... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Akan Kaji Fatwa Haram ke Israel

Foto: Ketua MUI KH Ma'ruf Amin (Muhammad Jundii/Kiblat.net)

KIBLAT.NET, Jakarta- Majelis Ulama Indonesia akan mengkaji fatwa haram ke Israel bagi Warga Negara Indonesia yang diusulkan oleh Wakil DPR RI Fahri Hamzah, menanggapi polemik lawatan Yahya Chalil Staquf. Hal itu diungkapkan oleh Ketua MUI KH Ma’ruf Amin.

“Kita kaji dulu apakah perlu ada fatwa atau tidak, kan tidak semua perlu ada fatwanya,” ungkap Rois Aam PBNU di Gedung Kementerian Agama, Kamis (15/06/2018).

KH Ma’ruf mengungkapkan bahwa selama ini tidak ada fatwa haram ke Israel dikarenakan urusannya terkait dengan diplomasi bukan agama.  Larangan itu justru dikeluarkan oleh negara bukan MUI karena ada banyak hal yang mesti dipertimbangkan.

“Jadi melarang ke Israel harus ada alasannya, harus memerlukan alasan yang tepat, harusnya yang melarang itu negara,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam pengeluaran fatwa ada prosedur yang harus dijalani. KH Ma’ruf mengungkapkan, pertama perlunya laporan atau permintaan dari masyarakat, kedua adanya munasabah atau relevansi penerbitan fatwa.

“Satu harus ada pelaporan, yang kedua harus ada munasabahnya, artinya ada relevansinya gak orang pergi ke Israel, jika ada fatwa larangannya seperti apa. Jadi itu wilayah fatwa apa bukan, artinya harus didiskusikan,” paparnya.

Tetapi, jika sudah ada permintaan dari masyarakat, Kyai Ma’ruf mengungkapkan akan permintaan itu. Namun hasilnya kajian nantinya belum tentu dinyatakan sebagai fatwa karena bisa saja permintaan itu disalurkan MUI dalam bentuk himbauan, rekomendasi atau tausiah.

BACA JUGA  Di Jogokariyan, Cucu Rasulullah Ini Minta Pengajian Dipermudah dan Masjid Dimakmurkan

“Tidak semua persoalan harus diselesaikan MUI dengan fatwa, ada yang sifatnya himbauan, rekomendasi, tausiyah, ada fatwa. Jadi lihat-lihat apakah yang tepatnya dengan fatwa, himbauan atau rekomendasi, apakah itu wilayahnya MUI,” jelasnya.

Fahri sempat mengusulkan MUI segera mengeluarkan fatwa larangan bagi WNI muslim menyambangi wilayah Israel. Usulan tersebut menanggapi polemik kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf ke Israel.

Lawatan Yahya Chalil Staquf ke Israel telah menuai kecaman baik di Indonesia maupun Palestina. Meski mengklaim kunjungan itu atas nama pribadi, banyak kalangan yang menyayangkan kedatangan Yahya Staquf di saat Israel membunuh pengunjuk rasa Palestina di Jalur Gaza. Menurut data Kementerian Kesehatan Palestina, Israel telah menewaskan lebih dari 120 jiwa sejak 30 Maret 2017 dan 3.700 lainnya luka-luka.

“Untuk menghindari terjadinya peristiwa sama, MUI perlu mengeluarkan fatwa haram mengunjungi Israel. Sebab, kunjungan itu melanggar komitmen kebangsaan kita untuk memerdekakan Palestina,” kata Fahri lewat pesan singkat yang diterima wartawan, Kamis (14/06/2018) seperti dikutip dari CNN.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Komandan Tinggi Pemberontak Syiah Hutsi Tewas dalam Bentrokan di Hudaidah

Brigadir Jenderal Ibrahim Mohammed Al-Moutawkel pernah berlatih militer di Iran selama 10 tahun

Kamis, 14/06/2018 20:50 0

News

Dompet Dhuafa Tebar Zakat Fitrah Hingga Pelosok Negeri

Pada Ramadhan 1439 H Dompet Dhuafa akan menyalurkan zakat fitrah kepada 15.000 mustahik

Kamis, 14/06/2018 19:45 0

Artikel

Tanda-tanda Diterimanya Amal di Bulan Ramadhan

Ramadhan sudah akan meninggalkan kita. Musim dilipatgandakannya amalan sudah selesai. Ramadhan tahun ini sudah menyelesaikan tugasnya dalam mendidik kita. namun, berhasilkah kita dalam madrasah Ramadhan tahun ini? Sudahkah amal Ramadhan kita diterima oleh Allah?

Kamis, 14/06/2018 16:13 0

Fikih

Hukum Membaca Al-Quran di Kuburan

Ziarah ke kuburan sudah menjadi tradisi masyarakat kita setiap kali menjelang lebaran. Biasanya, selain membersihkan makam dan berdoa, mereka juga sering meyertakannya dengan membaca Al-Qur’an Surat Yasin.

Kamis, 14/06/2018 13:00 0

Fikih

Amalan-amalan Sunnah di Hari Idul Fitri

Idul Fitri adalah hari raya bagi umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa. Agar nilai pahala di Idul Fitri berlipat ganda, berikut beberapa amalan sunnah yang perlu kita amalkan

Kamis, 14/06/2018 12:36 0

Arab Saudi

OKI Kutuk Partisipan Acara Israel

Sekretariat Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Dr. Yusuf Al Utsaimin mengutuk pihak-pihak yang berpatisipasi dalam konferensi Israel di Al-Quds

Rabu, 13/06/2018 16:25 0

Asia

Usai Temui Kim Jong-Un, Trump Batalkan Latihan Perang Bersama Korsel

Trump mengatakan latihan militer gabungan itu "provokatif"—meskipun AS telah berulang kali menegaskan pentingnya latihan itu diadakan. Perkataan Trump menimbulkan indikasi bahwa sekutu-sekutu AS tidak diberitahu mengenai pembatalan latihan

Rabu, 13/06/2018 16:00 0

Artikel

Agar Silaturahim Idul Fitri Berbuah Pahala

Ramadan akan segera pergi, datangnya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi. Salah satu ibadah yang lazim dilakukan di tanah air adalah berkunjung dan bersilaturahim kepada sanak kerabat.

Rabu, 13/06/2018 15:33 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Pemerintahan Islam dan Negara Modern

Modernitas negara-bangsa, menurut Wael Hallaq, telah merampas dan memangkas dinamika syariat sebagaimana yang tampak pada masa sebelum negara-negara Islam jatuh dalam kontrol dan dominasi Barat pada abad 18 hingga paruh pertama abad 20.

Rabu, 13/06/2018 15:08 0

Video Kajian

Empat Golongan yang Diberi Nikmat Mutlak

KIBLAT.NET – Empat Golongan yang Diberi Nikmat Mutlak. Allah Maha Pemurah. Dia memberikan karunia dan...

Rabu, 13/06/2018 15:04 0

Close