Turki-AS Bikin Kesepakatan Resmi Terkait Peta Jalan Manbij

KIBLAT.NET, Stuttgart – Turki dan Amerika Serikat beberapa hari terakhir telah melakukan pertemuan di Jerman terkait wilayah Manbij, Suriah. Hasilnya, kedua negara secara resmi telah membuat kesepakatan berupa rencana implementasi Manbij.

Pertemuan pejabat tinggi Turki dan Amerika Serikat digelar di markas Komando Amerika Serikat Eropa (EUCOM) di Stuttgart, Jerman pada 12-13 Juni 2018. “Sesuai dengan Manbij Roadmap dan Prinsip Keamanan Manbij, serangkaian pertemuan dilakukan oleh perwakilan militer Turki dan AS,” ungkap pihak Angkatan Bersenjata Turki dalam pernyataan bersama dengan pihak EUCOM yang dirilis Kamis (14/06/2018).

“Para pejabat militer AS dan Turki yang berpartisipasi dalam sejumlah diskusi menyetujui seabuah usulan rencana implementasi Manbij yang diusulkan yang akan direkomendasikan kepada pemimpin AS dan Turki untuk diskusi lebih lanjut,” imbuh pernyataan itu.

Kantor berita Hurriyet melaporkan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki, Jenderal Hulusi Akar melakukan pembicaraan via telepon dengan Komandan EUCOM, Curtis Scaparotti terkait hasil pembicaraan militer di Stuttgart. Pembicaraan militer tersebut sebenarnya merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara menteri luar negeri Turki Mevlut Cavusoglu dengan menteri luar negeri Amerika Serikat Mike Pompeo terkait peta jalan Manbij (Manbij Roadmap) pada 4 Juni.

Peta jalan yang disepakati Turki dan Amerika Serikat meiliki jangka waktu tertentu, dan salah isinya merekomendasikan penarikan milisi Kurdi YPG dari Manbij. Selain itu, peta jalan itu juga menyeapakati pembentukan sebuah dewan lokal baru yang sebagian besar diisi orang Arab lokal di kota strategis yang terletak di Barat Laut Suriah itu.

Belum ada informasi resmi terkait jangka waktu peta ajalan Manbij yang disepakati kedua negara. Namun, informasi diplomatik yang bocor ke media menyebut peta jalan itu terdiri atas tiga tahap.

Tahap pertama, yaitu mulai 0-10 hari, berfokus pada penyelesaian persiapan awal antara militer dan pejabat intelijen dari kedua belah pihak. Tahap kedua, dari hari ke 11 hingga hari ke 30, untuk keperluan penyelesaian persiapan awal. Tahap akhirnya adalah implementasi penuh dari peta jalan dalam 60 hari.

Sumber: Hurriyet
Redaktur: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat