... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amnesty: Koalisi AS Harus Akui Tewaskan Ratusan Warga Sipil di Raqqah

Foto: Jet koalisi anti ISIS pimpinan AS di langit Suriah

KIBLAT.NET, London – Amnesty International mendesak AS, Perancis, dan Inggris mengakui pembunuhan yang mereka lakukan terhadap ratusan warga sipil dalam serangan tahun lalu di Raqqah, Suriah. Koalisi pimpinan AS itu mengklaim serangan dalam rangka mengusir ISIS dari wilayah itu.

“Dari tengah reruntuhan Raqqah, warga sipil bertanya mengapa pasukan koalisi pimpinan AS menghancurkan kota, menewaskan ratusan warga sipil dalam proses ‘membebaskan’ mereka,” kata kelompok hak asasi manusia itu seperti dikutip World Bulletin, Selasa (05/06/2018).

“Para peneliti mengunjungi 42 lokasi serangan udara di seluruh kota yang hancur dan mewawancarai 112 warga sipil yang selamat dari pembantaian dan kehilangan orang yang dicintai,” kata Amnesty.

Lembaga itu memberi sample kondisi Hashis yang kehilangan 18 anggota keluarganya dalam serangan Koalisi AS selama dua pekan pada bulan Agustus. Para korban mayoritas dari kalangan wanita dan anak-anak.

Amnesty juga mengatakan Koalisi AS menyerang wilayah-wilayah yang dihuni penduduk sipil dengan menggunakan senjata peledak yang tidak tepat. Oleh karenanya, Amnesty mendesak penyelidikan atas tragedi tersebut.

Pasukan AS mengaku menembakkan 30.000 peluru artileri selama serangan di Raqqah, di tepi timur laut Sungai Eufrat. Amnesty mengatakan bahwa puluhan ribu serangan udara juga dilakukan selama pertempuran.

“Pasukan AS bertanggung jawab atas lebih dari 90% serangan udara,” ungkap Amnesty.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tolak HTI Disebut Radikal, Yusril: Mereka Seperti Tasawuf

Pakar Hukum Tata Negara, Prof Yusril Ihza Mahendra berpendapat istilah radikalis ditujukan kepada pihak yang mengkritisi pemerintah

Rabu, 06/06/2018 11:07 1

Indonesia

Ismail Yusanto Nilai Istilah ‘Radikalisme’ untuk Membungkam Dakwah

Ismail menilai, penyebutan radikalisme sendiri masih harus dipertanyakan. Sampai saat ini pengertian radikalisme menurutnya tidak jelas.

Rabu, 06/06/2018 10:30 0

Suara Pembaca

Nasib Tak Menentu, Ibu Amih dan Cucunya Hanya Tinggal di Bilik Bambu

Ibu Amih begitulah panggilan sehari-hari nenek berusia tujuhpuluh tahun itu. Di usianya yang semakin senja, nasibnya terbilang jauh dari kata sejahtera.

Rabu, 06/06/2018 10:29 0

Video News

Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor

KIBLAT.NET –¬†Komentar Politisi Gerindra Soal Penggerudukan Radar Bogor. Massa PDIP dilaporkan datang sambil marah-marah, membentak...

Rabu, 06/06/2018 10:05 0

Indonesia

Berbagi Takjil, Cara Siswa SDIT Al-Falah Sambi Rayakan Kelulusan

Ada yang berbeda dalam perayaan kelulusan siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Falah, Sambi, Boyolali. Jika biasanya kelulusan diwarnai dengan berbagai perayaan seperti pesta, 52 lulusan tahun 2018 dari SDIT ini merayakan kelulusan dengan cara berbagi makanan takjil.

Rabu, 06/06/2018 09:49 0

Indonesia

DPR Tekankan Pentingnya Tim Pengawas Penanggulangan Terorisme

"Mereka menolak Tim Pengawas, padahal mereka sebagai badan yang bekerja mengurusi urusan kenegaraan. Tidak ada alasan untuk menolak pengawasan," kata Romo tanpa menjelaskan spesifik pihak yang menolak. 

Selasa, 05/06/2018 23:40 0

Indonesia

BNPT Harus Jelaskan Pernyataan Solidaritas Palestina Picu Terorisme

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Maneger Nasution menyebut pernyataan Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Hamli tentang solidaritas terhadap Palestina sebagai salah satu penyebab adanya teroris sebagai bentuk disorientasi .

Selasa, 05/06/2018 23:15 0

Indonesia

Meski Organisasi Dibubarkan, Anggota HTI Sah untuk Berdakwah

"Keberadaan HTI tetap dianggap ada sepanjang untuk melakukan upaya hukum mencari keadilan dan tidak pernah ditetapkan sebagai organisasi terlarang," kata Yusril.

Selasa, 05/06/2018 23:00 0

Indonesia

Din Menilai Cara Kerja Densus 88 Sampingkan Peran Ormas Islam

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin mengkritik program deradikalisasi yang dijalankan oleh aparat.

Selasa, 05/06/2018 22:06 0

Indonesia

Ismail Yusanto Ungkap Adanya Persekusi terhadap Anggota HTI

Ismail Yusanto menyebutkan ada beberapa kasus persekusi dan tindakan penghalangan dakwah kepada anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa serta merta dilakukan meski status badan hukum organisasi itu telah dicabut.

Selasa, 05/06/2018 16:47 1

Close