... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Arus Mudik Lebaran, Kemenhub Imbau Waspadai Titik Utama Kemacetan

Foto: Kemacetan di Tolo Cikampek. (Detik)

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan ada beberapa titik utama yang akan rawan kemacetan di jalur darat ketika arus mudik lebaran 2018. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Silang Monas.

“Perkiraannya ada beberapa titik utama yang menjadi rawan kemacetan di jalur darat. Kita perkirakan daerah yang paling rawan macet adalah Tol Cikampek, Cipali, dan Merak,” jelas Budi melalui rilisnya, Rabu (06/06/2018).

Kendati demikian, Kementerian Perhubungan telah melakukan antisipasi terkait kepadatan arus mudik lebaran, seperti melakukan persiapan dan pengecekan lebih detail pada beberapa ruas tol fungsional. Budi pun mengungkapkan bahwa ruas tol fungsional akan segera berfungsi.

“Kemarin, saya meninjau tol fungsional dan melengkapi berbagai persiapan. Hasilnya peninjauan menunjukkan bahwa sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Jadi jalannya bagus dan persiapan yang juga dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara sangat bagus. Kita pun sudah menyatakan akan berfungsi pada hari Jumat (8/6) pukul 06.00,” jelas Menhub.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan juga telah melakukan riset yang telah dijalankan sebelum ditetapkannya libur panjang cuti bersama. Namun, terdapat evaluasi dari hasil riset tersebut. Dimana, adanya penambahan puncak arus mudik dan balik.

“Jadi kita bukan memperkirakan saja, tapi kita juga membuat riset sebelum pengumuman libur panjang. Semula puncak arus mudik adalah tanggal 12-13 Juni 2018 namun kita evaluasi lagi dan hasilnya terdapat 2 puncak mudik yaitu 8-9 Juni 2018 dan 12-13 Juni 2018. Begitu pula dengan arus balik yang semula tanggal 24-25 Juni 2018 namun setelah dievaluasi menunjukkan pada tanggal 19-20 Juni 2018 lebih banyak,” tutup Budi.

BACA JUGA  Mencari Akar Permasalahan Konflik Papua

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Solidaritas Palestina Harusnya Difasilitasi Pemerintah

Solidaritas Palestina Harusnya Difasilitasi Pemerintah. Tuduhan tersebut, menurut anggota DPR-RI, Muhammad Syafi’i, sebagai kekeliruan dari pemerintah. Pemerintah justru seharusnya memfasilitasi masyarakat yang bersemangat untuk peduli terhadap masalah kemanusiaan.

Rabu, 06/06/2018 15:30 0

Profil

Ali Banat, Ketika Kanker Menjadi Hadiah Allah

Di sela-sela keberhasilannya itu, Ali Banat mendapatkan "hadiah" dari Rabb-Nya yang kelak mengubah drastis hidupnya. Ia sendiri yang membahasakan musibah itu menjadi hadiah di dalam kehidupannya.

Rabu, 06/06/2018 15:04 0

Khazanah

Empat Kenikmatan Hidup

Al-Hajjaj bin Yusuf bertanya pada Kharim An-Na'im tentang kenikmatan hidup.

Rabu, 06/06/2018 14:00 0

Palestina

Keamanan Israel Tangkap Pemuda yang Beribadah di Al-Aqsha

keamanan Israel menangkap sekelompok pemuda yang duduk membaca Al-Quran dengan suara keras di salah satu halaman masjid. .

Rabu, 06/06/2018 13:18 0

Video News

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan

Kampus Dikaitkan Radikalisme, DPR: Aparat Kebablasan. Menurut anggota DPR Komisi III, Muhammad Syafi’i, tuduhan itu merupakan kebablasan dan memalukan. Bagaimana logikanya, simak di sini.

Rabu, 06/06/2018 12:50 0

Afrika

Cerdas, Cara Pemain Timnas Tunisia Segerakan Buka Puasa Meski Kondisi Bertanding

Pemain bola Tunisia telah menyusun rencana cerdas untuk bisa berbuka puasa selama bertanding. Ramadhan ini, mereka melakukan pertandingan persahabatan jelang turnamen Piala Dunia 2018.

Rabu, 06/06/2018 12:50 0

Suriah

Amnesty: Koalisi AS Harus Akui Tewaskan Ratusan Warga Sipil di Raqqah

Amnesty International mendesak AS, Perancis, dan Inggris mengakui pembunuhan yang mereka lakukan terhadap ratusan warga sipil dalam serangan tahun lalu di Raqqah, Suriah.

Rabu, 06/06/2018 11:32 0

Suara Pembaca

Nasib Tak Menentu, Ibu Amih dan Cucunya Hanya Tinggal di Bilik Bambu

Ibu Amih begitulah panggilan sehari-hari nenek berusia tujuhpuluh tahun itu. Di usianya yang semakin senja, nasibnya terbilang jauh dari kata sejahtera.

Rabu, 06/06/2018 10:29 0

Video News

Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor

KIBLAT.NET – Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor. Massa PDIP dilaporkan datang sambil marah-marah, membentak...

Rabu, 06/06/2018 10:05 0

Palestina

“Layang-layang Api”, Senjata Baru Pejuang Gaza Hadapi Israel

Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan mengatakan akan mengerahkan penembak jitu untuk menembak orang-orang yang mengirimkan layang-layang api.

Rabu, 06/06/2018 09:38 1

Close