... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kepada Anggota Dewan, TPM Ungkap Perlakuan Aparat Terhadap Napi Teroris

Foto: Wakil Dewan Pembina TPM, Ahmad Michdan (kanan)

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Pengacara Muslim (TPM) mengungkapkan kepada Komisi III DPR RI perihal penanganan narapidana terorisme (napiter). Beberapa penanganan yang dilakukan aparat, dinilai TPM berlebihan, bahkan tidak manusiawi.

“Para narapidana terorisme di lapas Pasir Putih Nusakambangan mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Hal tersebut sangat merugikan tidak hanya bagi para narapidana, namun sangat merugikan kami tim penasehat hukum dan juga para keluarga narapidana yang berkunjung ke sana,” ungkap Wakil Dewan Pembina TPM, Ahmad Michdan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III di gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Kamis (31/05/2018).

Michdan menyebutkan para narapidana mendapat perlakuan yang tidak manusiawi berupa dipersulit untuk melakukan kegiatan ibadah; seperti shalat berjamaah dan shalat Jumat.

“Kondisi sel yang tertutup dan terisolasi sehingga sulit bagi narapidana untuk mendapat udara segar dan sinar matahari. Sehingga hal tersebut berpengaruh terhadap kesehatan narapidana,” ungkapnya.

“Waktu yang diberikan untuk bertemu keluarga yang berkunjung, sangatlah singkat karena dibatasi hanya 15 menit,” lanjutnya.

Selain itu, menurut Michdan para napiter juga tidak diperkenankan bertemu langsung dengan pengunjung, baik keluarga maupun penasehat hukum. Kunjungan juga hanya dilakukan di ruangan tertutup dengan dibatasi kaca.

“Untuk berbicara dengan narapidana, pengunjung disediakan interkom. Pengunjung tidak diperbolehkan memberikan makanan untuk narapidana,” ungkapnya.

Di sisi lain, Michdan juga mengungkapkan sikap aparat yang menghalang-halangi TPM untuk melakukan konfirmasi mengenai sejumlah perlakuan tersebut. Saat itu TPM hendak mengunjungi salah satu napi teroris pada tanggal 8 Februari 2018 di Lapas Pasir Putih Nusakambangan.

BACA JUGA  PKS Salurkan Rp 68,9 Miliar untuk Korban Covid-19

“Tujuan kami ke sana untuk mendapatkan informasi dan klarifikasi tentang isolasi yang dilakukan oleh pihak Lapas Pasir Putih Nusakambangan kepada klien kami, namun kami mendapat perlakuan yang tidak baik dari pihak Lapas Pasir Putih Nusakambangan,” jelasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Israel Sebut Larangan WNI ke Al Quds sebagai Pembalasan

Larangan itu dimaksudkan sebagai balasan atas kebijakan Indonesia yang menangguhkan visa bagi warga Israel pasca kekerasan di perbatasan yang menewaskan puluhan warga Palestina.

Kamis, 31/05/2018 15:09 0

Konsultasi

Hukum Puasa Bagi Wanita yang Enggan Berhijab

Jika seorang wanita melaksanakan puasa di bulan Ramadan, sementara dia tidak mau menggunakan jilbab saat keluar dari rumahnya, apakah puasanya sah?

Kamis, 31/05/2018 15:07 0

Palestina

Israel Resmi Larang WNI Kunjungi Al Quds

Kebijakan itu terlampirkan dalam surat Kementerian Pemantauan Perbatasan Imigrasi Israel dan berlaku setelah 9 Juni 2018.

Kamis, 31/05/2018 14:35 0

Eropa

Terus Tindas Warga Sipil, UE Perpanjang Sanksi terhadap Rezim Assad

Terus Tindas Warga Sipil, UE Perpanjang Sanksi terhadap Rezim Assad. Penindasan berlanjut oleh rezim Assad terhadap penduduk sipil menjadi alasan untuk memperpanjang sanksi. Pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels setuju untuk menjatuhkan sanksi terhadap rezim Basyar Assad hingga 1 Juni 2019

Kamis, 31/05/2018 14:01 0

Inggris

Menghina Pengadilan, Pendiri Kelompok Anti-Islam Inggris Ditangkap

Pendiri kelompok ekstrim sayap kanan ekstrim anti-Islam English Defence League (EDL) hari ini divonis penjara selama 13 bulan karena menghina pengadilan.

Kamis, 31/05/2018 13:18 0

Afghanistan

Taliban Tingkatkan Operasi Militer di Seluruh Provinsi Afghanistan

Berbeda dengan militer Afghan yang pekan lalu mengumumkan akan menggelar operasi ofensif di 10 provinsi, Taliban tidak membatasi operasi militer mereka di sejumlah area tertentu.

Kamis, 31/05/2018 12:33 0

Opini

Digaji Tinggi, Seberapa Efektifkah BPIP?

Numerasi penggajian yang ditetapkan oleh presiden lewat Perpres No 42 Tahun 2018 bagi dewan pengarah dan pelaksana BPIP dinilai oleh banyak kalangan terlalu fantastis.

Kamis, 31/05/2018 11:38 0

Eropa

Kembali Tak Tunjukkan Bukti, Amaq Klaim Serangan di Belgia

Pelaku diketahui bernama Benjamin Herman (31). Ia adalah pedagang narkoba Belgia yang telah dipenjara selama bertahun-tahun dan dibiarkan keluar selama dua hari pada Senin (28/5).

Kamis, 31/05/2018 10:26 0

Amerika

AS: Taliban Gulirkan Pertempuran dan Negoisasi

"Anda memperhatikan bahwa pemimpin Taliban tingkat menengah dan senior sedang bernegosiasi dengan pemrinta Afghanistan," katanya. Nicholson menambahkan bahwa banyak aktivitas diplomatik dilakukan "di belakang layar."

Kamis, 31/05/2018 09:45 0

Turki

Turki Latih Angkatan Kedua Polisi Nasional Oposisi Suriah

Pelatihan polisi termasuk "menghadapi kerusuhan", "hukum polisi" dan "disiplin umum", serta pelatihan dalam "operasi perumahan", "penghancuran perangkat eksplosif" dan "forensik".

Kamis, 31/05/2018 08:40 0

Close