... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perang Dekati Pusat Kota Hudaydah, Hutsi Rudal Riyadh

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Riyadh – Kelompok Houthi Yaman menembakkan roket ke ibukota Saudi, Riyadh, pada Ahad (24/06) dan mengerahkan pasukan tambahan ke pelabuhan Hudaydah, pelabuhan utama di Yaman. Gerakan milisi Syiah ini bersamaan dengan semakin dekatnya pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke pusat kota Hudaydah dalam serangan besar ke kota tersebut.

Media Saudi mengatakan, pertahanan udara Saudi mencegat dua rudal balistik yang ditembakkan Hutsi ke Riyadh. Ini merupakan serangan keenam Hutsi menargetkan ibukota Saudi sejak Desember. Media Hutsi mengatakan bahwa rudal itu ditujukan ke kantor Departemen Pertahanan Saudi dan target strategis lainnya.

Koalisi Arab Saudi dan UEA memulai serangan ke kota yang dijaga ketat oleh Syiah Hutsi itu pada 12 Juni dalam upaya untuk melemahkan pemberontak sekutu Iran tersebut. Koalisi ingin memotong jalur pasokan utama persenjataan dan logistik dengan merebut kota yang berada di Laut Merah itu.

Warga Hudaydah mengatakan, pemberontak Hutsi menyebar di pusat kota dan mendirikan pos pemeriksaan baru di sejumlah sudut kota. Pos-pos itu khususnya di wilayah yang terdapat anggota milisi pendukung koalisi Arab di Hudaydah.

Bentrokan sengit terjadi tengah malam dekat Universitas Hudaydah, sekitar tiga kilometer di sebelah barat pusat kota, di jalan pantai yang menghubungkan bandara dengan pelabuhan Hudaydah.

Pasukan koalisi telah mengambil alih bandara pada Rabu lalu dan terus bergerak memperkuat kontrol atas wilayah itu. Sementara itu, PBB terus mencari solusi politik untuk mencegah serangan terhadap pelabuhan, yang merupakan garis hidup jutaan orang Yaman.

BACA JUGA  Ustadz Somad: Boleh Tak Salaman dengan Pengidap Penyakit Menular

PBB khawatir meningkatnya pertempuran dapat memperburuk krisis yang telah menyebabkan jutaan warga kelaparan dan terserang hama penyakit. WFP mengatakan pertempuran baru dapat menyebab 1,1 juta penduduk Yaman terblokade.

Organisasi Dokter Tanpa Batas mengatakan, pihaknya telah menerima 151 korban selama beberapa minggu terakhir di pusat perawatan trauma di Aden, Yaman selatan. Banyak dari korban yang terluka berasal dari Hudaydah. Organisasi itu memperkirakan jumlah korban akan terus berdatangan seiring pertempuran yang kian sengit.

Koalisi dukungan Barat ikut campur dalam perang di Yaman pada tahun 2015 untuk mendukung pemerintahan yang diakui internasional. Namun sampai saat ini pertempuran itu belum mencapai tujuannya justeru semakin memperkeruh krisis di negara itu.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Teroris Sparatis OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat di Kenyam

Juru Bicara Tentara OPM mengatakan penembakan dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Pemilihan Gubernur Papua

Sabtu, 23/06/2018 17:11 1

Indonesia

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penodaan Agama Sukmawati, DSKS Protes

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) memprotes keputusan polisi yang mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri

Sabtu, 23/06/2018 11:34 0

Tazkiyah

Begini Ketegasan Syekh Abdul Qadir Jailani Terhadap Perkara Bid’ah

Syekh Abdul Qadir Jailani adalah sosok yang tegas terhadap perkara bid’ah dalam agama. Beliau senantiasa menasehati muridnya agar mengikuti sunah.

Jum'at, 22/06/2018 20:13 0

Indonesia

Studi: Indonesia Masuk dalam Peringkat Tertinggi Pelarangan Agama

KIBLAT.NET – Indonesia masuk dalam kategori negara tertinggi dalam pelarangan agama, menurut penelitian Pew Research Center...

Jum'at, 22/06/2018 10:43 0

Rohah

Mengaku Nabi di Hadapan Al-Makmun

Seseorang yang mengaku dirinya Nabi menghadap khalifah Al-Makmun. Beliau bertanya kepada orang itu

Kamis, 21/06/2018 16:05 0

Tazkiyah

Gelimang Harta dan Tahta Tak Membuatnya Bahagia

Ketika ajal mendekatinya, ia memberikan kepada saudagar itu, majikannya, cincin yang selalu dipakainya dan berkata, “Aku sebenarnya adalah anak khalifah al-Makmun. Apabila aku mati, mandikanlah, kafanilah, dan kuburkanlah aku, kemudian serahkanlah cincin ini kepada ayahku.”

Kamis, 21/06/2018 15:00 0

Opini

Orientasi Penerapan Hukum Islam

“Hukum Islam sangat jelas manfaat agamanya, dan menuntaskan masalah hingga ke akar persoalannya. Hukum Islam sangat solutif, efektif, dan produktif. Berbagai hal positif dilahirkan oleh Hukum Islam, sehingga patut disebut hukum positif.”

Kamis, 21/06/2018 12:45 0

Indonesia

Lebaran Usai, KPAI Ingatkan Dampak Urbanisasi

Pasca lebaran banyak warga dari desa berusaha mencari penghidupan di kota-kota besar. Hal ini diingatkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr. Susanto. Dia mengimbau agar pelaku urbanisasi tersebut memperhatikan beberapa hal.

Kamis, 21/06/2018 12:21 0

Tazkiyah

Ingin Didoakan Malaikat? Lakukan Amalan-amalan Ini

Ibnu Katsir berkata: Adapun shalawat dari malaikat dalam ayat di atas, maknanya adalah doa dan istighfar bagi para manusia. (Tafsir Ibnu Katsir, 3/496)

Kamis, 21/06/2018 11:47 0

Tazkiyah

Antara Ridha, Maaf dan Ampunan Allah, Apa Bedanya?

Di dalam al-Quran, banyak sekali ayat-ayat yang bersinggungan dengan maaf, ridha dan ampunan. Sebenarnya apa perbedaan ketiganya?

Kamis, 21/06/2018 08:50 0

Close