Utusan PBB: Situasi di Suriah Selatan Menuju Seperti Nasib Ghouta Timur

KIBLAT.NET, Daraa – Utusan khusus PBB ke Suriah, Staffan de Mistura, Rabu (27/06), khawatir Suriah selatan bernasib seperti Ghouta timur, di mana rezim menggempur rumah sakit dan pemukiman penduduk. Puluhan ribu telah mengungsi dan korban tewas terus berjatuhan.

Dalam pidatonya di sidang Dewan Keamanan membahas tentang Suriah pada Rabu, de Mistura mengatakan, kita tidak bisa membiarkan Suriah selatan berubah menjadi Ghouta timur kedua. Ia menambahkan bahwa eskalasi di selatan Suriah akan menyebabkan ketidakstabilan di kawasan tersebut, di mana lebih dari 50 ribu pengungsi baru menjejali perbatasan dengan Yordania.

Utusan PBB memperingatkan bahwa kejadian Suriah selatan baru-baru ini bergerak menuju pertempuran seperti di Ghouta timur dan Aleppo. Pertempuran seperti itu juga dapat meningkatkan ketegangan dengan Israel.

“Kami khawatir bahwa perkembangan militer akan mempengaruhi jalannya solusi politik,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, rezim Suriah telah memberikan nama-nama perwakilannya kepada komite konstitusi. Dia juga meminta semua pihak untuk menghentikan eskalasi dan melanjutkan proses politik.

Sementara itu, Wakil Duta Besar AS untuk Dewan Keamanan PBB mengatakan bahwa Rusia melakukan serangan udara ke wilayah yang masuk zona gencatan senjata di wilayah selatan Suriah. Ia menekankan bahwa gempuran dan pertempuran di sana menyebabkan perpindahan antara 45 dan 50 ribu, dan sampai 70 ribu.

Serangan udara berat telah menyebabkan tiga rumah sakit tidak berfungsi sejak Rabu tengah malam. Para aktivis telah mendokumentasikan kematian 10 orang di desa Daraa di wilayah timur, sementara bentrokan terjadi di dekat pangkalan udara di selatan Daraa.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulh El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat