... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hamas: Pembunuh Razan Al Najjar adalah Teroris

Foto: Razan Asraf Al Najjar (21 tahun) asal Kuzaah Khan Yunis, Gaza Selatan ditembak oleh militer Israel saat sedang bertugas.

KIBLAT.NET, Gaza- Harakah Muqawamah Al Islamiyah (Hamas) mengutuk keras pembunuhan terhadap paramedis Palestina, Razan Asraf Al Najjar asal Kuzaah Khan Yunis, Gaza Selatan. Wanita 21 tahun itu ditembak mati oleh militer Israel saat sedang bertugas menyelamatkan korban luka di timur Gaza saat aksi protes Jumat 1 Juni 2018.

Anggota biro politik Hamas, Husam Badran mengutuk keras pembunuhan paramedis relawan Palestina. Razan Al Najjar ditembak oleh seorang penembak jitu Israel saat kelanjutan aksi protes yang rutin digelar setiap hari Jumat sejak bulan Maret lalu.

Seperti dikutip dari laman Hamas.ps, Badran menegaskan bahwa Israel adalah teroris. “Sekelompok teroris yang mengaku sebagai negara demokratis melaksanakan perintah dari Netanyahu dan Lieberman untuk mengeksekusi Al Najjar saat melaksanakan tugas kemanusiaan.”

Dia menegaskan bahwa Israel terus menerus melakukan kejahatan terhadap Palestina, menekankan bahwa dalang dari pembunuhan tersebut harus diadili dan diserat ke pengadilan internasional.

Selain itu, dia juga mengkritik keheningan dunia atas kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina dan tingkat normalisasi yang terjadi antara negara-negara tetangga dan Israel.

“Rakyat Palestina memiliki hak untuk menjalani kehidupan yang aman dan layak dan membela diri terhadap agresi Israel dan mereka adalah orang-orang yang tidak akan pernah menyerah,” tandasnya.

Sumber: Hamas.ps
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

PPP Dukung Pelaku Cabul LGBT Dipidana

PPP tidak akan menerima kalau unsur 'sesama jenis atau berlainan/lawan jenis' itu hanya masuk dalam penjelasan. Tetapi unsur tersebut harus masuk dalam rumusan pasal.

Senin, 04/06/2018 10:35 0

Indonesia

An-Nashr Institute: Rezim Gunakan Instrumen Hukum sebagai Alat Pukul Lawan Politik

Munarman menjelaskan akar rusaknya sistem demokrasi Indonesia yang notabene masih disetir oleh Barat. Sehingga struktur politik (sekuler), ekonomi (kapitalisme) dan sosial budaya (hedonisme) harus kompatibel dengan peradaban Barat. Termasuk struktur hukumnya.

Ahad, 03/06/2018 18:20 0

Indonesia

Komunitas GPAN Bali Berbagi Kebahagiaan Bersama Puluhan Anak Panti Asuhan

Ketua Panitia Buka Puasa Bersama yakni Muhammad Soekarno Saputra Rahman atau akrab disapa Arno mengungkapkan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan salah satu agenda tahunan Komunitas GPAN Bali di Bulan Ramadhan.

Ahad, 03/06/2018 14:36 0

Artikel

Facebook Semakin Dijauhi Kalangan Remaja, Ke Mana Mereka Beralih?

Hanya dalam tiga tahun, persentase remaja yang menggunakan Facebook turun 20 persen, mencapai 51 persen pada 2018.

Ahad, 03/06/2018 13:52 0

Video Kajian

Hakikat Sabar Untuk Meninggalkan Maksiat

KIBLAT.NET – Hakikat Sabar Untuk Meninggalkan Maksiat Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa sabar...

Ahad, 03/06/2018 13:29 0

Indonesia

TPM Curigai Pihak Ketiga Ambil Keuntungan dalam Kasus Terorisme

Tim Pengacara Muslim (TPM) menilai ada pihak ketiga yang mengambil keuntungan dalam kasus terorisme. Oleh karena itu, TPM memandang perlunya segera dibentuk tim peneliti terorisme.

Jum'at, 01/06/2018 17:00 0

Indonesia

Katib Aam Bertemu Wapres AS, Wasekjen PBNU: Berkomunikasi Bukan Berarti Antek Mereka

"Kita berkomunikasi dengan mereka, bukan berarti kita anteknya mereka," kata Wasekjen PBNU Sultonul Huda

Jum'at, 01/06/2018 16:44 2

Indonesia

UU Antiterorisme Baru Akan Jerat Pekerja Medis? Ini Jawaban DPR

Pasal 12 a dalam hasil revisi UU Antiterorisme dinilai dapat menjerat lembaga kemanusiaan yang memberikan bantuan medis di daerah konflik. 

Jum'at, 01/06/2018 16:16 0

Indonesia

Kekerasan di Radar Bogor, JITU: PDIP Harusnya Belajar kepada Ormas Islam

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sudah selayaknya belajar bagaimana bersikap terhadap media, tanpa mencederai kebebasan pers. Hal itu disampaikan Ketua Umum Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Muhammad Pizaro merespon dugaan kekerasan massa PDIP di kantor Radar Bogor. 

Jum'at, 01/06/2018 15:45 0

Indonesia

11 Tahun Demonstrasi Pattani, Melayu Muslim Thailand Selatan Konsisten Tuntut Haknya

11 Tahun Demonstrasi Pattani, Melayu Muslim Thailand Selatan Konsisten Tuntut Haknya

Jum'at, 01/06/2018 15:11 0

Close