... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Zionis Sahkan UU Pembekuan Dana Bantuan Palestina untuk Pejuang

Foto: Pejuang Palestina/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Penjajah Zionis Israel, Senin (02/07), mensahkan undang-undang untuk menghukum Otoritas Palestina secara finansial karena membayar gaji para tahanan Palestina di penjara Israel, keluarga mereka dan keluarga para pejuang Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel.

Mayoritas anggota dewan di Knesset menyetujui undang-undang itu. Hanya 15 anggota dari 120 anggota yang menyatakan menolak.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali meminta warga Palestina untuk berhenti membayar gaji para pejuang Palestina.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menulis di Twitter setelah pemungutan suara, “Kami telah berjanji untuk menghentikan gaji para teroris dan janji itu sudah kami penuhi. Setiap syikal yang dibayar oleh (Presiden Palestina Mahmoud Abbas) Abu Mazen kepada teroris dan korban tentara akan secara otomatis dipotong dari anggaran Otoritas Palestina. “

Israel mengatakan, gaji tersebut adalah hadiah untuk tindakan para tahanan melawan Israel. Sementara Otoritas Palestina mengatakan, gaji itu bertujuan membantu para tahanan, keluarga mereka dan keluarga korban perlawanan. Palestina menganggap mereka pahlawan yang layak dibantu.

Pejabat Palestina mengatakan gaji para narapidana yang menjalani hukuman panjang lebih besar daripada yang diperoleh dengan hukuman yang lebih pendek. Israel mengatakan itu adalah insentif untuk serangan lebih lanjut.

Menurut pejabat Palestina, sekitar 6.500 warga Palestina saat ini berada di penjara Israel. Banyak dari mereka didakwa melancaran atau merencanakan serangan terhadap Israel.

BACA JUGA  Sudan Memanas, Begini Kondisi Mahasiswa Asal Indonesia

Juru bicara pemerintah Palestina di Ramallah, Yusuf Al-Mahmud, mengutuk langkah Israel ini. Dia mengatakan bahwa dana itu milik Palestina dan Israel tidak memiliki hak untuk menahan dan Israel melanggar perjanjian yang ditandatangani.

“Ini adalah uang rakyat Palestina. Undang-undang tersebut untuk menjarah dan mencuri uang ini. Napi dan martir simbol kebebasan tidak bisa disentuh. Peraturan harus ditolak. Di sana ada perjanjian yang mengatur pengalihan uang ini dan otoritas pendudukan melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan ini,” ujarnya.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Amnesty Internasional Tuntut Evaluasi Aparatur Keamanan dalam Krisis Papua

Pada akhirnya, hal itu membuat masyarakat Papua kecewa hingga menuntut kemerdekaan, sebab masyarakat Papua selama ini merasa hak-hak kemerdekaan mereka tidak diberikan oleh pemerintah. 

Senin, 02/07/2018 19:30 0

Artikel

Olahraga dan Nasionalisme di Dunia Global

Yang tak kalah penting untuk dipahami ialah, sejatinya pesta olahraga seringkali digunakan sebagai morfin. Pereda rasa nyeri dalam realitas sehari-hari kepada mereka yang miskin dan kurang berpendidikan. Dalam bingkai itulah, nasionalisme olahraga dianggap penting dan disebarkan oleh negara-negara maju kepada negara-negara dunia ketiga.

Senin, 02/07/2018 19:12 0

Indonesia

Pecah..! Ribuan Warga Solo Deklarasikan #2019GantiPresiden

Ribuan warga Solo Raya mendeklarasikan #2019GantiPresiden di kawasan lapangan Kota Barat, Jl. Dr. Moewadi, Solo, Ahad (1/7/2018). Deklarasi itu berlangsung tepat setelah mereka melakukan jalan sehat di kota Solo.

Senin, 02/07/2018 16:40 0

Indonesia

“Kalau Tidak Dekat dengan Allah SWT, Ganti Presiden Akan Susah”

Karena menurutnya, tujuan dari gerakan #2019GantiPresdien adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Gerakan ini, lanjutnya, bukan semata hanya untuk mengganti presiden tapi juga untuk mendekat diri kepada Allah.

Senin, 02/07/2018 16:29 1

Indonesia

DSKS Adakan Silaturahmi Dan Sarasehan Takmir Masjid se-Solo Raya

Moderator acara, Yusuf Suparno mengatakan agenda tersebut diselenggarakan dengan mengharap tersambungnya tali silaturahmi antar jemaat masjid dan ummat Islam se-Soloraya. Terlebih, dengan adanya acara silaturahmi tersebut bisa menjadi wadah konsolidasi ummat Islam untuk memecahkan suatu masalah di kemudian hari.

Senin, 02/07/2018 16:19 0

Indonesia

Amnesty Internasional: Papua Lubang Hitam Pelanggaran HAM di Indonesia

Usman melanjutkan penelitian Amnesty Internasional menemukan setidaknya hampir 100 orang terbunuh selama delapan tahun teralhir maka sekitar satu orang dibunuh setiap bulannya di Papua. Ini adalah noda hitam HAM di Indonesia. 

Senin, 02/07/2018 15:36 0

Indonesia

Jalan Sehat #2019GantiPresiden Solo, DSKS: Kita Ingin Indonesia Jadi Lebih Baik

"Kita hanya ingin Indonesia menjadi lebih baik, dan tidak ada kaitannya dengan politik,"

Ahad, 01/07/2018 21:55 0

Indonesia

Aksi OPM dan Kericuhan Kalbar Pasca Pilkada Seharusnya Masuk Tindak Pidana Terorisme

Aksi OPM dan Kericuhan Kalbar Pasca Pilkada Seharusnya Masuk Tindak Pidana Terorisme

Ahad, 01/07/2018 21:38 0

Indonesia

Di Kota Asal Jokowi, Ribuan Warga Jalan Sehat Kenakan Kaos #2019GantiPresiden

Ribuan warga Soloraya pada hari Ahad (01/07/2018) memadati Jl. Dr. Moewardi Kota Barat dengan mengenakan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden.

Ahad, 01/07/2018 13:53 2

Kolom

Sepakbola, Politik dan Sujud Syukur

Yasmin Serhan benar. Islamophobia justru berkembang pesat di Utara Inggris. Tempat Liverpool FC, klub Mohammad Salah saat ini. Bagi Fans Liverpool mereka bukan saja menerima aksi sujud Salah, tetapi bahkan mendukungnya. Fans The Reds menyanyikan lirik seperti ini untuk Salah; “Mo Salah-la-la-la-la-la-la-la-la-la / If he’s good enough for you, he’s good enough for me / If he scores another few, then I’ll be Muslim too / If he’s good enough for you, he’s good enough for me / Sitting in the mosque, that’s where I wanna be.” (Yasmin Serhan: 2018)

Jum'at, 29/06/2018 21:31 0

Close