... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kader PDIP Geruduk Kantor Radar Bogor, Pushami: Penuhi Unsur Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia menyebut tindakan persekusi yang dilakukan kader PDIP terhadap media Radar Bogor adalah sebuah tindakan Terorisme. Menurutnya, tindakan tersebut sudah memenuhi unsur terorisme yang diatur dalam definisi terorisme yang baru.

Ia menjelaskan bahwa dalam undang-undang anti terorisme baru, disebutkan definisi terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal.

“Dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan,” ungkap anggota Pushami Pusat, M Kalono kepada Kiblat.net, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Kalono menyebut bahwa dalam definisi ini, tindakan penggerudukan kantor Radar Bogor oleh orang-orang dari Partai PDIP menyebabkan suasana yang menakutkan serta rasa takut yang meluas. Terlebih lagi, dengan adanya ucapan dari Sekretaris Fraksi PDIP di DPR Bambang Wuryanto, yang menyebut seandainya Radar Bogor ada di Jawa Tengah, bisa jadi kantornya sudah rata dengan tanah.

“Unsurnya kan perbuatan dengan kekerasan, atau ancaman kekerasan. Yang dilakukan di Bogor itu adalah ancaman kekerasan, perbuatan dalam bentuk fisik. Lalu ada motif politik,” ungkapnya.

Kalono menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan oleh media massa, dalam hal ini adalah Radar Bogor, sudah diatur dalam Undang-undang Pers. Dalam undang-undang itu, jika ada yang tidak berkenan dalam pemberitaan, maka bisa meminta hak jawab atau melaporkan pemberitaan terkait ke Dewan Pers.

BACA JUGA  Kashmir Memanas, PKS Tegaskan PBB Tidak Boleh Diam

“Jadi tidak harus melakukan hal seperti itu (penggerudukan),” ungkapnya.

Atas penggerudukan itu, Kalono menyebutkan bahwa insan pers merasa terancam untuk melakukan pekerjaannya, menyampaikan fakta secara tertulis.

“Unsur ancaman kekerasan menimbulkan rasa takut, dan itu kan bukan hanya satu dua orang, tapi semua orang, dan itu masuk ke unsur terorisme, dan apa yang dilakukan di Jawa barat dan di Jawa Tengah ada motif politik. Dengan demikian, unsur terorisme nya sudah terpenuhi,” ujarnya.

Kalono juga mengungkapkan, kasus PDIP ini adalah ujian kedua Polri yang dalam hal ini Densus 88 untuk mengatasi teror ini. Setelah sebelumnya kasus pertama adanya ucapan salah seorang penumpang pesawat di Pontianak yang bercanda soal bom.

“Ini ujian kedua bagi polri khususnya Densus 88, setelah kasus pertama adalah di Pontianak itu, yang kejadian di pesawat dan sudah minta maaf karena lelucon dan candaan saja. Meskipun dia minta maaf, maka harus tetap diproses itu, dan jika tidak diproses, yang sakit jiwa pelakunya atau yang memeriksanya,” tukasnya.

Reporter: Muhammmad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Pasca Tewaskan Razan Al-Najjar, Israel Gempur Gaza

Israel kembali meluncurkan belasan serangan udara di Jalur Gaza, Palestina pada Ahad (03/06/2018), setelah sejumlah roket diluncurkan oleh Hamas dan Jihad Islam ke perbatasan beberapa hari sebelumnya.

Senin, 04/06/2018 13:29 0

Video Kajian

Jangan Merasa Amalmu Paling Tinggi

Jangan Merasa Amalmu Paling Tinggi. Ini mungkin banyak terjadi dalam kehidupan sosial kita. Seorang yang rajin ibadah puasa sunnah, mungkin melihat temannya seperti orang yang tidak ingin masuk surga. Demikian pula orang yang suka tahajjud

Senin, 04/06/2018 13:16 0

Suara Pembaca

UZMA Tebar Seribu Paket Sembako Gratis di 4 Titik Kota Payakumbuh

Seribu paket sembako gratis disalurkan di empat titik di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Senin, 04/06/2018 12:56 0

Palestina

Hamas: Pembunuh Razan Al Najjar adalah Teroris

Razan Asraf Al Najjar ditembak mati oleh militer Israel saat sedang bertugas menyelamatkan korban luka di timur Gaza saat aksi protes Jumat 1 Juni 2018.

Senin, 04/06/2018 10:42 0

Afghanistan

Taliban Sebut Jenderal Amerika Ini Mendustai Warganya Sendiri

Taliban Sebut Jenderal Amerika Ini Mendustai Warganya Sendiri. Taliban menyarankan Jenderal Amerika itu jujur bahwa staf pemerintahan Kabul, yang didukung miliaran dolar oleh Amerika, tidak becus mengelola negara. Mereka hanya sibuk mengembangkan kekayaan pribadi, kata pernyataan tersebut.

Senin, 04/06/2018 10:39 0

Palestina

Empat Roket Hantam Wilayah Israel

Serangan roket itu menimbulkan sirene peringatan berbunyi keras di kota dan desa-desan Israel yang dekat perbatasan Gaza. Serangan terjadi pada malam hari.

Senin, 04/06/2018 10:26 0

Suriah

Pemerintah Idlib Keluarkan Remisi Ramadhan dan Idul Fitri

Keputusan tersebut hanya berlaku untuk semua kejahatan dan tindak pidana yang dilakukan sebelum tanggal dikeluarkan remisi, termasuk yang sedang dalam proses persidangan dan kasus di hadapan pengadilan.

Senin, 04/06/2018 09:31 0

Mesir

Mesir Awasi Ketat Masjid-masjid yang Dapat Lisensi Gelar I’tikaf

Bagi yang melanggar akan berhadapan dengan hukum. Pemerintah daerah diminta untuk mengawal peraturan ini dan melaporkan masjid-masjid yang melanggar.

Senin, 04/06/2018 08:54 0

Iran

Saudi dan Iran Teken Kesepakatan Haji

Salehi mengatakan bahwa sekitar 90 ribu jamah haji Iran siap untuk melakukan haji tahun ini. Dia menggambarkan bahwa pembicaraan antara Teheran dan Riyadh dalam hal ini berlangsung ramah dan positif.

Senin, 04/06/2018 08:03 0

Qatar

Menteri Pertahanan: Setahun Setelah Blokade, Qatar Menjadi Lebih Kuat

Menteri Pertahanan Khalid bin Mohammed Al-Attiyah mengatakan blokade itu bertujuan untuk melemahkan ekonomi dan posisi Qatar di dunia, tetapi gagal.

Ahad, 03/06/2018 15:51 0

Close