Persis Persoalkan Pidato Yahya Staquf di Israel

KIBLAT.NET, Jakarta- Wakil Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zainuddin turut angkat bicara terkait polemik lawatan Yahya Chalil Staquf ke Israel. Ia mengungkapkan bahwa hadirnya Katib Aam PBNU yang juga anggota Wantimpres itu ke Israel telah menyakiti perasaan umat Islam.

“Bagaimanapun kunjungan itu sangat menyakiti perasaan seluruh Muslim di dunia, terutama bagi rakyat Palestina,” ungkapnya kepada Kiblat.net di sela-sela sidang isbat 1 Syawal 1439H di Gedung Kementerian Agama, Kamis (14/06/2018).

Jeje mengungkapkan, di saat lebih dari 120 jiwa dibunuh oleh Israel selama berlangsung aksi Great March of Return, ada seorang tokoh Indonesia yang menyampaikan pidato perlunya interpretasi ulang terhadap ayat Quran dan Hadits Nabi demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai, tanpa sedikitpun menyalahkan Zionis Israel.

“Apalagi menuntut mereka untuk merubah tafsir mereka atas ajaran Taurat atau Talmud yang menjadi jastifikasi mereka (Zionis Yahudi) merebut dan menjajah tanah dan bumi Muslim Palestina,” ungkapnya.

Baca juga: Di Forum Yahudi, Yahya Staquf: Alquran dan Hadis adalah Dokumen Sejarah

Jeje mengungkapkan bahwa pidato Yahya Cholil Nafis di Israel sangat sulit dipahami logikanya. Dengan kunjungan itu, Jeje pun mempertanyakan rasa kemanusiaan Yahya selaku seorang cendekiawan.

Lawatan Yahya Chalil Staquf ke Israel telah menuai kecaman baik di Indonesia maupun Palestina. Meski mengklaim kunjungan itu atas nama pribadi, banyak kalangan yang menyayangkan kedatangan Yahya Staquf di saat Israel membunuh pengunjuk rasa Palestina di Jalur Gaza. Menurut data Kementerian Kesehatan Palestina, Israel telah menewaskan lebih dari 120 jiwa sejak 30 Maret 2017 dan 3.700 lainnya luka-luka.

BACA JUGA  Dewan Dakwah Beri Penghargaan Pilot SJI82 Sebagai Pilot Teladan

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat