... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rezim Assad Langgar Kesepakatan Daraa

Foto: Tentara Suriah di perbatasan dengan Yordania

KIBLAT.NET, Daraa – Militer rezim Assad melanggar perjanjian gencatan senjata dan membunuh seorang anak dan seorang wanita di pedesaan Daraa pada Ahad (08/07). Sementara rezim terus mengontrol mayoritas garis perbatasan dengan Yordania.

Menurut sumber Al-Jazeera pada Ahad, seorang anak dan wanita tewas akibat gempuran militer rezim ke kota Ummu Mayadzin di dekat perlintasan perbatasan Naseeb, yang menghubungkan Yordania. Serangan itu merupakan pelanggaran perjanjian yang ditandatangani Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) dan Rusia untuk gencatan senjata.

Di waktu yang sama, bus-bus yang dijadwalkan untuk memindahkan para pejuang beserta keluarga mereka, yang menolak perjanjian FSA-Rusia, ke provinsi Idlib belum tiba. Belum diketahui kapan bus-bus tersebut sampai ke Daraa. Dijadwalkan sebanyak 100 bus tiba pada Ahad pagi.

Sumber Al-Jazeera mengatakan bahwa pasukan rezim telah menguasai sebagian besar perbatasan dengan Yordania, mulai dari provinsi Suwaida di sisi timur hingga ke kota Kharrab Al-Syahm di sisi barat. Dengan demikian, masih sepanjang 20 kilometer garis perbatasan yang dikontrol pasukan anti rezi, FSA dan Daulah Islamiyah (ISIS).

Pasukan rezim juga telah menguasai kompleks pangkalan udara di selatan kota Daraa setelah FSA meninggalkan daerah itu menyusul kesepakatan dengan Rusia. Kemajuan ini membuat jalur wilayah oposisi di pedesaan Barat dan Timur terputus.

Informasi terbaru yang dihimpun Al-Jazeera, para komandan FSA menyampaikan bahwa pihak Rusia mengultimatum oposisi untuk menyerahkan seluruh daerah perbatasan ke rezim dalam 24 jam.

BACA JUGA  Mantan Komandan FSA yang Serahkan Daraa ke Rezim Tewas Ditembak

FSA di Daraa akhirnya menyerah ke rezim Assad melalui kesepakatan. Mereka bersedia menyerahkan wilayah yang dikuasi dengan syarat rezim tidak melanjutkan pembantaian. Kesepakatan itu pun tak disetujui oleh banyak pejuang. Mereka yang tidak setuju dipersilahkan pindah ke Idlib.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

TPM: Keluarga Sempat Dilarang Membesuk Ustadz Basri

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa pihak LP Nusakambangan sempat melarang keluarga untuk menjenguk Ustadz Muhammad Basri.

Ahad, 08/07/2018 19:20 0

Indonesia

Jenazah Ustadz Basri Dimakamkan di Makassar

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Basri akan dimakamkan di Makassar. Menurutnya, hal itu atas permintaan keluarga.

Ahad, 08/07/2018 18:48 0

Indonesia

Innalillahi, Ustadz Basri Meninggal dalam Status Tahanan Napi Terorisme

Narapidana kasus terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia saat menjalani proses pidananya di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap.

Ahad, 08/07/2018 18:21 0

Indonesia

Direktur UKW PWI Pusat Apresiasi Konten Berita Kiblatnet

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta, Sayid Iskandarsyah menegaskan bahwa regulasi kompetensi wartawan di Indonesia telah diatur oleh pemerintah melalui Dewan Pers.

Sabtu, 07/07/2018 14:57 0

Indonesia

6 Jurnalis Kiblatnet Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebanyak enam jurnalis Kiblatnet mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Jakarta Raya bekerjasama dengan Harian Indopos pada Sabtu, (07/07) di Gedung Indopos, Jakarta.

Sabtu, 07/07/2018 12:44 0

Indonesia

Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Tolak Kenaikkan BBM

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam kebijakan pemerintah menaikan BBM non subsidi. Terlebih lagi kenaikan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada publik.

Sabtu, 07/07/2018 06:48 0

Indonesia

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Jum'at, 06/07/2018 21:02 1

Indonesia

Syaikh Al-Hamudi Ingatkan untuk Jaga Ukhuwah dan Silaturahmi Pasca Multaqa

Syaikh Khalid kemudian mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam terwujudnya acara multaqa kelima ini. "Kepada para ulama, saya hanyalah pelayan bagi ulama dan dai," ungkapnya.

Jum'at, 06/07/2018 14:29 1

Indonesia

Hadir Acara Multaqa, Bocah 6 Tahun Ini Miliki Hafalan 13 Juz Al-Qur’an

Rais tampaknya menjadi peserta paling kecil dalam acara Multaqa Kelima Ulama dan Dai Asia Tenggara, Afrika dan Eropa yang digelar Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah.

Jum'at, 06/07/2018 13:51 0

Video Kajian

Bagaimana Seorang Guru Harus Menyontoh Nabi SAW.?

KIBLAT.NET – Bagaimana Seorang Guru Harus Menyontoh Nabi SAW.? Seorang mu’allim atau guru, terutama yang...

Jum'at, 06/07/2018 11:30 0

Close