... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi,” Serangan dari Dalam” Tewaskan Tentara AS di Afghanistan

Foto: Tentara AS di Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Seorang tentara AS tewas dan dua lainnya terluka pada Sabtu (07/07) di Afghanistan selatan akibat serangan yang nampaknya dilakukan oleh tentara rekrutan Afghanistan sendiri sebagaimana diumumkan oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Misi dukungan militer NATO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang tentara AS tewas dan dua lainnya terluka selama serangan insider di Afghanistan selatan.

Pernyataan itu mengatakan, tentara yang terluka dalam kondisi stabil dan saat ini mendapat cukup. Namun pernyataan itu mengungkapkan identitas tentara yang tewas sebelum memberi tahu keluarganya. Insiden ini sedang diselidiki.

Pasukan AS menyebut serangan yang mereka alami dari tentara atau polisi Afghanistan yang mereka latih dengan “serangan dari dalam (insider)” atau “serangan dari hijau di atas biru”. Istilah biru melambangkan pasukan sekutu, hijau pihak netral dan merah pihak musuh.

Pejabat Barat mengatakan mayoritas “serangan internal” di Afghanistan disebabkan oleh kebencian pribadi atau kesalahpahaman yang disebabkan oleh budaya yang berbeda, atau serangan yang direncanakan Taliban dari anggotanya yang menyusup di dalam tubuh tentara.

Untuk bagiannya, Taliban mengatakan dalam sebuah pernyataan kemarin bahwa seorang anggota pasukan keamanan pemerintah menembak tentara AS di provinsi selatan Uruzgan, menewaskan empat orang dan melukai beberapa lainnya.

“Seorang tentara nasional menembak orang Amerika di bandara Uruzgan, menewaskan dan melukai sedikitnya empat pasukan penyerbu Amerika,” kata Taliban.

BACA JUGA  Pertempuran Pecah di Kunduz, Pasukan Afghan Rugi Besar

Kantor berita AFP melaporkan, serangan itu terjadi di bandara Tarinkot di negara bagian Uruzgan. Tetapi informasi ini tidak dikonfirmasi oleh pejabat pemerintah atau NATO.

Ini merupakan tentara AS kedua yang tewas di Afghanistan tahun ini. Tentara pertama tewas selama pertempuran di negara bagian timur Nangarhar pada 1 Januari. Sementara total tentara AS yang tewas di Afghanistan pada 2017 sebanyak 11 tentara.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

TPM: Keluarga Sempat Dilarang Membesuk Ustadz Basri

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa pihak LP Nusakambangan sempat melarang keluarga untuk menjenguk Ustadz Muhammad Basri.

Ahad, 08/07/2018 19:20 0

Indonesia

Jenazah Ustadz Basri Dimakamkan di Makassar

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Basri akan dimakamkan di Makassar. Menurutnya, hal itu atas permintaan keluarga.

Ahad, 08/07/2018 18:48 0

Indonesia

Innalillahi, Ustadz Basri Meninggal dalam Status Tahanan Napi Terorisme

Narapidana kasus terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia saat menjalani proses pidananya di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap.

Ahad, 08/07/2018 18:21 0

Indonesia

Direktur UKW PWI Pusat Apresiasi Konten Berita Kiblatnet

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta, Sayid Iskandarsyah menegaskan bahwa regulasi kompetensi wartawan di Indonesia telah diatur oleh pemerintah melalui Dewan Pers.

Sabtu, 07/07/2018 14:57 0

Indonesia

6 Jurnalis Kiblatnet Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebanyak enam jurnalis Kiblatnet mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Jakarta Raya bekerjasama dengan Harian Indopos pada Sabtu, (07/07) di Gedung Indopos, Jakarta.

Sabtu, 07/07/2018 12:44 0

Indonesia

Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Tolak Kenaikkan BBM

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam kebijakan pemerintah menaikan BBM non subsidi. Terlebih lagi kenaikan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada publik.

Sabtu, 07/07/2018 06:48 0

Indonesia

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Jum'at, 06/07/2018 21:02 1

Indonesia

Syaikh Al-Hamudi Ingatkan untuk Jaga Ukhuwah dan Silaturahmi Pasca Multaqa

Syaikh Khalid kemudian mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam terwujudnya acara multaqa kelima ini. "Kepada para ulama, saya hanyalah pelayan bagi ulama dan dai," ungkapnya.

Jum'at, 06/07/2018 14:29 1

Indonesia

Hadir Acara Multaqa, Bocah 6 Tahun Ini Miliki Hafalan 13 Juz Al-Qur’an

Rais tampaknya menjadi peserta paling kecil dalam acara Multaqa Kelima Ulama dan Dai Asia Tenggara, Afrika dan Eropa yang digelar Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah.

Jum'at, 06/07/2018 13:51 0

Video Kajian

Bagaimana Seorang Guru Harus Menyontoh Nabi SAW.?

KIBLAT.NET – Bagaimana Seorang Guru Harus Menyontoh Nabi SAW.? Seorang mu’allim atau guru, terutama yang...

Jum'at, 06/07/2018 11:30 0

Close