... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Israel Klaim Penembakan Razan Al-Najjar Tak Disengaja

Foto: Razan Al-Najjar

KIBLAT.NET, Gaza- Militer Israel pada Selasa (06/06/2018) mengatakan bahwa pasukannya tidak sengaja menembak seorang relawan medis Palestina, Razan Al-Najjar. Diketahui, wanita 21 tahun itu akhirnya tewas pada Jumat, 1 Juni 2018 akibat tembakan militer Israel di Khan Yunis, Gaza Selatan.

Insiden penembakan terhadap Razan Al-Najjar telah memicu kemarahan dunia terhadap Israel. Lembaga Bantuan Medis Palestina mengungkapkan bahwa “Razan ditembak saat hendak mencoba memberikan pertolongan pertama kepada seorang pengunjuk rasa yang terluka.”

Seperti dikutip dari Alaraby, Israel dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa temuan awal penyelidikan mengungkapkan bahwa “hanya sebagian kecil peluru yang ditembakkan dalam insiden itu dan tidak ada tembakan yang disengaja atau langsung ditujukan kepada Razan.”

Penembakan terhadap Razan Al-Najjar dikecam oleh warga dunia. Israel diduga telah melakukan kekerasan secara brutal terhadap warga Palestina hingga menyebabkan kematian.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan bahwa budaya kebal hukum di dalam angkatan bersenjata Israel memungkinkan tentaranya melakukan kekerasan secara brutal terhadap rakyat Palestina. Korban Israel tak hanya sipil biasa melainkan relawan medis hingga jurnalis.

Hingga saat ini, sedikitnya 125 warga Palestina dibunuh oleh penembak jitu Israel sejak demonstrasi “March of Return” dimulai pada 30 Maret, menuntut kembalinya pengungsi Palestina ke kampung halamannya akibat diusir oleh Israel selama perang 1948.

Sumber: Alaraby
Redaktur: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Arus Mudik Lebaran, Kemenhub Imbau Waspadai Titik Utama Kemacetan

“Perkiraannya ada beberapa titik utama yang menjadi rawan kemacetan di jalur darat. Kita perkirakan daerah yang paling rawan macet adalah Tol Cikampek, Cipali, dan Merak,” jelas Budi melalui rilisnya, Rabu (06/06/2018).

Rabu, 06/06/2018 15:49 0

Video News

Solidaritas Palestina Harusnya Difasilitasi Pemerintah

Solidaritas Palestina Harusnya Difasilitasi Pemerintah. Tuduhan tersebut, menurut anggota DPR-RI, Muhammad Syafi’i, sebagai kekeliruan dari pemerintah. Pemerintah justru seharusnya memfasilitasi masyarakat yang bersemangat untuk peduli terhadap masalah kemanusiaan.

Rabu, 06/06/2018 15:30 0

Profil

Ali Banat, Ketika Kanker Menjadi Hadiah Allah

Di sela-sela keberhasilannya itu, Ali Banat mendapatkan "hadiah" dari Rabb-Nya yang kelak mengubah drastis hidupnya. Ia sendiri yang membahasakan musibah itu menjadi hadiah di dalam kehidupannya.

Rabu, 06/06/2018 15:04 0

Indonesia

Romo Syafii: Isu Terorisme Bisa Disalahgunakan untuk Serang Lawan Politik

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengungkapkan bahwa isu terorisme bisa disalahgunakan. Menurutnya, salah satunya yaitu untuk menyerang lawan politik atau yang mengkritik Pemerintah.

Rabu, 06/06/2018 14:31 0

Khazanah

Empat Kenikmatan Hidup

Al-Hajjaj bin Yusuf bertanya pada Kharim An-Na'im tentang kenikmatan hidup.

Rabu, 06/06/2018 14:00 0

Indonesia

UU Antiterorisme Disahkan, DPR: Tak Perlu Resah Sampaikan Soal Jihad

Anggota Komisi III DPR RI menjelaskan, jika ada seorang teroris melakukan teror bom atas motivasi dari isi kajian seorang mubaligh, maka mubaligh tersebut tidak bisa ditangkap begitu saja. Menurutnya, harus ada pendalaman lebih lanjut.

Rabu, 06/06/2018 13:50 0

Video News

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan. Menurut anggota DPR Komisi III, Muhammad Syafi’i, tuduhan itu merupakan kebablasan dan memalukan. Bagaimana logikanya, simak di sini.

Rabu, 06/06/2018 12:50 0

Indonesia

Tolak HTI Disebut Radikal, Yusril: Mereka Seperti Tasawuf

Pakar Hukum Tata Negara, Prof Yusril Ihza Mahendra berpendapat istilah radikalis ditujukan kepada pihak yang mengkritisi pemerintah

Rabu, 06/06/2018 11:07 1

Indonesia

Ismail Yusanto Nilai Istilah ‘Radikalisme’ untuk Membungkam Dakwah

Ismail menilai, penyebutan radikalisme sendiri masih harus dipertanyakan. Sampai saat ini pengertian radikalisme menurutnya tidak jelas.

Rabu, 06/06/2018 10:30 0

Suara Pembaca

Nasib Tak Menentu, Ibu Amih dan Cucunya Hanya Tinggal di Bilik Bambu

Ibu Amih begitulah panggilan sehari-hari nenek berusia tujuhpuluh tahun itu. Di usianya yang semakin senja, nasibnya terbilang jauh dari kata sejahtera.

Rabu, 06/06/2018 10:29 0

Close
CLOSE
CLOSE