... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sudan Akhiri Hubungan Militer dengan Korut

Foto: Tentara Sudan

KIBLAT.NET, Khortoum – Pemerintah Sudan mengumumkan, Rabu (06/06), memutuskan semua hubungan militer dengan Korea Utara. Ini merupakan pengumumkan yang jarang terjadi dilakukan Khortoum dalam hal ini.

Pengumuman ini datang pada saat Washington sedang berkonfrontasi dengan Korea Utara mengenai program rudal dan nuklirnya. Sementara Sudan masih masuk dalam daftar embargo senjata karena dituduh mensponsori kegiatan terorisme.

“Pemerintah Sudan ingin menekankan bahwa sistem industri pertahanan Sudan ini telah membatalkan semua kontrak yang ditandatangani dengan pihak Republik Demokratik Rakyat Korea, dan mengakhiri hubungan apapun secara langsung atau melalui pihak ketiga,” kata pernyataan Departemen Luar Negeri Sudan, seperti dilansir Reuters.

Keputusan ini, lanjut pernyataan tersebut, bagian dari komitmen Sudan terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan sanksi terhadap Pyongyang.

Dephan tidak menjelaskan sejak kapan hubungan itu rusak atau memberikan rincian tentang sifat hubungan tersebut.

Amerika Serikat pada Oktober mencabut sanksi 20 tahun terhadap Sudan dalam sebuah langkah yang muncul untuk membantu perekonomian negara itu. Akan tetapi, sejak saat itu Sudana justeru tergelincir ke dalam krisis keuangan yang meruntukan nilai pound Sudan. Tak ada peningkatan sedikit pun investasi asing.

Washington mengatakan pada saat itu bahwa Sudan telah membuat kemajuan dalam perang melawan terorisme dan telah menerima janji dari Khartoum untuk tidak menyimpulkan kesepakatan senjata dengan Korea Utara.

BACA JUGA  Uni Afrika Cabut Penangguhan Keanggotaan Sudan

Sampai saat ini, Sudan masih berada dalam daftar negara sponsor terorisme menurut versi AS, bersama dengan Iran dan Suriah. Daftar AS itu melarang penjualan senjata kepada Sudan dan bantuan militer.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

PUSHAMI Adukan Soal Terorisme, Romo Syafii Langsung Telepon Kepala BNPT

Muhammad Syafii lantas menelpon Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Suhardi Alius. Akhirnya, Suhardi Alius mengutus Direktur Penindakan BNPT, Brigjen Pol. Torik Triyono. Pukul 13.3 WIB, Brigjen Torik datang bersama dua stafnya.

Rabu, 06/06/2018 18:00 0

Indonesia

Sidang Penetapan 1 Syawal 1439 H akan Digelar 14 Juni

sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal. Sidang isbat awal Syawal 1439H ini akan digelar pada Kamis, 14 Juni mendatang.

Rabu, 06/06/2018 17:34 0

Indonesia

Arus Mudik Lebaran, Kemenhub Imbau Waspadai Titik Utama Kemacetan

“Perkiraannya ada beberapa titik utama yang menjadi rawan kemacetan di jalur darat. Kita perkirakan daerah yang paling rawan macet adalah Tol Cikampek, Cipali, dan Merak,” jelas Budi melalui rilisnya, Rabu (06/06/2018).

Rabu, 06/06/2018 15:49 0

Video News

Solidaritas Palestina Harusnya Difasilitasi Pemerintah

Solidaritas Palestina Harusnya Difasilitasi Pemerintah. Tuduhan tersebut, menurut anggota DPR-RI, Muhammad Syafi’i, sebagai kekeliruan dari pemerintah. Pemerintah justru seharusnya memfasilitasi masyarakat yang bersemangat untuk peduli terhadap masalah kemanusiaan.

Rabu, 06/06/2018 15:30 0

Profil

Ali Banat, Ketika Kanker Menjadi Hadiah Allah

Di sela-sela keberhasilannya itu, Ali Banat mendapatkan "hadiah" dari Rabb-Nya yang kelak mengubah drastis hidupnya. Ia sendiri yang membahasakan musibah itu menjadi hadiah di dalam kehidupannya.

Rabu, 06/06/2018 15:04 0

Indonesia

Romo Syafii: Isu Terorisme Bisa Disalahgunakan untuk Serang Lawan Politik

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengungkapkan bahwa isu terorisme bisa disalahgunakan. Menurutnya, salah satunya yaitu untuk menyerang lawan politik atau yang mengkritik Pemerintah.

Rabu, 06/06/2018 14:31 0

Khazanah

Empat Kenikmatan Hidup

Al-Hajjaj bin Yusuf bertanya pada Kharim An-Na'im tentang kenikmatan hidup.

Rabu, 06/06/2018 14:00 0

Indonesia

UU Antiterorisme Disahkan, DPR: Tak Perlu Resah Sampaikan Soal Jihad

Anggota Komisi III DPR RI menjelaskan, jika ada seorang teroris melakukan teror bom atas motivasi dari isi kajian seorang mubaligh, maka mubaligh tersebut tidak bisa ditangkap begitu saja. Menurutnya, harus ada pendalaman lebih lanjut.

Rabu, 06/06/2018 13:50 0

Video News

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan. Menurut anggota DPR Komisi III, Muhammad Syafi’i, tuduhan itu merupakan kebablasan dan memalukan. Bagaimana logikanya, simak di sini.

Rabu, 06/06/2018 12:50 0

Indonesia

Tolak HTI Disebut Radikal, Yusril: Mereka Seperti Tasawuf

Pakar Hukum Tata Negara, Prof Yusril Ihza Mahendra berpendapat istilah radikalis ditujukan kepada pihak yang mengkritisi pemerintah

Rabu, 06/06/2018 11:07 1

Close