... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengadilan Saudi Vonis Mati Empat Sel Teroris Iran

Foto: Bendera Arab Saudi

KIBLAT.NET, Riyadh – Pengadilan Saudi telah menghukum mati empat orang karena diduga memiliki hubungan dengan Iran.

Dikutip Al-Jazeera, Jumat (08/06/2018), keempatnya bersalah karena berkonspirasi untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka Sunni di negara Teluk.

“Pengadilan pidana telah menjatuhkan hukuman mati kepada empat teroris karena membentuk sel bagi Iran,” kata televisi al-Ekhbariya milik negara.

“Para teroris dilatih di kamp-kamp di Iran dan berencana untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka,” tambah media itu.

Menurut media yang berafiliasi dengan pemerintah, mereka melakukan perjalanan ke Iran dengan visa pariwisata dan menerima pelatihan dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Ketegangan Saudi dan Iran meningkat pada 2016 menyusul eksekusi terhadap pemimpin Syiah Nimr al-Nimr bersama 46 lainnya karena mendukung terorisme.

Kematian Nimr memicu protes di sejumlah negara, termasuk Iran. Para demonstran masuk ke kedutaan Saudi dan melakukan pembakaran, sehingga membuat Riyadh memutuskan hubungan dengan Teheran.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemerintah Awasi Kampus, KSHUMI: Representasikan Sistem Otoritarian

Ketua Umum Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa langkah Menristekdikti menciderai HAM.

Jum'at, 08/06/2018 16:44 0

Indonesia

Indonesia Bersaing dengan Maladewa untuk Jadi Anggota DK PBB

Indonesia hari ini (08/06/2018) akan melewati voting atau pemilihan untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB)

Jum'at, 08/06/2018 15:23 0

Indonesia

Pakar Hukum: Penonaktifan Jabatan Prof Suteki Tidak Sah Demi Hukum

Perlu diketahui, Univeritas Diponogoro (UNDIP) Semarang Prof Suteki mengajar Pancasila selama 24 tahun menjadi salah satu staf yang diduga anti-NKRI. Lantaran salah satu penyebabnya yaitu postingan Prof Suteki di akun Facebook-nya terkait khilafah.

Jum'at, 08/06/2018 15:11 0

Indonesia

Kekerasan terhadap Radar Bogor, Pakar Hukum: Langgar Tindak Pidana

Pakar Hukum Unversitas Juanda Bogor Muhammad Taufik menilai kekerasan massa terhadap kantor berita Radar Bogor sebagai bentuk persekusi. Lebih jauh, ia menyatakannya sebagai tindakan premanisme.

Jum'at, 08/06/2018 14:01 0

Indonesia

BNPT Sebut Solidaritas Palestina Sebabkan Terorisme, Fauzi Baadila: Tak Masuk Akal

Fauzi menyatakan bahwa teroris sesungguhnya adalah Israel dan Amerika, karena merekalah yang telah menjajah dan merebut tanah Palestina. Ia meminta BNPT untuk meninjau kembali pernyataan itu, karena sangat tidak logis.

Jum'at, 08/06/2018 13:01 2

Video Kajian

Musibah Terbesar yang Tak Disadari

Musibah Terbesar yang Tak Disadari. Misalnya, musibah padinya diserang hama, anggota keluarganya meninggal, ia bisa melihat dan tahu, sehingga ada respon yang mengikutinya. Namun, ada musibah yang kadang-kadang tidak disadari oleh seseorang. Simak penjelasannya!

Jum'at, 08/06/2018 11:00 0

Indonesia

Dimasukkan Daftar Teroris, Pria Tasikmalaya Ini Ajukan Protes

Rido Ramdan Sumantri keberatan namanya dimasukkan dalam daftar teroris oleh sebuah lembaga pengamat. Namanya disebut ketika muncul kabar teroris dari berbagai daerah akan melakukan aksi pasca bentrok di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Jum'at, 08/06/2018 10:16 0

Indonesia

Fahri Hamzah: THR Jadi Manuver Politik Pusat, Kasihan Rakyat Jadi Korbannya

Menurut Fahri, perubahan alokasi anggaran ditingkat pusat itu tidak mengikat APBD, yang memiliki mekanisme tersendiri yang independen dari pemerintah pusat.

Kamis, 07/06/2018 17:30 0

Indonesia

Tahan Api, Gelang Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Ada Kode QR

Gelang jemaah haji Indonesia tahun ini dilengkapi dengan QR Code.

Kamis, 07/06/2018 17:13 0

Indonesia

Respon Fahri Hamzah Saat Solidaritas Palestina Disebut Sebabkan Terorisme

Menurut Fahri Hamzah statemen tersebut sama dengan mengkhianati mandat presiden pertama RI Ir. Soekarno.

Kamis, 07/06/2018 16:16 0

Close