:29 1

Indonesia

Hadir Acara Multaqa, Bocah 6 Tahun Ini Miliki Hafalan 13 Juz Al-Qur’an

Rais tampaknya menjadi peserta paling kecil dalam acara Multaqa Kelima Ulama dan Dai Asia Tenggara, Afrika dan Eropa yang digelar Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah.

Jum'at, 06/07/2018 13:51 0

Video Kajian

Bagaimana Seorang Guru Harus Menyontoh Nabi SAW.?

KIBLAT.NET – Bagaimana Seorang Guru Harus Menyontoh Nabi SAW.? Seorang mu’allim atau guru, terutama yang...

Jum'at, 06/07/2018 11:30 0

Close