... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

UU Antiterorisme Disahkan, DPR: Tak Perlu Resah Sampaikan Soal Jihad

Foto: Anggota Komisi III DPR RI, Romo Syafii, oleh: Taufiq iIhaq

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengatakan bahwa setelah UU Antiterorisme disahkan, pihak kepolisian tidak bisa semena-mena menstigma seorang dai atau mubaligh melakukan hasutan untuk kegiatan teror, kemudian melakukan penangkapan.

Ia menjelaskan, jika ada seorang teroris melakukan teror bom atas motivasi dari isi kajian seorang mubaligh, maka mubaligh tersebut tidak bisa ditangkap begitu saja. Menurutnya, harus ada pendalaman lebih lanjut.

“Misalnya A pidato, bukan anggota teroris. Pidato ini kemudian menginspirasi si B di daerah mana, dia bikin bom. Si B ditanya, kenapa bikin bom, terinspirasi dari ceramah si A. Dan si A bukan teroris, kemudian apakah memang pidatonya untuk menggiring orang melakukan tindakan teroris, nggak bisa dibuktikan. Berarti ini nggak benar,” katanya saat ditemui Kiblat.net di ruangannya, Komplek DPR RI, Jakarta pada Selasa (05/06/2018).

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus berhati-hati. Syafii menekankan, polisi memang harus bekerja maksimal, tapi harus berdasarkan hukum. Melanggar aturan hukum, kata dia, aparat juga boleh dihukum.

“Jadi nggak boleh senenaknya aparat mengaitkan sebuah teror dengan pidato si A, kemudian langsung dicokok. Itu abuse of power,” tutur Ketua Panja RUU Terorisme itu.

Selain itu, pria yang akrab dengan sapaan Romo ini juga mengatakan bahwa para dai dan mubaligh tidak perlu resah ketika menyampaikan soal jihad. Ia menegaskan bahwa jihad merupakan ajaran Islam.

BACA JUGA  Polisi Tetapkan 85 Orang Tersangka Kerusuhan Papua

“Jihad ini ajaran Islam ngggak? ajaran Islam. Jihad itu tekad kuat, kerja keras tidak kenal lelah. Kalau ada orang takut dengan kalimat jihad, itu karena dia nggak ngerti. Jadi jangan gara-gara dia bodoh, kemudian curiga dengan kata jihad,” jelasnya.

“Nggak boleh jihad itu sama dengan melarang orang mengamalkan Al-Quran, ini penistaan agama. Jadi khotib sampaikan saja soal jihad,” tukas legislator asal Medan itu.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Keamanan Israel Tangkap Pemuda yang Beribadah di Al-Aqsha

keamanan Israel menangkap sekelompok pemuda yang duduk membaca Al-Quran dengan suara keras di salah satu halaman masjid. .

Rabu, 06/06/2018 13:18 0

Video News

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan. Menurut anggota DPR Komisi III, Muhammad Syafi’i, tuduhan itu merupakan kebablasan dan memalukan. Bagaimana logikanya, simak di sini.

Rabu, 06/06/2018 12:50 0

Afrika

Cerdas, Cara Pemain Timnas Tunisia Segerakan Buka Puasa Meski Kondisi Bertanding

Pemain bola Tunisia telah menyusun rencana cerdas untuk bisa berbuka puasa selama bertanding. Ramadhan ini, mereka melakukan pertandingan persahabatan jelang turnamen Piala Dunia 2018.

Rabu, 06/06/2018 12:50 0

Suriah

Amnesty: Koalisi AS Harus Akui Tewaskan Ratusan Warga Sipil di Raqqah

Amnesty International mendesak AS, Perancis, dan Inggris mengakui pembunuhan yang mereka lakukan terhadap ratusan warga sipil dalam serangan tahun lalu di Raqqah, Suriah.

Rabu, 06/06/2018 11:32 0

Suara Pembaca

Nasib Tak Menentu, Ibu Amih dan Cucunya Hanya Tinggal di Bilik Bambu

Ibu Amih begitulah panggilan sehari-hari nenek berusia tujuhpuluh tahun itu. Di usianya yang semakin senja, nasibnya terbilang jauh dari kata sejahtera.

Rabu, 06/06/2018 10:29 0

Video News

Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor

KIBLAT.NET – Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor. Massa PDIP dilaporkan datang sambil marah-marah, membentak...

Rabu, 06/06/2018 10:05 0

Palestina

“Layang-layang Api”, Senjata Baru Pejuang Gaza Hadapi Israel

Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan mengatakan akan mengerahkan penembak jitu untuk menembak orang-orang yang mengirimkan layang-layang api.

Rabu, 06/06/2018 09:38 1

Arab Saudi

Pertahanan Udara Saudi Cegat Rudal Keenam Hutsi Selama Ramadhan

KIBLAT.NET, Riyadh – Pertahanan udara Saudi, Selasa (05/06), kembali mencegat rudal balistik pemberontak Syiah Hutsi...

Rabu, 06/06/2018 08:54 0

Asia

Meski Dirundung Konflik, Pelajar SMA Pattani Bagi-bagi Takjil di Jalanan

Pelajar dan guru sekolah Siritham Witthaya (Pondok Duku) menggelar kegiatan bakti sosial di bulan Ramadhan di perempatan dan rumah sakit di daerah Bachok Provinsi Narathiwat salah satu provinsi di wilayah selatan Thailand pada senin (04/06/2018)

Selasa, 05/06/2018 22:45 0

Khazanah

3 Alasan Kuat Mengapa Kita Perlu I’tikaf

Ibnu Syihab Az-Zuhri berkata, “Sangat mengherankan umat Islam  yang meningalkan I'tikaf. Padahal Nabi sallallahu laihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya sejak  masuk Madinah sampai Allah cabut nyawanya."

Selasa, 05/06/2018 16:38 0

Close