... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MA Dukung Putusan Trump, Larang Warga Muslim Masuk AS

Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump/ilustrasi

KIBLAT.NET, Washington – Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat, Selasa (26/06), memutuskan mendukung keputusan Presiden Donald Trump melarang warga dari sejumlah negara Muslim masuk ke AS.

Lembaga pemerintah yang didominasi oleh kaum konservatif itu mengeluarkan keputusannya dengan dukungan lima suara melawan empat suara. Perdebatan sengit yang berlangsung di MA akhirnya memenangkan kubu pendukung keputusan Trump.

MA menilai, peraturan larangan masuknya warga dari sejumlah negara Muslim ke AS merupakan hak perogratif presiden. Para penentang keputusan itu tidak memberi bukti bahwa larangan tersebut melanggar imigrasi atau konstitusi AS.

Putusan MA itu mendukung kekuasan luas bagi presiden menentukan orang-orang yang boleh masuk ke AS. Artinya, keputusan yang dibuat Trump bisa berlanjut dan ia bisa menambah daftar negara yang masuk dalam larangan itu.

Pengadilan yang lebih rendah telah membatalkan larangan perjalanan Trump September lalu, serta dua putusan banding hukum sebelumnya yang diajukan oleh negara bagian Hawaii dan lainnya.

Dalam keputusan final MA, warga negara yang dilarang masuk AS dari Suriah, Yaman, Libya, Iran dan Somalia, sebagai bagian berarti Korea Utara dan Venezuela. Versi sebelumnya, Trump memasukkan Sudan dan Chad.

Presiden AS memuji keputusan Mahkamah Agung sebagai “kemenangan besar” bagi rakyat Amerika untuk apa yang disebutnya “oposisi histeris” dari Demokrat dan media.

Kata Trump dalam sebuah pernyataan bahwa “Mahkamah Agung telah setuju dengan presiden untuk mempertahankan keamanan nasional otoritas Amerika Serikat. Keputusan ini juga untuk menjawab kegaduhan berbulan-bulan akibat menolak peraturan ini.”

BACA JUGA  Dipandang Indah, Lampu Peringatan 9/11 WTC Ternyata Bahayakan Burung

Trump mengeluarkan peraturan melarang sejumlah warga negara Muslim masuk AS karena negara-negara tersebut menjadi tempat pergerakan organisasi “teroris”. Selain itu, Trump menilai, negara-negara tersebut tidak mau bekerja sama dengan negaranya.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Ketika Olahraga Jadi Alat Politik

Jadi, dari pertalian antara olahraga dan politik atau ideologi, sudah tampak betapa olahraga dalam peradaban modern, bukan lagi sekadar kegiatan yang netral, melainkan kental sekali kandungan multimakna itu. Bahkan sudah tidak terlihat makna olahraga itu sendiri setelah semuanya terbaur oleh politik, yang ada hanyalah manipulasi sebuah kepuasan pribadi.

Selasa, 26/06/2018 18:50 1

Indonesia

Kapolri Tito Sebut Penembakan di Papua Ada Kepentingan Politik

Tito menyebutkan, terkadang ada sejumlah oknum yang memanfaatkan mereka demi kepentingan politik, terutama saat Pilkada. "Ada kelompok tertentu yang mengendalikan kelompok bersenjata ini saat Pilkada," ujarnya.

Selasa, 26/06/2018 15:05 1

Indonesia

Usai Tembaki Brimob, Kelompok Bersenjata Papua Bunuh Tiga Warga

Kelompok bersenjata Papua membunuh tiga orang warga setelah menembaki pesawat Trigana Air yang mengangkut personel brimob di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Selasa, 26/06/2018 14:32 0

Indonesia

Hijrah Dari Roker Jadi Dai, Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Senin, 25/06/2018 15:09 1

Indonesia

Pesawat Pengangkut Brimob Diberondong Kelompok Bersenjata Papua

Aksi penembakan pesawat kembali terjadi di Papua. Kali ini, pesawat carteran Trigana Air yang membawa pasukan Brimob diberondong pelaku diduga dari kelompok separatis bersenjata di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Senin, 25/06/2018 12:14 0

Opini

Intelijen, dari Medan Perang Menuju Kancah Bisnis Global

Dengan keunggulan di bidang penguasaan  strategi, teknologi dan informasi, dinasti Bani Umayyah mampu menguasai seluruh wilayah yang ada di Jazirah Arabia, Afrika Utara, Asia Tengah dan Asia Selatan hingga Eropa.

Senin, 25/06/2018 11:31 0

Indonesia

Teroris Sparatis OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat di Kenyam

Juru Bicara Tentara OPM mengatakan penembakan dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Pemilihan Gubernur Papua

Sabtu, 23/06/2018 17:11 1

Indonesia

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penodaan Agama Sukmawati, DSKS Protes

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) memprotes keputusan polisi yang mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri

Sabtu, 23/06/2018 11:34 0

Tazkiyah

Begini Ketegasan Syekh Abdul Qadir Jailani Terhadap Perkara Bid’ah

Syekh Abdul Qadir Jailani adalah sosok yang tegas terhadap perkara bid’ah dalam agama. Beliau senantiasa menasehati muridnya agar mengikuti sunah.

Jum'at, 22/06/2018 20:13 0

Indonesia

Studi: Indonesia Masuk dalam Peringkat Tertinggi Pelarangan Agama

KIBLAT.NET – Indonesia masuk dalam kategori negara tertinggi dalam pelarangan agama, menurut penelitian Pew Research Center...

Jum'at, 22/06/2018 10:43 0

Close