... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cerdas, Cara Pemain Timnas Tunisia Segerakan Buka Puasa Meski Kondisi Bertanding

Foto: Pemain Timnas Tunisia berbuka puasa selama pertandingan melawan Turki.

KIBLAT.NET, Tunis – Pemain bola Tunisia telah menyusun rencana cerdas untuk bisa berbuka puasa selama bertanding. Ramadhan ini, mereka melakukan pertandingan persahabatan jelang turnamen Piala Dunia 2018.

Dikutip dari Al-Jazeera, Senin (04/06/2018), dalam pertandingan kedua pekan ini, penjaga gawang Tunisia, Mouez Hassen menjadi kunci rencana tersebut. Di awal babak kedua, pada menit ke-49 melawan Turki, Hassen mengeluhkan “cedera”, sehingga staf medis bergegas ke lapangan.

Ketika Hassen berbaring telentang untuk mendapat perawatan, saat itulah beberapa pemain Tunisia berlari ke luar lapangan untuk mengambil makanan berbuka.

Dalam pertandingan sebelumnya melawan Portugal, Hassen juga melakukan tindakan serupa. Pada menit ke-58 Hassen melakukan sebuah gerakan hingga mengalami cedera. Maka, para pemain Tunisia lainnya langsung menuju pinggir lapangan dan secepatnya mengambil makanan berbuka.

Skor pertandingan sebelumnya 2-1. Namun setelah minum air dan makan berbuka, negara Afrika Utara itu dapat menyamakan kedudukan enam menit kemudian dengan hasil 2-2.

Ratusan juta Muslim dari seluruh dunia berpuasa setiap hari selama bulan Ramadhan. Mereka menahan diri dari makan, minum, merokok dan berhubungan suami isteri dari matahari terbit hingga terbenam.

Tak terkalahkan selama kampanye kualifikasi, Tunisia akan kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 12 tahun. Namun, Tunisia tidak harus membawa ide cerdas ini ke event empat tahunan itu, karena bulan Ramadhan telah berakhir.

BACA JUGA  Pertempuran di Libya Memanas di Tengah Ancaman Pandemi Corona

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tolak HTI Disebut Radikal, Yusril: Mereka Seperti Tasawuf

Pakar Hukum Tata Negara, Prof Yusril Ihza Mahendra berpendapat istilah radikalis ditujukan kepada pihak yang mengkritisi pemerintah

Rabu, 06/06/2018 11:07 1

Indonesia

Ismail Yusanto Nilai Istilah ‘Radikalisme’ untuk Membungkam Dakwah

Ismail menilai, penyebutan radikalisme sendiri masih harus dipertanyakan. Sampai saat ini pengertian radikalisme menurutnya tidak jelas.

Rabu, 06/06/2018 10:30 0

Suara Pembaca

Nasib Tak Menentu, Ibu Amih dan Cucunya Hanya Tinggal di Bilik Bambu

Ibu Amih begitulah panggilan sehari-hari nenek berusia tujuhpuluh tahun itu. Di usianya yang semakin senja, nasibnya terbilang jauh dari kata sejahtera.

Rabu, 06/06/2018 10:29 0

Video News

Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor

KIBLAT.NET –¬†Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor. Massa PDIP dilaporkan datang sambil marah-marah, membentak...

Rabu, 06/06/2018 10:05 0

Indonesia

Berbagi Takjil, Cara Siswa SDIT Al-Falah Sambi Rayakan Kelulusan

Ada yang berbeda dalam perayaan kelulusan siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Falah, Sambi, Boyolali. Jika biasanya kelulusan diwarnai dengan berbagai perayaan seperti pesta, 52 lulusan tahun 2018 dari SDIT ini merayakan kelulusan dengan cara berbagi makanan takjil.

Rabu, 06/06/2018 09:49 0

Indonesia

DPR Tekankan Pentingnya Tim Pengawas Penanggulangan Terorisme

"Mereka menolak Tim Pengawas, padahal mereka sebagai badan yang bekerja mengurusi urusan kenegaraan. Tidak ada alasan untuk menolak pengawasan," kata Romo tanpa menjelaskan spesifik pihak yang menolak. 

Selasa, 05/06/2018 23:40 0

Indonesia

BNPT Harus Jelaskan Pernyataan Solidaritas Palestina Picu Terorisme

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Maneger Nasution menyebut pernyataan Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Hamli tentang solidaritas terhadap Palestina sebagai salah satu penyebab adanya teroris sebagai bentuk disorientasi .

Selasa, 05/06/2018 23:15 0

Indonesia

Meski Organisasi Dibubarkan, Anggota HTI Sah untuk Berdakwah

"Keberadaan HTI tetap dianggap ada sepanjang untuk melakukan upaya hukum mencari keadilan dan tidak pernah ditetapkan sebagai organisasi terlarang," kata Yusril.

Selasa, 05/06/2018 23:00 0

Indonesia

Din Menilai Cara Kerja Densus 88 Sampingkan Peran Ormas Islam

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin mengkritik program deradikalisasi yang dijalankan oleh aparat.

Selasa, 05/06/2018 22:06 0

Indonesia

Ismail Yusanto Ungkap Adanya Persekusi terhadap Anggota HTI

Ismail Yusanto menyebutkan ada beberapa kasus persekusi dan tindakan penghalangan dakwah kepada anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa serta merta dilakukan meski status badan hukum organisasi itu telah dicabut.

Selasa, 05/06/2018 16:47 1

Close