... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Oposisi Suriah Bantah Capai Kesepakatan dengan Rusia di Selatan

Foto: Suriah Selatan mencakup provinsi Daraa, Suwaida dan Qunaithirah

KIBLAT.NET, Daraa – Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) membantah mencapai kesepakatan dengan pihak Rusia untuk menentukan nasib daerah yang dikuasainya di provinsi Daraa, Suriah selatan. Koresponden Al-Jazeera melaporkan, Senin (02/07), delegasi oposisi menarik diri dari negosiasi.

Menurut koresponden Al-Jazeera, pihak Rusia telah menyerahkan semua tuntutannya ke pihak FSA secara resmi. Sementara FSA tidak berkomentar atas sikapnya dari syarat-syarat Rusia itu.

Aktivis menyiarkan gambar yang menunjukkan bahwa pihak Rusia menerima dua kendaraan lapis baja milik faksi oposisi saat meninggalkan satu daerah.

Komandan faksi Syabab Al-Sunnah, Ahmad Al-Audah, mengatakan bahwa penyerahan dua kendaraan berat itu datang untuk menghentikan gempuran dan memulangkan pengungsi yang terkatung-katung di perbatasan Yordania. Sementara koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa gempuran udara dan darat terhadap kota dan desa di sisi pedesaan timur tidak berhenti.

Saluran berita resmi Suriah mengatakan bahwa perundingan antara FSA dan pihak Rusia menghasilkan kesepakatan untuk menyerahkan senjata dari segala jenis yang berada di kota Bosra Al-Sham, dalam persiapan masuknya pasukan rezim Suriah.

Sementara itu, koresponden Al-Jazeera mengatakan bahwa pasukan rezim berusaha maju ke wilayah oposisi di kota Taiba, Saida, Tafs dan Deraa.

Dia menambahkan bahwa upaya untuk maju itu dikawal dengan serangan udara dan penembakan rudal yang menargetkan lingkungan perumahan.

Untuk bagiannya, oposisi mengatakan telah menewaskan sejumlah tentara rezim dan milisi Iran, termasuk tiga perwira, dan juga elemen Hizbullah Lebanon, serta menghancurkan empat tank. Sementara pertempuran menghadang serangan rezim di dekat Pangkalan Pertahanan Udara dan Tel-Samman di kota Tafs dan Daraa masih berlangsung.

BACA JUGA  Milisi Asing Syiah di Suriah: Didoktrin Iran, Jadi Ancaman di Masa Depan

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Amnesty Internasional Tuntut Evaluasi Aparatur Keamanan dalam Krisis Papua

Pada akhirnya, hal itu membuat masyarakat Papua kecewa hingga menuntut kemerdekaan, sebab masyarakat Papua selama ini merasa hak-hak kemerdekaan mereka tidak diberikan oleh pemerintah. 

Senin, 02/07/2018 19:30 0

Artikel

Olahraga dan Nasionalisme di Dunia Global

Yang tak kalah penting untuk dipahami ialah, sejatinya pesta olahraga seringkali digunakan sebagai morfin. Pereda rasa nyeri dalam realitas sehari-hari kepada mereka yang miskin dan kurang berpendidikan. Dalam bingkai itulah, nasionalisme olahraga dianggap penting dan disebarkan oleh negara-negara maju kepada negara-negara dunia ketiga.

Senin, 02/07/2018 19:12 0

Indonesia

Pecah..! Ribuan Warga Solo Deklarasikan #2019GantiPresiden

Ribuan warga Solo Raya mendeklarasikan #2019GantiPresiden di kawasan lapangan Kota Barat, Jl. Dr. Moewadi, Solo, Ahad (1/7/2018). Deklarasi itu berlangsung tepat setelah mereka melakukan jalan sehat di kota Solo.

Senin, 02/07/2018 16:40 0

Indonesia

“Kalau Tidak Dekat dengan Allah SWT, Ganti Presiden Akan Susah”

Karena menurutnya, tujuan dari gerakan #2019GantiPresdien adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Gerakan ini, lanjutnya, bukan semata hanya untuk mengganti presiden tapi juga untuk mendekat diri kepada Allah.

Senin, 02/07/2018 16:29 1

Indonesia

DSKS Adakan Silaturahmi Dan Sarasehan Takmir Masjid se-Solo Raya

Moderator acara, Yusuf Suparno mengatakan agenda tersebut diselenggarakan dengan mengharap tersambungnya tali silaturahmi antar jemaat masjid dan ummat Islam se-Soloraya. Terlebih, dengan adanya acara silaturahmi tersebut bisa menjadi wadah konsolidasi ummat Islam untuk memecahkan suatu masalah di kemudian hari.

Senin, 02/07/2018 16:19 0

Indonesia

Amnesty Internasional: Papua Lubang Hitam Pelanggaran HAM di Indonesia

Usman melanjutkan penelitian Amnesty Internasional menemukan setidaknya hampir 100 orang terbunuh selama delapan tahun teralhir maka sekitar satu orang dibunuh setiap bulannya di Papua. Ini adalah noda hitam HAM di Indonesia. 

Senin, 02/07/2018 15:36 0

Indonesia

Jalan Sehat #2019GantiPresiden Solo, DSKS: Kita Ingin Indonesia Jadi Lebih Baik

"Kita hanya ingin Indonesia menjadi lebih baik, dan tidak ada kaitannya dengan politik,"

Ahad, 01/07/2018 21:55 0

Indonesia

Aksi OPM dan Kericuhan Kalbar Pasca Pilkada Seharusnya Masuk Tindak Pidana Terorisme

Aksi OPM dan Kericuhan Kalbar Pasca Pilkada Seharusnya Masuk Tindak Pidana Terorisme

Ahad, 01/07/2018 21:38 0

Indonesia

Di Kota Asal Jokowi, Ribuan Warga Jalan Sehat Kenakan Kaos #2019GantiPresiden

Ribuan warga Soloraya pada hari Ahad (01/07/2018) memadati Jl. Dr. Moewardi Kota Barat dengan mengenakan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden.

Ahad, 01/07/2018 13:53 2

Kolom

Sepakbola, Politik dan Sujud Syukur

Yasmin Serhan benar. Islamophobia justru berkembang pesat di Utara Inggris. Tempat Liverpool FC, klub Mohammad Salah saat ini. Bagi Fans Liverpool mereka bukan saja menerima aksi sujud Salah, tetapi bahkan mendukungnya. Fans The Reds menyanyikan lirik seperti ini untuk Salah; “Mo Salah-la-la-la-la-la-la-la-la-la / If he’s good enough for you, he’s good enough for me / If he scores another few, then I’ll be Muslim too / If he’s good enough for you, he’s good enough for me / Sitting in the mosque, that’s where I wanna be.” (Yasmin Serhan: 2018)

Jum'at, 29/06/2018 21:31 0

Close