... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dari Hutan Poso, Mujahidin Indonesia Timur Rilis Video Berdurasi 2 Menit

Foto: Ali Kalora (tengah), pemimpin Mujahidin Indonesia Timur pengganti Santoso.

KIBLAT.NET, Poso – Sejak kematian Santoso pada Juli 2016, lama tidak terdengar kabar dari Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Kelompok yang dimasukkan ke daftar teroris oleh pemerintah Indonesia ini muncul lagi dengan sebuah tayangan video yang beredar di media sosial dan grup Whatsapp.

Video berdurasi 2 menit ini berisi ajakan dan komentar dari Ali Kalora pimpinan MIT pengganti Santoso ajakan itu disampaikan untuk pendukung MIT. Dalam video tersebut, Ali Kalora menyampaikan bahwa mereka sampai saat ini tetap eksis dan terus berjuang walau hanya dengan dua pucuk senjata mereka bersabar dan terus istiqomah.

“Segala puji bagi Allah yang masih menguatkan mujahidin di bumi Poso yang tetap teguh dengan dua senapan diatas medan jihad Poso melawan tirani thogut durjana sampai Allah menerima kita gugur sebagai syuhada atau Allah memberikan kita tamkin, InsyaAllah,” ungkap Ali Kalora dalam video tersebut.

Selanjutnya, Ali Kalora berpesan  terhadap kejadian insiden Mako Brimob yang baru terjadi beberapa bulan yang lalu. Ali Kalora mengatakan kepada pendukungnya bahwa jangan pernah ada negosiasi atau menyerah kepada musuh-musuh dan tunaikan hak pedang kepada musuh.

“Saudaraku jangan antum pernah berpikir untuk negosiasi ataupun menyerah kepada para thogut. Antum bayangkan akhi kita di sini hanya dengan dua pucuk senapan melaawan thogut yang beribu-ribu tapi Allah masih teguhkan kita di atas medan jihad ini sampai saat ini. Antum memiliki ghonimah (harta rampasan, pen) yang banyak dan peluru lawan mereka, pukul mereka.

BACA JUGA  Kasus Bos PT Indaco Urung Dibawa ke Pengadilan, Orang Tua Korban Tuntut Keadilan

Di akhir video, Ali Kalora berpesan jika menghadapi musuh yang banyak maka perbaharuilah tawakal kepada Allah dan mintalah pertolongan-Nya.

 

Kontributor: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Matinya Keadilan, Suburnya Kediktatoran

Tidak heran bila masyakat menganggap rezim Jokowi begitu represif dan otoriter. Hal ini bisa dilihat dari penonaktifan seorang Guru Besar Fakultas Hukum dari UNDIP, Prof Suteki. Saat ini, Beliau menghadapi sidang kode etik atas dugaan keterkaitannya dalam HTI, sehingga pihak kampus memberhentikannya sementara dari jabatan Ketua Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum, Ketua Senat Fakultas Hukum, dan Anggota Senat Akademik.

Sabtu, 09/06/2018 15:35 0

Artikel

Apakah Terorisme Negara Hanya Mitos?

Karena teror negara adalah masalah dunia yang utama dan terus tumbuh. Negara sekecil apapun lebih mempunyai kekuatan untuk melakukan teror dibanding organisasi teroris non-negara paling terampil sekalipun. Dan sejak perang dunia II hingga hari ini, kita masih terus menyaksikan berbagai teror yang disponsori negara terhadap etnis tertentu ataupun kelompok politik tertentu, dan mengakibatkan kematian

Sabtu, 09/06/2018 15:18 0

Opini

Di Balik ‘Manuver’ Israel Melarang Wisatawan Berpaspor Indonesia

Kebijakan ini disebut sebagai tindakan balasan atas pelarangan warga Israel berkunjung ke Indonesia setelah kekerasan yang dilakukan tentara Israel kepada warga Palestina.

Sabtu, 09/06/2018 14:57 0

Palestina

(Foto) Ketika Tabung Gas Air Mata Israel Menancap di Wajah Abu Sabla

KIBLAT.NET, Gaza- Seorang pengunjuk rasa Palestina tak kuasa menahan sakit akibat tabung gas air mata...

Sabtu, 09/06/2018 06:38 0

Palestina

Kenakan Rompi Mendiang Putrinya, Ibunda Razan Al Najjar Jadi Relawan Medis

Ibunda mendiang Razan Al Najjar pada Jumat (08/06/2018) ikut menjadi sukarelawan medis, mengobati pengunjuk rasa yang terluka di perbatasan Gaza.

Sabtu, 09/06/2018 05:50 0

Arab Saudi

Pengadilan Saudi Vonis Mati Empat Sel Teroris Iran

"Para teroris dilatih di kamp-kamp di Iran dan berencana untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka," tambah media itu.

Jum'at, 08/06/2018 16:50 0

Australia

Pasukan Australia Dilaporkan Terlibat Kejahatan Perang di Afghanistan

Penyelidikan, yang dilaporkan oleh Fairfax Media menyebutkan, beberapa tentara Australia terlibat dalam kekerasan yang tidak sah dan ilegal selama operasi yang mengabaikan HAM.

Jum'at, 08/06/2018 16:16 0

Amerika

Pentagon Berencana Kurangi Jumlah Pasukan Khusus di Afrika

Para pejabat Pentagon dilaporkan tengah berdebat di internal mereka mengenai seberapa besar kekuatan pasukan khusus AS yang harus dikerahkan di Afrika.

Jum'at, 08/06/2018 15:45 0

Asia

Proyek Melayu Raya Gagas Bantuan Pakaian Baju Melayu untuk Kaum Dhuafa di Patani

Untuk itu, digagaslah sebuah proyek bernama Proyek Melayu Raya yang diselenggarakan oleh tim Persatuan Pengukir Malaysia. Proyek tersebut membawa amanah rakyat Malaysia berupa pakaian baju Melayu telah memberikan langsung bantuan untuk anak yatim dan fakir miskin di Patani dengan bekerjasama dengan In-South Patani, yang telah berlangsung pada Sabtu (26/5) lalu di Rumah Nusantara.

Jum'at, 08/06/2018 14:52 0

Amerika

Batalkan Pertandingan Lawan Israel, Argentina Dipuji Hamas

Anggota Biro Politik Hamas, Husam Badran memuji keputusan tim sepak bola nasional Argentina.

Jum'at, 08/06/2018 14:46 0

Close