... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terus Tindas Warga Sipil, UE Perpanjang Sanksi terhadap Rezim Assad

Foto: Kehidupan Ramadhan 2018 di Suriah (foto: Neweurope)

KIBLAT.NET – Uni Eropa (UE) telah memperpanjang sanksi terhadap pemerintah Suriah selama satu tahun lagi. Penindasan berlanjut oleh rezim Assad terhadap penduduk sipil menjadi alasan untuk memperpanjang sanksi.

Pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels setuju untuk menjatuhkan sanksi terhadap rezim Basyar Assad hingga 1 Juni 2019. UE juga memperbarui daftar blok individu yang menjadi sasaran larangan perjalanan dan pembekuan aset.

“Mengingat penindasan yang sedang berlangsung terhadap penduduk sipil, Uni Eropa memutuskan untuk mempertahankan langkah-langkah ketatnya terhadap rezim Suriah dan para pendukungnya,” kata 28 menteri yang disebutkan dalam siaran pers yang dikeluarkan setelah pertemuan Dewan Uni Eropa di Brussels.

Sanksi, yang termasuk larangan memasuki wilayah Uni Eropa dan pembekuan aset, sekarang menargetkan 259 individu dan 67 entitas.

Sanksi itu juga termasuk embargo minyak, pembatasan investasi tertentu, pembekuan aset dari Bank Sentral Suriah di Uni Eropa, pembatasan ekspor peralatan dan teknologi yang dapat digunakan untuk penindasan internal atau untuk memantau atau mencegat internet dan telepon komunikasi.

Uni Eropa “tetap berkomitmen untuk mencari solusi politik yang langgeng dan kredibel terhadap konflik di Suriah,” para menteri menyatakan.

Pada 2017 Uni Eropa telah memberlakukan pembatasan pada pejabat Suriah yang berhubungan dengan pengembangan penggunaan senjata kimia di negara itu. Lebih dari 250 individu ditargetkan oleh sanksi untuk keterlibatan dalam pengembangan dan penggunaan senjata kimia terhadap penduduk sipil.

Setiap sanksi baru pada Assad akan membangun serangkaian langkah-langkah Uni Eropa sejak 2011, yang berkisar dari embargo senjata dan larangan berurusan dengan bank sentral Suriah untuk melakukan pelarangan dan pembekuan aset pada pejabat Suriah, militer, orang-orang bisnis dan ilmuwan menuduh mengembangkan senjata kimia.

Redaktur: Salem
Sumber: neweurope.eu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BNPT Sebut Solidaritas Palestina Sebagai Penyebab Terorisme

"Penyebab teroris adalah ideologi, paham yang salah, solidaritas komunal karena melihat saudaranya dizalimi seperti Palestina, Rohingya, Maluku Ambon"

Kamis, 31/05/2018 11:43 6

Opini

Digaji Tinggi, Seberapa Efektifkah BPIP?

Numerasi penggajian yang ditetapkan oleh presiden lewat Perpres No 42 Tahun 2018 bagi dewan pengarah dan pelaksana BPIP dinilai oleh banyak kalangan terlalu fantastis.

Kamis, 31/05/2018 11:38 0

Indonesia

Divonis Bebas, Alfian Tanjung: Hadapi Gerakan Komunis dengan Tak Memilih Pemimpin yang Dukung Mereka

Kita hadapi gerakan komunis dengan tidak memilih pemimpin yang mendukung mereka

Kamis, 31/05/2018 10:31 0

Tarbiyah Jihadiyah

Sholat yang Berkualitas, Kunci Sukses Ramadhan

Namun, begitu memasuki 10 hari Ramadhan kedua, euforia itu seolah sedikit demi sedikit terkikis. Hal itu terjadi karena ibadah yang dilakukan terutama shalat hanya digenjot masalah kuantitas semata. Maka dari itu, penjiwaan dan kualitas ibadah kurang diberi perhatian. Rasa futur pun muncul karena ibadah hanya menjadi rutinitas tanpa makna.

Rabu, 30/05/2018 18:54 0

Indonesia

Polri Sebut Media Punya Peran Besarkan Teroris

“Teroris merasa kalah ketika media tidak memberitakan secara besar-besaran,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto

Rabu, 30/05/2018 17:00 0

Suara Pembaca

Laznas Chevron Bersama Dompet Dhuafa Adakan Pelatihan Iqro

Laznas Chevron dan Dompet Dhuafa Adakan Pelatihan Iqro

Rabu, 30/05/2018 15:27 0

Indonesia

Alfian Tanjung Divonis Bebas, Yusril: Mestinya Tak Ada Banding

"Saya berharap perkara Ustadz Alfian Tanjung selesai, karena terhadap putusan lepas dari segala tuntutan hukum mestinya tidak ada banding dan kasasi"

Rabu, 30/05/2018 13:38 0

Foto

Ketika Warga Gaza Iringi Pelepasan Kapal ‘Pendobrak’ Blokade Israel

KIBLAT.NET, Gaza – Israel hari ini, Rabu (30/05/2018) mencegat sebuah perahu Palestina ketika mencoba untuk...

Rabu, 30/05/2018 12:39 0

Indonesia

Alfian Tanjung Divonis Bebas dalam Perkara Laporan Pengacara Sekjen PDIP

Majelis hakim PN Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bebas kepada Alfian Tanjung

Rabu, 30/05/2018 11:22 0

Indonesia

Putra Alvian Tanjung: Kita Berharap kepada Allah, Bukan Manusia

"Ayah kami berpesan untuk jangan berharap pada manusia atau makhluk, karena manusia yang memegang kasus ini kan punya salah dan juga punya misi, kita lebih baik berharap pada Allah yang punya keputusan dan takdir."

Rabu, 30/05/2018 11:17 0

Close