... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jelang KTT Trump-Putin, Negara-negara Anggota NATO Cemas

Foto: Donald Trump dan Vladimir Putin.

KIBLAT.NET, Brussels – Sekutu-sekutu kunci AS di Pakta Pertahanan Atlantik Utara NATO, termasuk sejumlah pendukung lama Presiden Donald Trump menyatakan penentangan mereka terhadap rencana KTT antara Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin mendatang. Rencana Konferensi Tingkat Tinggi kedua pemimpin kekuatan dunia tersebut diumumkan pada hari Rabu (27/06/2018).

Seorang senator Polandia bernama Anna Maria mengatakan semua orang harus khawatir. Menurut Maria, Putin orangnya “terlalu menawan”, dan sulit untuk memprediksi bagaimana cara Trump nantinya dalam merespon dan memberikan reaksi terhadap Putin. Anna Maria mengungkapkan keprihatinannya jika nanti Putin berbicara kepada Trump soal penarikan mundur pasukan NATO dari Polandia.

Sejumlah pejabat Eropa lainnya mengungkapkan keprihatinan yang sama dan khawatir Trump akan mengumbar janji-janji spontan kepada Putin terkait berbagai isu penting. Mereka mengatakan skenario kasus terburuk adalah Trump merangkul Putin setelah terjadi pertemuan yang menegangkan dengan NATO.

Reaksi kekhawatiran semacam ini sudah menjadi pola yang berulang sejak Trump berkantor di Gedung Putih. Pidato kampanye Trump yang ingin memperkuat hubungan AS-Rusia ditolak oleh sebagian besar negara-negara anggota NATO. Sejak itu, setiap kali ada indikasi atau rencana Trump menemui Putin, termasuk pembicaraan-pembicaraan bilateral dengan Kremlin selalu diikuti dengan sikap panik negara-negara sekutu AS tersebut.

Di satu sisi sepertinya tidak mungkin sebuah KTT yang sederhana akan mampu membawa kepada suatu perubahan besar dalam hubungan bilateral. Dan, penentangan terutama terkait dengan perubahan status quo di mana banyak negara-negara NATO sudah cukup nyaman dengan kebijakan anti-Rusia.

BACA JUGA  43% Bayi di Eropa Lahir dari Pasangan Zina

Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Hidayah Suami Lantaran Doa Istri

Suatu hari, suamiku memasuki kamarku dan memukulku serta berlaku buruk kepadaku. Ketika itulah saya tidak sabar lagi untuk terus bersamanya. Saya putuskan untuk menelepon orang tua sedang saya menangis.

Kamis, 28/06/2018 15:01 0

Tazkiyah

Waspada Sifat Sombong dalam Hal Dukung-Mendukung Tim Bola

Kesombongan ini semakin menjadi ketika mereka mengenyahkan ibadah dan merendahkan pendukung klub lain. Maka berhati-hatilah, karena sikap semacam itu bisa membawa kepada kesombongan yang peringatkan oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam

Kamis, 28/06/2018 12:44 0

Indonesia

Tiga Tewas Ditembaki Kelompok Bersenjata Papua di Distrik Torere

Korban tewas akibat penembakan kelompok bersenjata Papua terus berjatuhan. Kali ini tiga orang tewas di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (27/06/2018).

Kamis, 28/06/2018 11:11 0

Opini

Dapat THR, Utamakan Bayar Utang

Sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk segera melunasi utang jika sudah merasa mampu. Jangan meremehkan utang meskipun jumlahnya sedikit. Bisa jadi utang yang sedikit itu bisa membawa kita ke neraka. Jangan menunda-nunda untuk melunasinya karena itu merupakan bentuk kezaliman.

Kamis, 28/06/2018 10:39 0

Indonesia

Baku Tembak Iringi Pilkada Papua, Jubir OPM Umumkan Duduki Ibu Kota Nduga

Baku tembak antara aparat keamanan dengan kelompok yang mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi sejak pukul 08.00 WIT tadi pagi.

Rabu, 27/06/2018 14:01 0

Editorial

Editorial: Ketika Olahraga Jadi Alat Politik

Jadi, dari pertalian antara olahraga dan politik atau ideologi, sudah tampak betapa olahraga dalam peradaban modern, bukan lagi sekadar kegiatan yang netral, melainkan kental sekali kandungan multimakna itu. Bahkan sudah tidak terlihat makna olahraga itu sendiri setelah semuanya terbaur oleh politik, yang ada hanyalah manipulasi sebuah kepuasan pribadi.

Selasa, 26/06/2018 18:50 1

Indonesia

Kapolri Tito Sebut Penembakan di Papua Ada Kepentingan Politik

Tito menyebutkan, terkadang ada sejumlah oknum yang memanfaatkan mereka demi kepentingan politik, terutama saat Pilkada. "Ada kelompok tertentu yang mengendalikan kelompok bersenjata ini saat Pilkada," ujarnya.

Selasa, 26/06/2018 15:05 1

Indonesia

Usai Tembaki Brimob, Kelompok Bersenjata Papua Bunuh Tiga Warga

Kelompok bersenjata Papua membunuh tiga orang warga setelah menembaki pesawat Trigana Air yang mengangkut personel brimob di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Selasa, 26/06/2018 14:32 0

Indonesia

Hijrah Dari Roker Jadi Dai, Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Senin, 25/06/2018 15:09 1

Indonesia

Pesawat Pengangkut Brimob Diberondong Kelompok Bersenjata Papua

Aksi penembakan pesawat kembali terjadi di Papua. Kali ini, pesawat carteran Trigana Air yang membawa pasukan Brimob diberondong pelaku diduga dari kelompok separatis bersenjata di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Senin, 25/06/2018 12:14 0

Close