... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kritik AQAP untuk Bin Salman: Sekularisasi Buka Jalan Degradasi Moral di Saudi

Foto: Putera Mahkota Muhammad bin Salman saat mengenalkan Visi 2030 pemerintahan Arab Saudi.

KIBLAT.NET, Mukalla – Al-Qaidah di Semenanjung Arab (AQAP) memberi peringatan kepada Pangeran Mahkota Saudi Muhammad bin Salman atas visi reformasi yang dianutnya. AQAP mengatakan bahwa ideologi ateis dan sekular dapat membuka jalan kepada praktik korupsi dan degradasi moral di Arab Saudi.

Kelompok jihadis yang dianggap Amerika sebagai teroris itu juga secara tegas meminta agar Bin Salman tidak mengganti tempat-tempat ibadah dengan gedung bioskop.

“Membuat gedung bioskop dan membawa pegulat WWE ke negara itu adalah proyek yang penuh dosa,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan di buletin berita Madad, yang dikutip oleh SITE Intelligence Group.

Turnamen gulat WWE Royal Rumble berlangsung di Kerajaan pada bulan April. AQAP menyebut hal yang membuat degradasi moral adanya pegulat Amerika di dalamnya yang telah menampakkan auratnya dan mengenakan salib. Selain itu, turnamen itu juga menjadi ajang campur (ikhtilat) antara laki-laki dan perempuan.

“Tanda-tanda lain degradasi termasuk konser harian, pemutaran film, dan pertunjukan sirkus,” kata kelompok itu menambahkan.

Sejak menjadi putra mahkota setahun yang lalu, Bin Salman telah memperkenalkan berbagai reformasi yang ditujukan untuk demokratisasi negara Muslim ultra-konservatif, termasuk mencabut larangan mengemudi bagi perempuan, memperkenalkan kembali konser dan bioskop, serta memungkinkan perempuan untuk menghadiri pertandingan sepak bola.

Bin Salman juga bertanggung jawab atas penumpasan besar-besaran “anti-korupsi” tahun lalu, yang melihat lebih dari 200 pangeran, menteri, dan pejabat Saudi. Para pengamat menilai hal itu sebagai upaya untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya.

BACA JUGA  UNICEF: 12 Juta Bocah Yaman Butuh Bantuan Mendesak

Sumber: RT
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

TPM Curigai Pihak Ketiga Ambil Keuntungan dalam Kasus Terorisme

Tim Pengacara Muslim (TPM) menilai ada pihak ketiga yang mengambil keuntungan dalam kasus terorisme. Oleh karena itu, TPM memandang perlunya segera dibentuk tim peneliti terorisme.

Jum'at, 01/06/2018 17:00 0

Indonesia

Katib Aam Bertemu Wapres AS, Wasekjen PBNU: Berkomunikasi Bukan Berarti Antek Mereka

"Kita berkomunikasi dengan mereka, bukan berarti kita anteknya mereka," kata Wasekjen PBNU Sultonul Huda

Jum'at, 01/06/2018 16:44 2

Indonesia

UU Antiterorisme Baru Akan Jerat Pekerja Medis? Ini Jawaban DPR

Pasal 12 a dalam hasil revisi UU Antiterorisme dinilai dapat menjerat lembaga kemanusiaan yang memberikan bantuan medis di daerah konflik. 

Jum'at, 01/06/2018 16:16 0

Indonesia

Kekerasan di Radar Bogor, JITU: PDIP Harusnya Belajar kepada Ormas Islam

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sudah selayaknya belajar bagaimana bersikap terhadap media, tanpa mencederai kebebasan pers. Hal itu disampaikan Ketua Umum Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Muhammad Pizaro merespon dugaan kekerasan massa PDIP di kantor Radar Bogor. 

Jum'at, 01/06/2018 15:45 0

Indonesia

11 Tahun Demonstrasi Pattani, Melayu Muslim Thailand Selatan Konsisten Tuntut Haknya

11 Tahun Demonstrasi Pattani, Melayu Muslim Thailand Selatan Konsisten Tuntut Haknya

Jum'at, 01/06/2018 15:11 0

Indonesia

Kapal Ramadhan Hantar 3.700 Paket Pangan untuk Warga Muslim Labuan Bajo

Kapal Ramadhan ACT telah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat pagi (01/06/2018).

Jum'at, 01/06/2018 14:42 0

Indonesia

Muslim Yaman yang Tak Lagi Menikmati Semarak Puasa Ramadhan

"Perang dan pengepungan telah menaikkan harga barang-barang pokok, dan orang-orang masih belum menerima gaji mereka," kata seorang warga.

Jum'at, 01/06/2018 13:47 0

Analisis

Menelisik Rumor Putra Mahkota Arab Saudi Tertembak Mati

Menelisik Rumor Putra Mahkota Arab Saudi Tertembak Mati. 4 pekan tak muncul sejak insiden 22 April 2018, Putra Mahkota Arab Saudi, Bin Salman diduga telah meninggal akibat luka tembak. Ada pula yang mengaitkan peristiwa ini dengan hadits palsu tentang huru-hara malam Jumat purnama Ramadhan tahun ini

Jum'at, 01/06/2018 10:55 0

Indonesia

TPM Sudah Ingatkan DPR Sebelum Kejadian di Mako Brimob

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan mengatakan bahwa kasus bentrokan napi terorisme dengan polisi di Mako Brimob sudah dikhawatirkannya sejak dua bulan sebelum terjadinya peristiwa.

Jum'at, 01/06/2018 10:48 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Melucuti Keprajuritan Orang Jawa

Orang Jawa termasuk bangsa atau suku yang terkenal dalam keterampilan perangnya di seluruh Nusantara sejak dahulu kala.

Jum'at, 01/06/2018 10:20 0

Close