... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Saudi Cs ke Hudaida Ancam Kehidupan Penduduk Yaman

Foto: Seorang wanita Yaman bersama anaknya di sebuah kamp pengungsian di Sanaa (foto: REUTERS)

KIBLAT.NET, Hudaida- Koalisi Arab Saudi dikabarkan telah mendekati kota pelabuhan Hudaida di Yaman. Banyak pihak yang khawatir akan terjadi pertempuran besar, mengingat barisan kelompok Hutsi menguasai daerah itu.

Peringatan datang dari lembaga-lembaga HAM internasional, mengatakan bahwa serangan Saudi ke Hudaida dapat merusak garis kehidupan di Yaman. Pasalnya, pelabuhan Hudaida saat ini menjadi satu-satunya akses utama bantuan kemanusiaan untuk sipil Yaman.

Lembaga bantuan mengatakan itu adalah lokasi kota di Laut Merah yang membuatnya menjadi hadiah strategis. Jika koalisi yang dipimpin Saudi mengambil alih, itu akan secara efektif mengendalikan garis hidup paling vital Yaman dan pintu gerbang utama untuk impor pasokan bantuan dan barang-barang komersial.

Menurut Jan Egeland, Sekretaris Jenderal Dewan Pengungsi Norwegia, keberadaan Hudaida di Yaman sama halnya dengan Rotterdam bagi Belanda atau Liverpool bagi Kerajaan Inggris. Di mana, kawasan tersebut menjadi pintu masuk makanan untuk penduduk setempat.

“Ini adalah tempat di mana barang-barang datang ke semua penduduk sipil di Yaman, negara yang pada dasarnya harus mengimpor semua makanan,” kata Egeland kepada Al Jazeera dari ibu kota Norwegia, Oslo.

Ia menjelaskan, serangan koalisi Saudi sangat berpotensi membuat situasi kemanusiaan di Yaman semakin buruk. Mengingat, PBB menyatakan bahwa Yaman adalah negara yang dilanda krisis kemanusiaan terparah saat ini.

“Dalam banyak hal, Yaman saat ini adalah negara di Bumi dengan jumlah tertinggi orang yang tidak aman pangan dan berada di ambang kelaparan,” tambahnya.

BACA JUGA  BJ Habibie, Profil Muslim Jenius yang Dikhianati

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), sekitar 22.2 juta orang di Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan. Sedangkan 90% makanan Yaman dan obat-obatan diimpor melalui Hudaida.

“Kita harus menghindari perang dengan segala cara di Hudaida, bukan hanya karena ratusan ribu orang yang akan terjebak dalam baku tembak tetapi juga karena pelabuhan akan hancur dan garis hidup akan hancur,” tutupnya.

Hudaida terletak sekitar 230 km dari ibukota Sanaa, yang saat ini diduduki oleh pemberontak Hutsi. Hudaida adalah kota ketiga terbesar di Yaman dan diperkirakan dihuni oleh 400.000 penduduk.

Arab Saudi bersama negara Teluk lainnya telah meluncurkan serangan ke dataran Yaman sejak 2015 silam, mendukung pemerintah Yaman dan memukul mundur pemberontak Syiah Hutsi. Sebagian besar negara telah menarik pasukan mereka dari koalisi, dengan hanya Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan serangan di Yaman.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kekerasan terhadap Radar Bogor, Pakar Hukum: Langgar Tindak Pidana

Pakar Hukum Unversitas Juanda Bogor Muhammad Taufik menilai kekerasan massa terhadap kantor berita Radar Bogor sebagai bentuk persekusi. Lebih jauh, ia menyatakannya sebagai tindakan premanisme.

Jum'at, 08/06/2018 14:01 0

Indonesia

BNPT Sebut Solidaritas Palestina Sebabkan Terorisme, Fauzi Baadila: Tak Masuk Akal

Fauzi menyatakan bahwa teroris sesungguhnya adalah Israel dan Amerika, karena merekalah yang telah menjajah dan merebut tanah Palestina. Ia meminta BNPT untuk meninjau kembali pernyataan itu, karena sangat tidak logis.

Jum'at, 08/06/2018 13:01 2

Video Kajian

Musibah Terbesar yang Tak Disadari

Musibah Terbesar yang Tak Disadari. Misalnya, musibah padinya diserang hama, anggota keluarganya meninggal, ia bisa melihat dan tahu, sehingga ada respon yang mengikutinya. Namun, ada musibah yang kadang-kadang tidak disadari oleh seseorang. Simak penjelasannya!

Jum'at, 08/06/2018 11:00 0

Indonesia

Dimasukkan Daftar Teroris, Pria Tasikmalaya Ini Ajukan Protes

Rido Ramdan Sumantri keberatan namanya dimasukkan dalam daftar teroris oleh sebuah lembaga pengamat. Namanya disebut ketika muncul kabar teroris dari berbagai daerah akan melakukan aksi pasca bentrok di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Jum'at, 08/06/2018 10:16 0

Indonesia

Fahri Hamzah: THR Jadi Manuver Politik Pusat, Kasihan Rakyat Jadi Korbannya

Menurut Fahri, perubahan alokasi anggaran ditingkat pusat itu tidak mengikat APBD, yang memiliki mekanisme tersendiri yang independen dari pemerintah pusat.

Kamis, 07/06/2018 17:30 0

Indonesia

Tahan Api, Gelang Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Ada Kode QR

Gelang jemaah haji Indonesia tahun ini dilengkapi dengan QR Code.

Kamis, 07/06/2018 17:13 0

Indonesia

Respon Fahri Hamzah Saat Solidaritas Palestina Disebut Sebabkan Terorisme

Menurut Fahri Hamzah statemen tersebut sama dengan mengkhianati mandat presiden pertama RI Ir. Soekarno.

Kamis, 07/06/2018 16:16 0

Indonesia

PUSHAMI: Penangkapan Imam Bahri oleh Densus 88 Salah Prosedur

Pengacara Sri Hartati dari PUSHAMI, Aziz Yanuar menegaskan bahwa penangkapan suami kliennya telah cacat prosedur. Sebab, penangkapan Imam Bahri tidak disertai dengan surat penangkapan.

Kamis, 07/06/2018 15:40 0

Suara Pembaca

Semarak Senyum Lebaran Solidaritas Muslim 2018

KIBLAT.NET, Sukoharjo – Alhamdulillah, atas izin Allah santunan Senyum Lebaran 2018 sementara terlaksana di dua...

Kamis, 07/06/2018 15:15 0

Indonesia

Gandeng ACT, Pemprov DKI Gelar Bukber dengan Warga Membutuhkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengadakan program Kegiatan Berbuka Bersama Jakarta Bahagia Semua Kebagian Berkahnya (BBJB SKB).

Kamis, 07/06/2018 14:55 0

Close