... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kiper Suriah Marah-marah Ketika Bendera Revolusi Berkibar di Tribun Lapangan

Foto: Kiper timnas Suriah Ibrahim Alma.

KIBLAT.NET, Riyadh – Kiper tim nasional Suriah, Ibrahim Alma, memicu kontroversi skarena ulahnya ketika merespon seorang supporter yang membawa bendera revolusi.

Dikutip Arabi21, Jumat (29/06/2018), Alma ketika berlatih di kamp pelatihan di Austria, marah-marah saat melihat supporter itu membawa bendera revolusi Suriah. Ia mendesak agar bendera itu dibuang.

Namun, supporter tak mau menuruti keinginannya. Alma pun meneriakinya dengan umpatan bernada “binatang”. Ia mengatakan bahwa dia tidak sedang di Suriah, jadi tidak ada yang dapat memaksanya untuk membuang bendera tersebut. Kejadian itu dipublikasikan dalam sebuah video di Twitter oleh akun @Omar_Madaniah.

Proses transfer Ibrahim Alma ke klub Saudi Al-Qadsiah FC sendiri memicu kontroversi. Saat itu ia didukung oleh Kepala Otoritas Umum untuk Olahraga, Turki Al-Sheikh.

Alma diketahui sebagai pendukung paling terkenal rezim Suriah. Ia satu-satunya pemain yang muncul bersenjata bersama milisi pro-rezim. Sebelum pindah ke Al-Qadsiah, Ibrahim adalah seorang penjaga gawang klub Iran Sepahan FC.

Sumber: Arabi21
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ISAC Desak Pemerintah Tegas Tegakkan Hukum Kasus Teroris Sparatis Di Papua

ISAC Desak Pemerintah Tegas Tegakkan Hukum Kasus Teroris Sparatis Di Papua

Jum'at, 29/06/2018 11:15 0

Indonesia

Sudah Ketahui Kekuatan Pelaku Penyerangan di Nduga, Polisi: Semoga Segera Dituntaskan

Polisi menyebut pelaku penyerangan di Bandara Kenyam, Nduga sebanyak 8 orang dan masih melakukan pemngejaran

Kamis, 28/06/2018 19:34 0

Tazkiyah

Hidayah Suami Lantaran Doa Istri

Suatu hari, suamiku memasuki kamarku dan memukulku serta berlaku buruk kepadaku. Ketika itulah saya tidak sabar lagi untuk terus bersamanya. Saya putuskan untuk menelepon orang tua sedang saya menangis.

Kamis, 28/06/2018 15:01 0

Tazkiyah

Waspada Sifat Sombong dalam Hal Dukung-Mendukung Tim Bola

Kesombongan ini semakin menjadi ketika mereka mengenyahkan ibadah dan merendahkan pendukung klub lain. Maka berhati-hatilah, karena sikap semacam itu bisa membawa kepada kesombongan yang peringatkan oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam

Kamis, 28/06/2018 12:44 0

Indonesia

Tiga Tewas Ditembaki Kelompok Bersenjata Papua di Distrik Torere

Korban tewas akibat penembakan kelompok bersenjata Papua terus berjatuhan. Kali ini tiga orang tewas di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (27/06/2018).

Kamis, 28/06/2018 11:11 0

Opini

Dapat THR, Utamakan Bayar Utang

Sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk segera melunasi utang jika sudah merasa mampu. Jangan meremehkan utang meskipun jumlahnya sedikit. Bisa jadi utang yang sedikit itu bisa membawa kita ke neraka. Jangan menunda-nunda untuk melunasinya karena itu merupakan bentuk kezaliman.

Kamis, 28/06/2018 10:39 0

Indonesia

Baku Tembak Iringi Pilkada Papua, Jubir OPM Umumkan Duduki Ibu Kota Nduga

Baku tembak antara aparat keamanan dengan kelompok yang mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi sejak pukul 08.00 WIT tadi pagi.

Rabu, 27/06/2018 14:01 0

Editorial

Editorial: Ketika Olahraga Jadi Alat Politik

Jadi, dari pertalian antara olahraga dan politik atau ideologi, sudah tampak betapa olahraga dalam peradaban modern, bukan lagi sekadar kegiatan yang netral, melainkan kental sekali kandungan multimakna itu. Bahkan sudah tidak terlihat makna olahraga itu sendiri setelah semuanya terbaur oleh politik, yang ada hanyalah manipulasi sebuah kepuasan pribadi.

Selasa, 26/06/2018 18:50 1

Indonesia

Kapolri Tito Sebut Penembakan di Papua Ada Kepentingan Politik

Tito menyebutkan, terkadang ada sejumlah oknum yang memanfaatkan mereka demi kepentingan politik, terutama saat Pilkada. "Ada kelompok tertentu yang mengendalikan kelompok bersenjata ini saat Pilkada," ujarnya.

Selasa, 26/06/2018 15:05 1

Indonesia

Usai Tembaki Brimob, Kelompok Bersenjata Papua Bunuh Tiga Warga

Kelompok bersenjata Papua membunuh tiga orang warga setelah menembaki pesawat Trigana Air yang mengangkut personel brimob di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Selasa, 26/06/2018 14:32 0

Close