... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

5 Hal Penunjang Ketaqwaan

Foto: Ketaqwaan meningkat (ilustrasi)

KIBLAT.NET – Setelah sebulan penuh menjalani puasa, diharapkan kita menjadi orang-orang yang bertaqwa. Sebagaimana Allah terangkan sendiri tujuan puasa dalam ayat-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertaqwa.” QS. al-Baqarah : 183

Akan tetapi, untuk meraih derajat taqwa tidak lah semudah membalikkan tangan. Di sana ada perjuangan yang harus di tempuh dan pengorbanan yang harus dipersembahkan. Tidak sebagaimana anggapan kebanyakan, Ramadhan berlalu secara otomatis manusia bersih dari dosa.

Diantara hal-hal yang menunjang seseorang meraih taqwa adalah :

1.Merasakan adanya pengawasan dari Allah

Pengawasan (muraqabatullah) merupakan factor paling besar untuk menunjang taqwa, terutama dikala sendiri. Sementara, banyak manusia merasa dalam pengawasan dikala terang-terangan. Namun, dikala sendiri merasakan kebebasan melakukan maksiat.

Celakalah orang-orang yang bersikap demikian. Rasulullah bersabda :

لَأَعْلَمَنَّ أَقْوَامًا مِنْ أُمَّتِي يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَسَنَاتٍ أَمْثَالِ جِبَالِ تِهَامَةَ بِيضًا، فَيَجْعَلُهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَبَاءً مَنْثُورًا

Sungguh benar-benar akan datang pada hari Kiamat sejumlah kaum yang membawa amal-amal baiknya seperti gunung-gunung Tihamah, lalu Allah menjadikannya bagaikan debu yang berterbangan.”

Tsauban berkata, “Ya Rasulallah, beritahu kami sifat mereka!” Rasulullah menjawab :

أَمَا إِنَّهُمْ إِخْوَانُكُمْ، وَمِنْ جِلْدَتِكُمْ، وَيَأْخُذُونَ مِنَ اللَّيْلِ كَمَا تَأْخُذُونَ، وَلَكِنَّهُمْ أَقْوَامٌ إِذَا خَلَوْا بِمَحَارِمِ اللَّهِ انْتَهَكُوهَا

Mereka adalah saudara kalian, dari bangsa kalian, mereka menghidupkan malamnya sebagaimana kalian, namun mereka adalah kaum-kaum yang melanggar larangan-larangan Allah dikala sendiri.” (HR. Ibnu Majah no. 4245. Al-Albani berkata : Shahih)

BACA JUGA  'Wahn' Zaman Now

2. Membiasakan Dzikrullah

Jika kita ingat kepada Allah dalam keadaan duduk, berdiri, berbaring, dalam perjalanan, di rumah, pada malam hari, di siang hari, niscaya Allah akan mengurus urusan kita dan membuat kita menyukai ketaatan. Allah berfirman :

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

Ingatlah kepada Ku, niscaya Aku ingat kepadamu.” QS. al-Baqarah : 152

Allah juga akan menghapus kesahalan-kesalahan kita dan mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar, dan ingat kepada Allah lebih besar (keutamaanya daripada ibadah lain). Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.” QS. al-Ankabut : 45

3. Memberikan perhatian kepada al-Qur’an

Salah satu ciri orang yang bertaqwa adalah dirinya tidak bisa dilepaskan dari al-Qur’an. Karena memang pada dasarnya al-Qur’an berisi petunjuk kehidupan dunia dan akhirat, juga berisi hukum-hukum dan kabar gembira yang memotivasi amal. Allah berfirman :

وَنَزَّلْنا عَلَيْكَ الْكِتابَ تِبْياناً لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدىً وَرَحْمَةً وَبُشْرى لِلْمُسْلِمِينَ

Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” QS. an-Nahl : 89

Karena itulah, kehidupan Rasulullah tidak lepas dari al-Qur’an. Sebagaimana kesaksian Ummul Mukminin Aisyah ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah, ia menjawab :

BACA JUGA  “War on Terror” dan Politik Rasa Takut

كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

“Akhlak beliau adalah al-Qur’an.” (HR. Ahmad no. 24601)

4. Banyak berdoa

Setelah al-Qur’an, salah satu tanda seseorang dekat dengan Allah adalah banyaknya doa yang ia panjatkan. Tentang hal ini, Allah berfirman :

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعاً وَخُفْيَةً إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Berdoalah kepada Rabb kalian dengan rendah diri dan suara lembut. Sesungguhnya Allah tidak senang kepada orang yang melampaui batas.” QS. al-A’raf : 55

5. Berteman dengan orang shalih

Tidak hanya berteman, namun mengunjungi mereka, mencintai mereka dan rindu melihat mereka. Bagaimana bisa orang bertaqwa namun berteman dengan orang-orang fasiq? Bertaqwalah kepada Allah dengan berteman dengan orang-orang shalih, menimba faidah dari mereka, duduk dengan mereka dan meminta doa mereka. Rasulullah bersabda :

الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

Agama seseroang bergantung kepada temannya. Maka lihatlah kepada siapa ia berteman.” (HR. Ahmad no. 8028)

Taqwa harus menjadi cita-cita kita sebagai seorang muslim. Mengusahakannya merupakan kewajiban bagi kita untuk meraih ridha-Nya. Semoga lima hal ini dapat membantu kita untuk meraih derajat Taqwa. Wallahu a’lam bish shawab.

Penulis: Zamroni
Editor: Arju

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Meningkat, BAZNAS Kumpulkan Rp59 Miliar Dana Zakat Selama Ramadhan

BAZNAZ Kumpulkan Rp59 Miliar Dana Zakat Selama Ramadhan 2018

Kamis, 14/06/2018 23:48 0

Suriah

Turki-AS Bikin Kesepakatan Resmi Terkait Peta Jalan Manbij

Kesepakatan dibuat setelah dilakukan pertemuan antara petinggi Turki dan Amerika Serikat di Stuttgart

Kamis, 14/06/2018 23:32 0

Indonesia

MUI Akan Kaji Fatwa Haram ke Israel

Majelis Ulama Indonesia akan mengkaji fatwa haram ke Israel bagi Warga Negara Indonesia yang diusulkan oleh Wakil DPR RI Fahri Hamzah.

Kamis, 14/06/2018 21:45 0

Indonesia

Persis Persoalkan Pidato Yahya Staquf di Israel

Wakil Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zainuddin turut angkat bicara terkait polemik lawatan Yahya Chalil Staquf ke Israel.

Kamis, 14/06/2018 21:17 0

Indonesia

Soal Lawatan ke Israel, KH Ma’ruf dan Yahya Staquf Berseberangan

Rois Aam PBNU, KH Makruf Amin mengungkapkan tidak sependapat dengan Katib Aam PBNU Chalil Yahya Staquf terkait lawatannya ke Israel.

Kamis, 14/06/2018 20:53 0

Yaman

Komandan Tinggi Pemberontak Syiah Hutsi Tewas dalam Bentrokan di Hudaidah

Brigadir Jenderal Ibrahim Mohammed Al-Moutawkel pernah berlatih militer di Iran selama 10 tahun

Kamis, 14/06/2018 20:50 0

Indonesia

Besok Lebaran, MUI: Kuburkan Kesalahpahaman, Hindari Kegaduhan

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri tahun ini hampir tidak ada perbedaan.

Kamis, 14/06/2018 20:38 0

Indonesia

Hasil Rukyat Mahad Aly An-Nur: Jumat 15 Juni Lebaran

KIBLAT.NET, Solo- Mahad Aly An-Nur, Sukoharjo mengumumkan, 1 Syawal 1949H atau Hari Raya Idul Fitri...

Kamis, 14/06/2018 19:51 0

News

Dompet Dhuafa Tebar Zakat Fitrah Hingga Pelosok Negeri

Pada Ramadhan 1439 H Dompet Dhuafa akan menyalurkan zakat fitrah kepada 15.000 mustahik

Kamis, 14/06/2018 19:45 0

Indonesia

Isbat Kemenag Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Jumat 15 Juni

Kementerian Agama mengumumkan bahwa 1 Syawal 1439H/2018M jatuh pada hari Jumat ( 15/06/2018).

Kamis, 14/06/2018 19:09 0

Close