... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Awasi Aktivitas Muslim Xinjiang, China Gunakan Drone “Burung”

Foto: Muslim Uighur di Xinjiang

KIBLAT.NET, Beijing – China telah mengerahkan sekelompok drone teknologi tinggi yang menyamar agar terlihat seperti burung untuk meningkatkan pengawasan di wilayah Xinjiang yang berpenduduk mayoritas Muslim.

South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong melaporkan, lebih dari 30 badan militer dan pemerintah telah menyebarkan drone yang mirip burung dan perangkat lain di setidaknya lima provinsi dalam beberapa tahun terakhi.

Setiap drone dirancang untuk bergerak seperti burung dengan sayap mengepak dan membawa kamera kecil di atasnya yang akan mengirimkan data rekaman ke pusat kendali.

Salah satu bagian dari negara yang telah melihat teknologi baru yang digunakan secara luas adalah wilayah otonomi Xinjiang Uygur di barat jauh Tiongkok, yang berbatasan dengan Mongolia, Rusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Afghanistan, Pakistan dan India.

Xinjiang yang kaya sumber daya, berbatasan dengan Kashmir dan Afghanistan yang diduduki Pakistan. Menurut laporan, daerah itu adalah rumah bagi populasi Muslim yang besar dan pemerintah China memandang daerah ini sebagai “sarang separatisme”. Akibatnya, wilayah dan rakyatnya menjadi sasaran pengintaian berat dari pemerintah pusat.

“Program ‘mata-mata burung’ baru, kode-bernama ‘Dove’, sedang dipimpin oleh Song Bifeng, seorang profesor di Northwestern Polytechnical University di Xian, ibukota provinsi Shaanxi China barat laut,” kata laporan itu.

Tidak seperti kendaraan udara tanpa awak dengan sayap tetap atau bilah rotor, drone baru ini sebenarnya meniru aksi mengepakkan sayap burung untuk mendaki, menyelam, dan berputar di udara.

BACA JUGA  Cek Keaslian Video: Ratusan Pria Xinjiang Diikat dengan Mata Tertutup

Peneliti lain yang terlibat dalam proyek Dove mengatakan tujuannya adalah untuk mengembangkan generasi baru drone dengan rekayasa yang terinspirasi secara biologis yang dapat menghindari deteksi manusia dan bahkan radar. China tidak sendirian dalam mengembangkan burung robot. Kata laporan itu.

Sumber: Deccan Herald
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Hijrah Dari Roker Jadi Dai, Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Meninggal Di Jalan Dakwah Jadi Cita-cita Harry Moekti

Senin, 25/06/2018 15:09 1

Indonesia

Pesawat Pengangkut Brimob Diberondong Kelompok Bersenjata Papua

Aksi penembakan pesawat kembali terjadi di Papua. Kali ini, pesawat carteran Trigana Air yang membawa pasukan Brimob diberondong pelaku diduga dari kelompok separatis bersenjata di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Senin, 25/06/2018 12:14 0

Opini

Intelijen, dari Medan Perang Menuju Kancah Bisnis Global

Dengan keunggulan di bidang penguasaan  strategi, teknologi dan informasi, dinasti Bani Umayyah mampu menguasai seluruh wilayah yang ada di Jazirah Arabia, Afrika Utara, Asia Tengah dan Asia Selatan hingga Eropa.

Senin, 25/06/2018 11:31 0

Indonesia

Teroris Sparatis OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat di Kenyam

Juru Bicara Tentara OPM mengatakan penembakan dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Pemilihan Gubernur Papua

Sabtu, 23/06/2018 17:11 1

Indonesia

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penodaan Agama Sukmawati, DSKS Protes

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) memprotes keputusan polisi yang mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri

Sabtu, 23/06/2018 11:34 0

Tazkiyah

Begini Ketegasan Syekh Abdul Qadir Jailani Terhadap Perkara Bid’ah

Syekh Abdul Qadir Jailani adalah sosok yang tegas terhadap perkara bid’ah dalam agama. Beliau senantiasa menasehati muridnya agar mengikuti sunah.

Jum'at, 22/06/2018 20:13 0

Indonesia

Studi: Indonesia Masuk dalam Peringkat Tertinggi Pelarangan Agama

KIBLAT.NET – Indonesia masuk dalam kategori negara tertinggi dalam pelarangan agama, menurut penelitian Pew Research Center...

Jum'at, 22/06/2018 10:43 0

Rohah

Mengaku Nabi di Hadapan Al-Makmun

Seseorang yang mengaku dirinya Nabi menghadap khalifah Al-Makmun. Beliau bertanya kepada orang itu

Kamis, 21/06/2018 16:05 0

Tazkiyah

Gelimang Harta dan Tahta Tak Membuatnya Bahagia

Ketika ajal mendekatinya, ia memberikan kepada saudagar itu, majikannya, cincin yang selalu dipakainya dan berkata, “Aku sebenarnya adalah anak khalifah al-Makmun. Apabila aku mati, mandikanlah, kafanilah, dan kuburkanlah aku, kemudian serahkanlah cincin ini kepada ayahku.”

Kamis, 21/06/2018 15:00 0

Opini

Orientasi Penerapan Hukum Islam

“Hukum Islam sangat jelas manfaat agamanya, dan menuntaskan masalah hingga ke akar persoalannya. Hukum Islam sangat solutif, efektif, dan produktif. Berbagai hal positif dilahirkan oleh Hukum Islam, sehingga patut disebut hukum positif.”

Kamis, 21/06/2018 12:45 0

Close