... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kekerasan terhadap Radar Bogor, Pakar Hukum: Langgar Tindak Pidana

Foto: Pakar Hukum Unversitas Juanda Bogor Muhammad Taufik

KIBLAT.NET, Sukoharjo – Pakar Hukum Unversitas Juanda Bogor Muhammad Taufik menilai kekerasan massa terhadap kantor berita Radar Bogor sebagai bentuk persekusi. Lebih jauh, ia menyatakannya sebagai tindakan premanisme.

“Cara tersebut merupakan tindakan persekusi yang merupakan tindakan main hakim sendiri dengan memaki-maki menganiaya staf redaksi Bogor dan merusak fasilitas milik redaksi Radar Bogor,” ungkapnya dalam konferensi pers dengan awak media seusai acara buka bersama dengan anggota Peradi Sukoharjo di Hotel Aziza pada Kamis (07/06/2018).

Kekerasan oleh sekelompok massa yang diduga anggota PDIP terhadap Radar Bogor dipicu tulisan berjudul ‘Ongkang-ongkang kaki dapat 112 juta’ terkait gaji kepala BPIP. Menurut Taufik, para pelaku telah melanggar tindak pidana pengancaman, penganiayaan dan pengeroyokan dalam KUHP pasal 368, Pasal 351 dan pasal 170. Sedangkan perusakan alat-alat kantor merupakan bentuk pelanggaran pasal 406 ayat 1 KUHP.

“Jadi polisi bisa bertindak tanpa harus ada laporan atau pengaduan dari korban sebagai upaya penerapan process of law. Ini merupakan salah satu ciri dalam negara hukum di Indonesia,” ujarnya.

Taufik menegaskan tindakan itu juga dapat mengancam kebebasan pers. Seharusnya massa simpatisan PDIP yang merasa dirugikan atas pemberitaan Radar Bogor melakukan dengan upaya somasi atau membuat pengaduan ke Dewan Pers selaku lembaga yang berwenang memberikan sanksi kode etik kepada jurnalis.

“Lembaga pemberitaan pers sangatlah dilindungi di Indonesia dalam menjalankan tugasnya untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, menyebarluaskan gagasan dan informasi diatur didalam pasal 4 UU 40 tahun 1999 tentang pers,” pungkasnya.

BACA JUGA  Covid-19 Meningkat, Menag Minta Umat Patuhi Aturan Pemerintah

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Idlib Kembali Dihujani Serangan Udara Rusia

Kawasan pemukiman di Zardana, Idlib pada Kamis (07/06/2018) dihujani serangan udara oleh Rusia. Laporan sementara, 18 sipil tewas dan lebih dari 70 orang lainnya mengalami luka-luka.

Jum'at, 08/06/2018 13:29 0

Palestina

Argentina Ogah Lawan Israel, Setelah Diprotes Aktivis Pro-Palestina

Argentina Ogah Lawan Israel, Setelah Diprotes Aktivis Pro-Palestina. Argentina telah membatalkan pertandingan pemanasan Piala Dunia terakhir mereka melawan Israel. Merespon pembatalan itu, Israel kecewa.

Jum'at, 08/06/2018 11:38 0

Video Kajian

Musibah Terbesar yang Tak Disadari

Musibah Terbesar yang Tak Disadari. Misalnya, musibah padinya diserang hama, anggota keluarganya meninggal, ia bisa melihat dan tahu, sehingga ada respon yang mengikutinya. Namun, ada musibah yang kadang-kadang tidak disadari oleh seseorang. Simak penjelasannya!

Jum'at, 08/06/2018 11:00 0

Palestina

Tentara Israel Gagal Atasi Serangan “Layang-layang Api” Pejuang Gaza

Pejuang Palestina terus menggunakan “layang-layang api” untuk menyerang perkebunan Israel. Senjata sederhana itu telah membakar ratusan hektar perkebunan Israel. Tentara Israel pun dinilai gagal menghadapi serangan tersebut.

Jum'at, 08/06/2018 09:49 0

Rusia

Putin: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan dari Suriah

Putin telah melakukan perjalanan ke Suriah pada bulan Desember dan mengumumkan penyelesaian misi Rusia dan memerintahkan dimulainya penarikan "sebagian besar" pasukannya.

Jum'at, 08/06/2018 08:08 0

Yaman

Palang Merah Tarik Puluhan Petugas Warga Asing dari Yaman

Mereka kerap menerima ancaman bahkan pembunuhan. Keamanan adalah syarat utama yang harus dipenuhi untuk tetap bisa bekerja di Yaman

Jum'at, 08/06/2018 07:13 0

Amerika

Bikin Acara Iftar di Gedung Putih, Trump Tak Undang Kelompok Muslim

Tidak ada daftar tamu undangan dari perwakilan organisasi Muslim Amerika terkemuka, yang telah memprotes kebijakan Islamofobia dan 'Travel Ban' Trump. Berbagai organisasi itu juga telah memprotes dukungan pemerintah AS untuk Israel.

Kamis, 07/06/2018 19:13 0

Afghanistan

Ashraf Ghani Umumkan Gencatan Senjata dengan Taliban hingga 20 Juni

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada Kamis (07/06/2018) mengumumkan gencatan senjata terhadap gerilyawan Taliban hingga 20 Juni. Namun, gencatan senjata tak berlaku terhadap ISIS.

Kamis, 07/06/2018 18:34 0

Eropa

NATO: Keanggotaan Diperuntukkan Negara Eropa dan AS

NATO pada Rabu (06/06/2018) mengatakan bahwa keanggotaan hanya diperuntukkan bagi Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Kamis, 07/06/2018 18:16 0

Qatar

Qatar Ditolak Jadi Anggota Penuh NATO

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Qatar, Khalid Bin Mohamed Al-Attiyah, menyatakan keinginan negaranya untuk bergabung dengan salah satu aliansi militer terlama, NATO.

Kamis, 07/06/2018 17:47 0

Close