... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tentara Mali Terbukti Eksekusi Belasan Sipil di Pasar

Foto: Pasukan Nasional Mali/ilustrasi

KIBLAT.NET, Mogadishu – Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Mali mengatakan, Selasa (26/07), tentara nasional Mali yang tergabung dalam militer internasional untuk menghadapi pejuang jihadis di negara Afrika Barat mengeksekusi 12 warga sipil, Mei lalu. Warga tak bersalah itu dibunuh setelah insiden di sebuah pasar yang menewaskan satu tentara Mali.

Pertempuran yang digulirkan Mali melawan pejuang Islam di tengah dan utara negara itu diwarnai dengan sejumlah pelanggaran, beberapa di antaranya diakui pemerintah.

Pelanggaran tersebut, serangan saling balas kelompok etnis yang bersaing, telah memicu kekerasan di sebagian besar negara itu. Hal itu pun menimbulkan keraguan tentang kemampuan pemerintah untuk menggelar pemilihan presiden 29 Juli mendatang.

Misi PBB mengatakan, pihaknya telah membuka penyelidikan setelah laporan bahwa tentara dari Satuan Tugas Gabungan Kelompok Lima (G-5), yang terdiri dari Niger, Chad, Burkina Faso dan Mauritania, membunuh warga sipil setelah seorang tentara tewas oleh tembakan bersenjata yang tidak diketahui.

“Penyelidikan menyimpulkan bahwa pada 19 Mei, anggota batalyon Mali secara sewenang-wenang mengeksekusi 12 warga sipil atau tanpa pengadilan di pasar ternak Polkisi,” kata misi itu dalam sebuah pernyataan. Laporan investigasi ini telah diserahkan kepada pemerintah Mali.

Kepala misi PBB, Mohamed Saleh al-Nazif, meminta otoritas Mali memastikan bahwa penyelidikan yang sedang berlangsung selesai sesegera mungkin.

Pihak berwenang Mali belum berkomentar, tetapi pemerintah Mali mengkonfirmasi pekan lalu bahwa beberapa tentaranya terlibat dalam “pelanggaran serius” setelah penemuan kuburan massal di wilayah tengah negara itu.

BACA JUGA  Mali: 25 Tentara Tewas dan 60 Hilang Akibat Serangan Kelompok "Ekstremis"

Sumber: aawsat.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Ketika Olahraga Jadi Alat Politik

Jadi, dari pertalian antara olahraga dan politik atau ideologi, sudah tampak betapa olahraga dalam peradaban modern, bukan lagi sekadar kegiatan yang netral, melainkan kental sekali kandungan multimakna itu. Bahkan sudah tidak terlihat makna olahraga itu sendiri setelah semuanya terbaur oleh politik, yang ada hanyalah manipulasi sebuah kepuasan pribadi.

Selasa, 26/06/2018 18:50 1

Indonesia

Kapolri Tito Sebut Penembakan di Papua Ada Kepentingan Politik

Tito menyebutkan, terkadang ada sejumlah oknum yang memanfaatkan mereka demi kepentingan politik, terutama saat Pilkada. "Ada kelompok tertentu yang mengendalikan kelompok bersenjata ini saat Pilkada," ujarnya.

Selasa, 26/06/2018 15:05 1

Indonesia

Usai Tembaki Brimob, Kelompok Bersenjata Papua Bunuh Tiga Warga

Kelompok bersenjata Papua membunuh tiga orang warga setelah menembaki pesawat Trigana Air yang mengangkut personel brimob di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Selasa, 26/06/2018 14:32 0

Indonesia

Hijrah Dari Roker Jadi Dai, Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Senin, 25/06/2018 15:09 1

Indonesia

Pesawat Pengangkut Brimob Diberondong Kelompok Bersenjata Papua

Aksi penembakan pesawat kembali terjadi di Papua. Kali ini, pesawat carteran Trigana Air yang membawa pasukan Brimob diberondong pelaku diduga dari kelompok separatis bersenjata di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Senin, 25/06/2018 12:14 0

Opini

Intelijen, dari Medan Perang Menuju Kancah Bisnis Global

Dengan keunggulan di bidang penguasaan  strategi, teknologi dan informasi, dinasti Bani Umayyah mampu menguasai seluruh wilayah yang ada di Jazirah Arabia, Afrika Utara, Asia Tengah dan Asia Selatan hingga Eropa.

Senin, 25/06/2018 11:31 0

Indonesia

Teroris Sparatis OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat di Kenyam

Juru Bicara Tentara OPM mengatakan penembakan dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Pemilihan Gubernur Papua

Sabtu, 23/06/2018 17:11 1

Indonesia

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penodaan Agama Sukmawati, DSKS Protes

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) memprotes keputusan polisi yang mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri

Sabtu, 23/06/2018 11:34 0

Tazkiyah

Begini Ketegasan Syekh Abdul Qadir Jailani Terhadap Perkara Bid’ah

Syekh Abdul Qadir Jailani adalah sosok yang tegas terhadap perkara bid’ah dalam agama. Beliau senantiasa menasehati muridnya agar mengikuti sunah.

Jum'at, 22/06/2018 20:13 0

Indonesia

Studi: Indonesia Masuk dalam Peringkat Tertinggi Pelarangan Agama

KIBLAT.NET – Indonesia masuk dalam kategori negara tertinggi dalam pelarangan agama, menurut penelitian Pew Research Center...

Jum'at, 22/06/2018 10:43 0

Close