... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kaki Palsu untuk Maya, Gadis Kecil Berkaki Kaleng Ikan

Foto: Spesialis Prostetik Dr Mehmet Zeki Culcu mempasangkan kaki buatan untuk Maya di Istanbul [Osman Orsal / Reuters]

KIBLAT.NET, Istanbul- Kisah seorang gadis kecil pengungsi Suriah yang berjalan menggunakan kaki palsu berbahan kaleng ikan bekas ramai dibicarakan. Gadis itu bernama Maya Merhi, usianya baru delapan tahun. Sejak lahir, ia tak memiliki kaki akibat penyakit bawaan yang dideritanya.

Sehari-hari, Maya tinggal bersama sang ayah di sebuah kamp pengungsi di barat laut Idlib setelah meninggalkan kampung halamannya di Aleppo. Kaki palsu dari kaleng ikan bekas itu didesain oleh ayahnya, Mohammad, yang menderita penyakit serupa.

Dikutip dari Al Jazeera pada Senin (09/07/2018), kaki palsu itu cukup membantu Maya Merhi. Dengan kaki kaleng itu, ia bisa berjalan di luar tenda, bersekolah dan melakukan aktivitas harian tanpa terkena panasnya tanah, kotoran ataupun debu.

Setelah foto-foto Maya Merhi tersebar luas di seluruh dunia, Bulan Sabit Merah Turki akhirnya turun tangan. Maya dan sang ayah kemudian dievakuasi ke Istanbul untuk dirawat.

“Dia tersenyum, kondisinya sehat dan sedang belajar berjalan,” ungkap Dr Mehmet Zeki Culcu, spesialis prostetik yang memberikan perawatan secara gratis untuk Merhi dan Mohamad.

Culcu mengungkapkan, kaki palsu dari kaleng ikan bekas buatan Mohammad rupanya cukup menguntungkan Merhi. Pasalnya, ia sudah terbiasa berjalan dan tidak merangkak seperti sebelumnya. Sehingga, ketika dipasangkan kaki palsu Merhi dengan cepat dapat menggunakannya.

“Tanpa bantuan apa pun, ayahnyalah yang mengubah penderitaan Merhi menjadi harapan dan Tuhan membantu mereka,” tambah Culcu.

BACA JUGA  Jutaan Orang Akan Mengungsi ke Eropa Jika Idlib Diserang

Sejak konflik Suriah pecah, semakin sulit bagi korban untuk mengakses perawatan medis. Rumah sakit pemerintah sering tidak dapat diakses, sementara fasilitas medis di daerah yang dikontrol oposisi selalu jadi incaran serangan udara.

Jumlah korban pasti tidak diketahui, tetapi diperkirakan 465.000 warga Suriah dilaporkan tewas dengan lebih dari satu juta terluka dalam lebih dari tujuh tahun perang.

Lebih dari separuh populasi pra-perang di negara itu – sekitar 12 juta orang – telah mengungsi atau mengungsi secara internal, dan 3,5 juta pengungsi tinggal di Turki.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

Pasca meninggalnya Ustadz Muhammad Basri, TPM meminta agar Ustadz Abu Bakar Baasyir dijadikan tahanan rumah. Sebab, Ustadz Abu sudah berusia lanjut dan kerap mengalami sakit.

Senin, 09/07/2018 16:36 4

Indonesia

Sarasehan 25 Tahun Komnas HAM: 10 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Ditangani

Sudah seperempat abad Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI berdiri, nyatanya baru 3 dari 13 kasus pelanggaran HAM berat yang telah mendapat putusan pengadilan. Kasus-kasus yang telah ditindaklanjuti tersebut di antaranya adalah kasus Tanjung Priok 1984, kasus Timor-Timur 1999, dan kasus Abepura Papua 2000.

Senin, 09/07/2018 16:28 0

Opini

Koleksi Bedebah di Kursi Kekuasaan

Pelanggaran-pelanggaran itu dilakukan justru oleh mereka yang duduk di kursi kekuasaan. Menjabat sebagai pengurus rakyat yang semestinya mengelola uang rakyat bukan merampoknya.

Senin, 09/07/2018 16:22 1

Indonesia

TPM: Keluarga Sempat Dilarang Membesuk Ustadz Basri

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa pihak LP Nusakambangan sempat melarang keluarga untuk menjenguk Ustadz Muhammad Basri.

Ahad, 08/07/2018 19:20 0

Indonesia

Jenazah Ustadz Basri Dimakamkan di Makassar

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Basri akan dimakamkan di Makassar. Menurutnya, hal itu atas permintaan keluarga.

Ahad, 08/07/2018 18:48 0

Indonesia

Innalillahi, Ustadz Basri Meninggal dalam Status Tahanan Napi Terorisme

Narapidana kasus terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia saat menjalani proses pidananya di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap.

Ahad, 08/07/2018 18:21 0

Indonesia

Direktur UKW PWI Pusat Apresiasi Konten Berita Kiblatnet

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta, Sayid Iskandarsyah menegaskan bahwa regulasi kompetensi wartawan di Indonesia telah diatur oleh pemerintah melalui Dewan Pers.

Sabtu, 07/07/2018 14:57 0

Indonesia

6 Jurnalis Kiblatnet Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebanyak enam jurnalis Kiblatnet mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Jakarta Raya bekerjasama dengan Harian Indopos pada Sabtu, (07/07) di Gedung Indopos, Jakarta.

Sabtu, 07/07/2018 12:44 0

Indonesia

Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Tolak Kenaikkan BBM

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam kebijakan pemerintah menaikan BBM non subsidi. Terlebih lagi kenaikan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada publik.

Sabtu, 07/07/2018 06:48 0

Indonesia

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Ini 10 Rekomendasi Multaqo Dai dan Ulama V di Jakarta

Jum'at, 06/07/2018 21:02 1

Close