... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gencatan Senjata Afghanistan dan Taliban Resmi Berakhir

Foto: Nangarhar, Afghanistan. (Foto: BBC)

KIBLAT.NET, Kabul – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani secara resmi mengumumkan berakhirnya gencatan senjata pemerintahnya dengan Taliban. Ia lalu memerintahkan pasukan keamanan untuk melanjutkan operasi terhadap kelompok itu.

Dalam konferensi pers pada Sabtu (30/06/2018) di Kabul, Ghani mengulangi seruan kepada Taliban untuk bergabung dalam proses perdamaian setelah mengumumkan berakhirnya gencatan senjata pemerintah 18 hari.

“Tidak seorang pun berhak memonopoli proses perdamaian,” kata Ghani pada konferensi pers. “Sekarang keputusan Taliban, apakah mereka ingin terus berperang atau bergabung dengan proses perdamaian.”

Dalam sebuah langkah yang tidak terduga pada tanggal 5 Juni, Ghani mengumumkan gencatan senjata tanpa syarat dengan Taliban, bertepatan dengan akhir Ramadhan. Pada tanggal 9 Juni, Taliban mengumumkan bahwa pejuang mereka akan berhenti menyerang pasukan keamanan Afghanistan selama tiga hari pertama Idul Fitri.

Ghani mengatakan gencatan senjata itu terbukti “98 persen berhasil” dan bahwa mayoritas pejuang Taliban dan warga sipil menginginkan perdamaian.

Sementara itu sekelompok aktivis perdamaian Afghanistan berjalan dari provinsi Helmand ke Kabul selatan bulan ini menuntut konflik diakhiri dan pengusiran pasukan asing.

Taliban berjuang untuk mengusir pasukan asing dari Afghanistan dan menerapkan hukum Islam di negara itu.

“Tidak ada yang berbicara tentang penarikan pasukan asing. Tujuan mereka adalah bahwa kami meletakkan senjata kami dan menerima rezim yang dikenakan oleh penjajah,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan yang dikirim Senin.

BACA JUGA  Setelah Batalkan Negosiasi Sepihak, AS Umumkan Pembicaraan Baru dengan Taliban

Pada hari Sabtu, Taliban mengatakan mereka menyerang Dasht-e-Qala, sebuah distrik di provinsi utara Takhar, menewaskan ratusan petugas polisi dan mengambil alih gedung-gedung pemerintah.

Pejuang Taliban menewaskan 30 pasukan keamanan dalam serangan di dua pos pemeriksaan di provinsi barat Badghis pada hari Rabu. Di distrik timur Kunar pada Senin malam, seorang pembom bunuh diri menyerang sebuah pos pemeriksaan polisi pada Senin malam dan menewaskan sedikitnya delapan penjaga.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Kolom

Sepakbola, Politik dan Sujud Syukur

Yasmin Serhan benar. Islamophobia justru berkembang pesat di Utara Inggris. Tempat Liverpool FC, klub Mohammad Salah saat ini. Bagi Fans Liverpool mereka bukan saja menerima aksi sujud Salah, tetapi bahkan mendukungnya. Fans The Reds menyanyikan lirik seperti ini untuk Salah; “Mo Salah-la-la-la-la-la-la-la-la-la / If he’s good enough for you, he’s good enough for me / If he scores another few, then I’ll be Muslim too / If he’s good enough for you, he’s good enough for me / Sitting in the mosque, that’s where I wanna be.” (Yasmin Serhan: 2018)

Jum'at, 29/06/2018 21:31 0

Indonesia

Hitung Cepat KPU: Kotak Kosong Kalahkan Calon Tunggal Pilkada Kota Makassar

Calon satu-satunya pada Pilkada Kota Makassar 2018 Munafri Arifuddin-A. Rachmatika Dewi Yustita (Appi-Cicu) kalah melawan kotak kosong

Jum'at, 29/06/2018 16:06 0

Indonesia

ISAC Desak Pemerintah Tegas Tegakkan Hukum Kasus Teroris Sparatis Di Papua

ISAC Desak Pemerintah Tegas Tegakkan Hukum Kasus Teroris Sparatis Di Papua

Jum'at, 29/06/2018 11:15 0

Indonesia

Sudah Ketahui Kekuatan Pelaku Penyerangan di Nduga, Polisi: Semoga Segera Dituntaskan

Polisi menyebut pelaku penyerangan di Bandara Kenyam, Nduga sebanyak 8 orang dan masih melakukan pemngejaran

Kamis, 28/06/2018 19:34 0

Tazkiyah

Hidayah Suami Lantaran Doa Istri

Suatu hari, suamiku memasuki kamarku dan memukulku serta berlaku buruk kepadaku. Ketika itulah saya tidak sabar lagi untuk terus bersamanya. Saya putuskan untuk menelepon orang tua sedang saya menangis.

Kamis, 28/06/2018 15:01 0

Tazkiyah

Waspada Sifat Sombong dalam Hal Dukung-Mendukung Tim Bola

Kesombongan ini semakin menjadi ketika mereka mengenyahkan ibadah dan merendahkan pendukung klub lain. Maka berhati-hatilah, karena sikap semacam itu bisa membawa kepada kesombongan yang peringatkan oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam

Kamis, 28/06/2018 12:44 0

Indonesia

Tiga Tewas Ditembaki Kelompok Bersenjata Papua di Distrik Torere

Korban tewas akibat penembakan kelompok bersenjata Papua terus berjatuhan. Kali ini tiga orang tewas di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (27/06/2018).

Kamis, 28/06/2018 11:11 0

Opini

Dapat THR, Utamakan Bayar Utang

Sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk segera melunasi utang jika sudah merasa mampu. Jangan meremehkan utang meskipun jumlahnya sedikit. Bisa jadi utang yang sedikit itu bisa membawa kita ke neraka. Jangan menunda-nunda untuk melunasinya karena itu merupakan bentuk kezaliman.

Kamis, 28/06/2018 10:39 0

Indonesia

Baku Tembak Iringi Pilkada Papua, Jubir OPM Umumkan Duduki Ibu Kota Nduga

Baku tembak antara aparat keamanan dengan kelompok yang mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi sejak pukul 08.00 WIT tadi pagi.

Rabu, 27/06/2018 14:01 0

Editorial

Editorial: Ketika Olahraga Jadi Alat Politik

Jadi, dari pertalian antara olahraga dan politik atau ideologi, sudah tampak betapa olahraga dalam peradaban modern, bukan lagi sekadar kegiatan yang netral, melainkan kental sekali kandungan multimakna itu. Bahkan sudah tidak terlihat makna olahraga itu sendiri setelah semuanya terbaur oleh politik, yang ada hanyalah manipulasi sebuah kepuasan pribadi.

Selasa, 26/06/2018 18:50 1

Close