... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Keutamaan Shalat Berjamaah di Shaf Pertama

Foto: Shaf pertama

KIBLAT.NET – Shalat jamaah memang menyimpan banyak keutamaan. Mulai dari melangkahkan kaki dari rumah menuju ke masjid sampai ia pulang kembali. Semuanya terhitung pahala. Apalagi ketika mendapati shaf pertama. Dalam banyak riwayat, Rasulullah SAW menjelaskan tentang keutamaan dan pahala yang bakal diperoleh oleh siapa pun yang berdiri di shaf pertama shalat berjamaah. Di antaranya adalah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا

“Seandainya manusia mengetahui pahala yang terdapat pada seruan azan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan melakukan undian, niscaya mereka akan melakukannya.” (HR Bukhari)

Ath-Thayyibi memberi komentar atas hadits tersebut, “Beliau tidak menjelaskan bentuk keutamaannya secara rinci, sebagai sebuah metafora. Maknanya, keutamaan ini merupakan sesuatu yang tidak terbatas dan tidak bisa diungkapkan. Demikian pula dengan adanya perlombaan yang memaksa mereka untuk saling mengundi juga mengisyaratkan ketinggian nilainya, sebab mereka tidak akan berbuat demikian kecuali untuk sesuatu yang sangat berharga.” (Faidhul Qadir: V/429. Lihat Mirqâtul Mafâtîh: III/76)
Namun demikian dalam beberapa hadis Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan tersebut secara spesifik. Nah, apa saja keutamaan tersebut? berikut penjelasannya

1.Shaf pertama seperti shafnya malaikat

Dari jabir bin Samrah ia berkata:

خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَال أَلاَ تَصُفُّونَ كَمَا تَصُفُّ الْمَلاَئِكَةُ عِنْدَ رَبِّهَا. فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تَصُفُّ الْمَلاَئِكَةُ عِنْدَ رَبِّهَا قَالَ يُتِمُّونَ الصُّفُوفَ الأُوَلَ وَيَتَرَاصُّونَ فِى الصَّفِّ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar kepada kami dan bersabda, ‘Tidakkah kalian ingin bershaf seperti shaf Malaikat di hadapan Tuhannya?’ Kami (para sahabat) bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana Malaikat bershaf di hadapan Tuhannya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Mereka menyempurnakan shaf-shaf awal dan merapatkan shaf.” (HR. Muslim)

Syaikh Ahmad Abdurrahman Al-Banna berkata bahwa sabda Nabi yang berbunyi, “Seperti shafnya malaikat,” maksudnya adalah dalam hal kedekatan kepada Allah, turunnya rahmat, kesempurnaannya, dan kelurusannya.” (Bulûghul Amâni min Asrâri Fathir Rabbâni: V/171, ‘Aunul Ma’bûd: II/263)

2. Para malaikat berdoa kepada yang berdiri di shaf pertama
Di dalam beberapa hadits telah tercantum bahwa Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada shaf-shaf pertama. Di antaranya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Nu’man bin Basyir ra berkata, “Aku mendengar Nabi bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الأُوَلِ

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat bersalawat untuk shaf-shaf pertama” (HR. Abu Dawud; hasan)

Makna shalawat Allah atas mereka—sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Raghib Al-Ashfahani—adalah penyucian Allah terhadap mereka. Adapun maksud shalawatnya malaikat adalah permohonan doa dan ampunan. (Al-Mufradât fî Gharîbil Qur’ân hal. 285. Lihat juga Fathul Bâri: XVIII/137)

3. Nabi bershalawat kepada shaf pertama dan kedua

Imam An-Nasa’i meriwayatkan dari ‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bershalawat kepada shaf pertama sebanyak tiga kali dan kepada shaf kedua sebanyak sekali.” (HR Nasa’i: II/92, Al-Albani menyatakan bahwa hadits ini shahih dalam Shahîh As-Sunan.)

Makna shalawat Nabi sebanyak tiga kali—sebagaimana yang diucapkan oleh Al-‘Allamah As-Sindi—adalah beliau memohonkan rahmat dan ampunan bagi mereka sebanyak tiga kali. (Hâsyiah As-Sindy: II/93)

Imam Ibnu Hibban juga menyebutkannya di dalam Shahih-nya dengan judul: Nabi memohonkan ampunan sebanyak tiga kali bagi orang yang mengerjakan shalat di shaf pertama. (Al-Ihsân fî Taqrîbi Shahîh Ibni Hibbân: V/531)

Alangkah bahagianya orang yang didoakan dan dimohonkan ampunan oleh kekasih Allah Ta’ala dan manusia yang paling mulia. Semoga kita termasuk yang didoakan tersebut. Amiin!

Fakhruddin

Sumber: Buku “Fadhilah shalat berjamaah” Karya Fadhl Ilahi, Penerbit; Aqwam, Solo

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemuda Patani Kampanyekan Cinta Baju Melayu di Momen Idul Fitri

Pemuda Patani Kampanyekan Cinta Baju Melayu di Momen Idul Fitri

Senin, 18/06/2018 15:20 0

Afghanistan

Taliban: Tak Ada Niat Perpanjang Gencatan

“Gencatan senjata berakhir Senin besok. Tidak ada niat untuk memperpanjang,” kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Senin, 18/06/2018 09:02 0

Suriah

Drone Asing Serang Markas Militer Assad di Suriah Timur

“Pesawat tanpa awak tak dikenal yang kemungkinan besar milik AS menggempur lokasi faksi-faksi Iraq di wilayah antara Bokamal dan Tanaf serta wilayah lainnya milik militer Suriah,” kata sumber komandan koalisi militer pendukung rezim Assad kepada Reuters.

Senin, 18/06/2018 08:40 0

Afghanistan

Kabul Perpanjang Gencatan Idul Fitri, Taliban Belum Merespon

Sebelum Idul Fitri, Ghani mengumumkan gencatan senjata tiga hari di hari raya. Namun gencatan itu hanya berlaku untuk Taliban, tidak untuk Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS).

Senin, 18/06/2018 06:03 0

Video Kajian

Agar Semangat Ramadhan Tetap Membara Setelah Idul Fitri

KIBLAT.NET – Agar Semangat Ramadhan Tetap Membara Setelah Idul Fitri. Ramadhan adalah karunia yang sangat...

Sabtu, 16/06/2018 09:10 0

Yaman

Pertempuran Memanas Antara Koalisi Saudi dan Pemberontak Hutsi di Hodeidah

Serangan terhadap Hodeidah dimulai hari Rabu untuk merebut pelabuhan Laut Merah penting di kota itu, yang dikenal sebagai "mouth of Yaman" karena menjadi titik masuk sebagian besar impor negara itu dan bantuan kemanusiaan PBB.

Sabtu, 16/06/2018 07:41 0

Asia

Riset: India Sedang Hadapi Krisis Air Terburuk Sepanjang Sejarah

India sedang menghadapi krisis air terburuk, dengan sekitar 600 juta orang menghadapi kekurangan air akut. Demikian kata sebuha lembaga think-tank pemerintah.

Sabtu, 16/06/2018 07:07 0

Prancis

Paris Bangun Pagar Anti-Teror di Sekeliling Menara Eiffel, Warga Mengeluh

Pembangunan dijadwalkan selesai pada pertengahan Juli dengan biaya hampir € 35 juta (Rp 566,2 miliar).

Sabtu, 16/06/2018 06:22 0

Afrika

Dua Jamaah Masjid di Afsel Tewas Ditikam Usai Shalat Subuh

Dewan Peradilan Muslim (MJC) mengatakan para jamaah, salah satunya berusia 70-an, sedang melakukan i'tikaf di masjid ketika penyerang masuk dan bergabung dengan jamaah untuk melaksanakan shalat Subuh.

Sabtu, 16/06/2018 06:03 0

Tazkiyah

Tangisan Umar bin Khattab Saat Membaca al-Qur’an

Ibnu Mas’ud a berkata, “Islamnya Umar bin Khattab adalah kemenangan, hijrahnya adalah pertolongan, dan kepemimpinannya adalah kasih sayang.”

Jum'at, 15/06/2018 13:00 0

Close