... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sejak 30 Maret, Israel Bunuh 135 Warga Palestina

Foto: Demo Palestina di Jalur Gaza.

KIBLAT.NET, Al Quds- Sejak dimulainya aksi Great March of Return pada 30 Maret 2018 lalu, total warga Palestina yang dibunuh Israel mencapai 135 jiwa. Laporan itu dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Palestina, WAFA pada Ahad (10/06/2018), dari 135 jumlah korban, 127 diantaranya tewas saat aksi protes di Jalur Gaza. Angka itu termasuk empat orang lainnya yang ditembak mati Israel pada Jumat 7 Juni 2018 lalu.

Selain itu, laporan Kementerian Kesehatan Palestina juga mengungkap jumlah korban luka. Angka disebutkan tidaklah sedikit, dalam waktu kurang dari tiga bulan Israel telah mencederai 14.700 korban mulai dari luka ringan, parah hingga korban serangan gas.

Sementara itu, aksi protes Great March of Return yang digelar setiap hari Jumat, telah memasuki pekan kesebelas. Jumat lalu Israel telah menewaskan 4 pengunjuk rasa dan mencederai 618 korban termasuk 48 anak-anak dan 20 wanita.

Aksi Great March of Return digelar di perbatasan Gaza-Israel. Massa menuntut Israel mengembalikan wilayah yang direbut saat berdirinya Israel tahun 1948 yang mengakibatkan ratusan ribu penduduk Palestina mengungsi. Aksi itu kemudian diperparah dengan adanya keputusan Amerika Serikat yang memindahkan kedutaan besarnya untuk Israel ke Al-Quds.

Sayangnya, Israel merespon aksi Great March of Return dengan cara brutal. Mereka tak segan menembak orang-orang yang berada di lokasi aksi, termasuk paramedis dan jurnalis. Menurut laporan Kemenkes Palestina, dari totol korban jiwa dua diantara adalah paramedis dan lima wartawan turut mengalami luka.

BACA JUGA  Ratusan Yahudi Israel Serbu Al-Aqsha di Hari Yom Kippur

Sumber: WAFA
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BMH Jatim Gelar Buka Puasa Bareng di Kampung Muallaf Tengger

Kali ini BMH Perwakilan Jawa Timur pada Jumat (08/06/2018) menyalurkan bantuan berupa 500 paket sembako untuk warga di Kampung Muallaf Suku Tengger,

Ahad, 10/06/2018 08:05 0

Indonesia

MA Tolak Kasasi Alfian Tanjung, Pengacara Ungkap Kejanggalan

Alfian dijerat 2 tahun penjara karena menyebut Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sebagai antek Partai Komunis Indonesia

Ahad, 10/06/2018 07:01 0

Indonesia

Mudahkan Identifikasi, Koper dan Paspor Jemaah Haji Diberi Tanda Warna

Satu lagi terobosan layanan Kementerian Agama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Tahun ini, koper dan paspor jemaah akan diberi tanda warna.

Sabtu, 09/06/2018 20:35 0

Indonesia

Tengku Zulkarnain: Penuhi Panggilan Israel Lukai Rakyat Palestina

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Tengku Zulkarnain mengecam jika ada tokoh umat Islam Indonesia yang datang ke Israel. Menurutnya, tindakan tersebut menghianati undang-undang dasar 1945.

Sabtu, 09/06/2018 20:27 0

Indonesia

PBNU: Kehadiran Gus Yahya ke Israel Atas Nama Pribadi

Ketua PBNU H Robikin Emhas mengatakan bahwa kedatangan Katib Aam PBNU Yahya Staquf tidak mewakili PBNU. Ia menyatakan bahwa kehadiran itu atas nama pribadi.

Sabtu, 09/06/2018 18:00 0

Indonesia

Beredar Undangan Israel untuk Gus Yahya Jadi Pembicara di Tel Aviv

Katib Aam PBNU KH Yahya Chalil Staquf berencana untuk datang ke Israel. Kedatangan itu memenuhi undangan dari The Israel Council on Foreign Relations menjadi pembicara.

Sabtu, 09/06/2018 16:53 0

Indonesia

Solidaritas Palestina Dituding Penyebab Terorisme, Ini Jawaban ACT

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut bahwa solidaritas terhadap Palestina adalah salah satu penyebab terorisme. Menjawab hal itu, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap mengungkapkan bahwa sejarah bangsa Indonesia masih memiliki hutang kepada Palestina.

Sabtu, 09/06/2018 16:25 0

Indonesia

Hanya Berbekal 2 Pucuk Senjata, Ali Kalora Lanjutkan Perjuangan Santoso

Ali juga berpesan kepada para pendukungnya agar jangan pernah berpikir untuk negosiasi ataupun menyerah. Ia mengungkapkan kondisi kelompok MIT yang hanya memiliki dua pucuk senapan melawan aparat yang beribu-ribu jumlahnya, tapi masih berjuang sampai saat ini.

Sabtu, 09/06/2018 16:13 1

Indonesia

Dari Hutan Poso, Mujahidin Indonesia Timur Rilis Video Berdurasi 2 Menit

Sejak kematian Santoso pada Juli 2016, lama tidak terdengar kabar dari Mujahidin Indonesia Timur. Kelompok yang dimasukkan ke daftar teroris oleh pemerintah Indonesia ini muncul lagi dengan sebuah tayangann video yang beredar di media sosial

Sabtu, 09/06/2018 15:52 0

Opini

Matinya Keadilan, Suburnya Kediktatoran

Tidak heran bila masyakat menganggap rezim Jokowi begitu represif dan otoriter. Hal ini bisa dilihat dari penonaktifan seorang Guru Besar Fakultas Hukum dari UNDIP, Prof Suteki. Saat ini, Beliau menghadapi sidang kode etik atas dugaan keterkaitannya dalam HTI, sehingga pihak kampus memberhentikannya sementara dari jabatan Ketua Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum, Ketua Senat Fakultas Hukum, dan Anggota Senat Akademik.

Sabtu, 09/06/2018 15:35 0

Close