... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemerintah Awasi Kampus, KSHUMI: Representasikan Sistem Otoritarian

Foto: Ketua KSHUMI, Chandra Purna Irawan

KIBLAT.NET, Jakarta- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir akan meminta rektor di seluruh perguruan tinggi untuk mendata nomor handphone dan media sosial mahasiswa hingga dosen dalam rangka mencegah radikalisme di kampus.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa langkah Menristekdikti menciderai HAM. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan negara yang menganut sistem otoritarian.

“Upaya yang dilakukan Pemerintah melalui Menristekdikti dengan mengawasi kampus, dosen dan mahasiswa telah mencederai, merusak dan mengambil Hak Asasi Manusia (HAM). Sikap ini merepresentasikan negara dijalankan dalam sistem otoritarian,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Rabu (08/06/2018).

Atas tindakan Menristekdikti tersebut, KSHUMI juga telah melapor ke Komnas HAM. Ia meminta kepada Komnas HAM untuk melakukan teguran kepada pemerintah agar tidak melakukan pembunuhan karakter terhadap intelektual yang kritis.

“Namun, dengan menciptakan kultur dialektika wacana publik yang lebih egaliter dan adil, sehingga akan lebih mencerdaskan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kampus adalah lembaga sivitas akademika, tempat mendiskusikan berbagai disiplin ilmu dan sudut pandang. Menurutnya, kampus memiliki kebebasan mimbar akademik dan wibawa keilmuan untuk menyatakan secara terbuka atas berbagai wacana, ideologi, ilmu pengetahuan dan persoalan-persoalan masyarakat dan negara.

“Maka seharusnya jika ada permasalahan di kampus, penyelesaiannya dengan diskusi dan tukar pikiran. Bukan malah mengawasi sosial media,” ucapnya.

BACA JUGA  Sudah Sepekan Api Abadi Mrapen Padam

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Australia

Pasukan Australia Dilaporkan Terlibat Kejahatan Perang di Afghanistan

Penyelidikan, yang dilaporkan oleh Fairfax Media menyebutkan, beberapa tentara Australia terlibat dalam kekerasan yang tidak sah dan ilegal selama operasi yang mengabaikan HAM.

Jum'at, 08/06/2018 16:16 0

Amerika

Pentagon Berencana Kurangi Jumlah Pasukan Khusus di Afrika

Para pejabat Pentagon dilaporkan tengah berdebat di internal mereka mengenai seberapa besar kekuatan pasukan khusus AS yang harus dikerahkan di Afrika.

Jum'at, 08/06/2018 15:45 0

Asia

Proyek Melayu Raya Gagas Bantuan Pakaian Baju Melayu untuk Kaum Dhuafa di Patani

Untuk itu, digagaslah sebuah proyek bernama Proyek Melayu Raya yang diselenggarakan oleh tim Persatuan Pengukir Malaysia. Proyek tersebut membawa amanah rakyat Malaysia berupa pakaian baju Melayu telah memberikan langsung bantuan untuk anak yatim dan fakir miskin di Patani dengan bekerjasama dengan In-South Patani, yang telah berlangsung pada Sabtu (26/5) lalu di Rumah Nusantara.

Jum'at, 08/06/2018 14:52 0

Amerika

Batalkan Pertandingan Lawan Israel, Argentina Dipuji Hamas

Anggota Biro Politik Hamas, Husam Badran memuji keputusan tim sepak bola nasional Argentina.

Jum'at, 08/06/2018 14:46 0

Yaman

Serangan Saudi Cs ke Hudaida Ancam Kehidupan Penduduk Yaman

serangan Saudi ke Hudaida dapat merusak garis kehidupan di Yaman. Pasalnya, pelabuhan Hudaida saat ini menjadi satu-satunya akses utama bantuan kemanusiaan untuk sipil Yaman.

Jum'at, 08/06/2018 14:31 0

Suriah

Idlib Kembali Dihujani Serangan Udara Rusia

Kawasan pemukiman di Zardana, Idlib pada Kamis (07/06/2018) dihujani serangan udara oleh Rusia. Laporan sementara, 18 sipil tewas dan lebih dari 70 orang lainnya mengalami luka-luka.

Jum'at, 08/06/2018 13:29 0

Palestina

Argentina Ogah Lawan Israel, Setelah Diprotes Aktivis Pro-Palestina

Argentina Ogah Lawan Israel, Setelah Diprotes Aktivis Pro-Palestina. Argentina telah membatalkan pertandingan pemanasan Piala Dunia terakhir mereka melawan Israel. Merespon pembatalan itu, Israel kecewa.

Jum'at, 08/06/2018 11:38 0

Video Kajian

Musibah Terbesar yang Tak Disadari

Musibah Terbesar yang Tak Disadari. Misalnya, musibah padinya diserang hama, anggota keluarganya meninggal, ia bisa melihat dan tahu, sehingga ada respon yang mengikutinya. Namun, ada musibah yang kadang-kadang tidak disadari oleh seseorang. Simak penjelasannya!

Jum'at, 08/06/2018 11:00 0

Palestina

Tentara Israel Gagal Atasi Serangan “Layang-layang Api” Pejuang Gaza

Pejuang Palestina terus menggunakan “layang-layang api” untuk menyerang perkebunan Israel. Senjata sederhana itu telah membakar ratusan hektar perkebunan Israel. Tentara Israel pun dinilai gagal menghadapi serangan tersebut.

Jum'at, 08/06/2018 09:49 0

Rusia

Putin: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan dari Suriah

Putin telah melakukan perjalanan ke Suriah pada bulan Desember dan mengumumkan penyelesaian misi Rusia dan memerintahkan dimulainya penarikan "sebagian besar" pasukannya.

Jum'at, 08/06/2018 08:08 0

Close
CLOSE
CLOSE