Di Kota Asal Jokowi, Ribuan Warga Jalan Sehat Kenakan Kaos #2019GantiPresiden

KIBLAT.NET, Solo – Ribuan warga Soloraya pada hari Ahad (01/07/2018) memadati Jl. Dr. Moewardi Kota Barat dengan mengenakan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden. Mereka datang memenuhi undangan Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) yang mengadakan jalan sehat dengan tema ‘Dari Masjid Kita Selesaikan Problematika Umat Islam’.

Pukul 07.00, terlihat panitia tengah menyiapkan mobil orasi dan mengatur kendaraan yang lalu-lalang. Para peserta yang tiba di lokasi langsung mengganti pakaiannya dengan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden, meskipun ada yang telah mengenakannya dari kediaman masing-masing.

Ketua korlap jalan sehat, Hasto menyatakan bahwa agenda tersebut dilakukan adalah sebagai bentuk gerakan sosial dari masyarakat yang mengeluhkan kebijakan-kebijakan yang dinilai menyengsarakan rakyat.

“Gerakan sosial, wujud keluhan kita terhadap pemerintah. Terlebih, dari kita dan saudara-saudara kita yang lemah harta dan tidak bisa apa-apa untuk menyeru kepada pemerintah,” ungkapnya kepada Kiblat.net di kawawan Kotabarat.

Dengan adanya keluhan tersebut, diharapkan pemerintah membuka mata dan segera memperbaiki hal yang dinilai menyengsarakan rakyat. Jika tidak terealisasi, menurutnya jalan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan cara mengganti pemimpin.

“Namun tentu dengan cara yang sesuai dan konstitusional,” ujarnya.

Tepat pukul 08.00 agenda jalan sehat dimulai. Dengan iringan nasyid, ribuan warga yang mengikuti agenda tersebut berjalan maju dengan tertib mengikuti arahan petugas keamanan yang berjaga. Barisan pertama diisi oleh anggota Laskar Umat Islam Surakarta dan Kokam Muhammadiyah Surakarta.

Terlihat pada barisan pertama Ketua DSKS ustadz Muinnuddinillah Basri yang berjalan beriringan dengan sejumlah tokoh dan asatidz. Bagian tengah, diisi oleh masyarakat Soloraya yang mengikuti jalan sehat tersebut. Sementara barisan paling belakang dipadati oleh Muslimah dan perempuan.

BACA JUGA  HNW Usul Penembakan Laskar Dibawa ke Pengadilan HAM

Disaat melintasi depan Gereja Katolik Santo Petrus Purwosari, terlihat kakek-nenek paruh baya yang baru keluar dari gerbang gereja tersenyum dan menganggukkan kepala kepada peserta jalan sehat. Di saat itu pula, terlihat beberapa pemuda yang mendapat senyuman tersebut membalas dengan senyuman dan menganggukkan kepala.

Sementara itu, sepanjang perjalanan, terlihat beberapa pengendara yang tengah lalu-lalang mengambil gambar dan merekam agenda tersebut. Bahkan, ada yang memarkirkan kendaraannya dan ikut dalam barisan paling belakang dengan peserta yang mengenakan kendaraan.

Hasto memperkirakan jumlah peserta pada agenda jalan sehat ini mencapai 3.000 hingga 4.000 peserta. Hal tersebut terhitung dari habisnya konsumsi yang telah disediakan dari panitia untuk para peserta.

“Konsumsi sudah kami lebihkan, tapi Alhamdulillah habis, semoga berkah,” terangnya.

Sesampai kembali di barat lapangan Kotabarat, para peserta disuguhi wejangan dari tokoh masyarakat, di antaranya Neno Warisman dan Ketua DSKS. Acara diakhiri dengan deklarasi masyarakat Soloraya #2019GantiPresiden dan ditutup dengan doa.

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat