... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Israel-Rusia Jalin Kesepakatan untuk Amankan Perbatasan dengan Suriah

Foto: Tank Tempur Israel di dataran Tinggi Golan

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Pertemuan-pertemuan diplomatik antara Israel dan Rusia telah menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak untuk mengizinkan tentara rezim Suriah mendapatkan kembali kendali atas perbatasan selatannya dengan Israel, asalkan tidak dikendalikan pasukan Iran, Hezbollah atau milisi Syiah, lansir Al-Jazeera dari media-media Israel pada Selasa (29/05).

Saluran TV Israel 10 mengatakan bahwa perjanjian itu juga menetapkan bahwa tentara Iran atau Hizbullah Lebanon, yang merupakan sekutu rezim Assad, atau milisi asing berada di perbatasan. Di sisi lain, Israel akan menjaga kebebasannya di dalam wilayah Suriah.

Menrut saluran tersebut, rezim Assad setuju syarat-syarat pernjanjian yang sudah dicapai oleh Israel dan Rusia itu. Kesepakatan itu sendiri didapat setelah ekskalasi militer Israel dan Iran di Suriah.

Pada bagiannya, Kantor Perdana Menteri Israel membantah berita yang telah beredar tentang perjanjian Rusia-Israel yang mencegah pasukan Hizbullah dan Iran mendekati garis gencatan senjata di Golan.

Perdana Menteri Israel mengatakan bahwa Tel Aviv tidak tertarik pada perjanjian parsial apapun, dan posisinya jelas untuk menolak kehadiran militer Iran di wilayah Suriah. Israel akan terus gerakannya di semua tingkat dan alat untuk mencapai tujuan ini.

Perjanjian itu datang sebelum kunjungan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman ke Moskow pada Rabu, ini. Ia akan bertemu dengan koleganya, Sergei Shweigo untuk membahas kehadiran Iran di Suriah.

BACA JUGA  Sensasi Jaringan 5G, Apa yang Dirasakan Orang-orang di Korsel?

Lieberman didampingi oleh kepala Direktorat Intelijen Militer, Jenderal Tamir Heyman, dan kepala Biro Politik Militer Kementerian Pertahanan Israel, Zohar Balti, dan perwakilan lain dari badan keamanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendahului kunjungan menteri pertahanannya ke Moskow dengan mengatakan Iran harus menarik semua pasukannya dari Suriah.

Israel berharap bahwa penempatan pasukan Suriah di jalur gencatan senjata akan membawa ketenangan ke kawasan itu dan mengurangi ketegangan.

Tawaran Israel itu muncul setelah tanda-tanda kesiapan tentara Suriah untuk membangun kembali kendali wilayah selatan setelah mengakhiri kontrolnya atas pedesaan Damaskus.

Media Israel melaporkan bahwa Rusia telah meminta Iran untuk menarik pasukannya dari perbatasan Suriah-Israel.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan Suriah “adalah satu-satunya yang harus berada di perbatasan Suriah dengan Israel.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasimi mengumumkan pekan lalu bahwa negaranya tinggal di Suriah selama ancaman “terorisme” berlanjut, selama pemerintah Suriah terus mencari bantuan dari Iran.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Muhammadiyah Jamah Dakwah Berbasis Virtual

Muhammadiyah tengah menyiapkan pembentukan Tim Siber yang akan mengolah pesan-pesan agar terserap oleh masyarakat.

Selasa, 29/05/2018 13:43 0

Indonesia

Perkembangan Dunial Digital Munculkan Generasi Muslim Milenial

Muslim Milenial mempunyai beberapa ciri, diantaranya berislam dengan kuat, mengadopsi teknologi, dan berwawasan global.

Selasa, 29/05/2018 13:28 0

Indonesia

KAMMI Minta Jokowi Bijak Gunakan Uang Negara

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia mendesak agar Peraturan Presiden no 42 tahun 2018 terkait gaji Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) segera dievaluasi.

Selasa, 29/05/2018 12:01 0

Suara Pembaca

Kedutaan UEA Amanahi ONECARE Salurkan Bantuan Paket Sembako Ramadhan

Kedutaan besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia menyalurkan ratusan bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu

Selasa, 29/05/2018 09:27 0

Indonesia

Megawati Digaji Rp112 Juta, Priyo Budi Santoso: Sangat Tak Elok!

Jika dibandingkan dengan keberanian Mahathir di Malaysia tersebut, menurut Priyo, harusnya kita semua sangat malu terhadap keputusan Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengenai gaji Megawati sebesar 112 Juta Rupiah.

Senin, 28/05/2018 17:04 0

Video News

Mengapa Ada Teror dan Terorisme?

Mengapa Ada Teror dan Terorisme? Bambang W Umar selaku Pengamat Kepolisian Universitas Indonesia menyatakan bahwa latar belakang terorisme memiliki indikasi kepentingan politik dan ekonomi. Dalam penanganan, menurutnya, militer juga dilibatkan.

Senin, 28/05/2018 11:17 0

Video News

Al-Qur’an Jadi Barang Bukti Terorisme?

KIBLAT.NET – Al-Qur’an Jadi Barang Bukti Terorisme? Maneger Nasution, Mantan Komisioner Komnas HAM, menyatakan bahwa...

Senin, 28/05/2018 09:59 0

Video News

UU Terorisme, Harusnya Bagaimana?

KIBLAT.NET – UU Terorisme, Harusnya Bagaimana? Ketua Ketua LHKP PPM Yono Reksoprodjo menyampaikan pemikiran-pemikiran Muhammadiyah...

Senin, 28/05/2018 09:32 0

Video News

Narasi Monolog dalam Penanganan Terorisme

Narasi Monolog dalam Penanganan Terorisme. Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, produk narasi bersifat monolog dari pihak kepolisian. Salah satunya, ia menyebutkan kasus Siyono 2016 lalu.

Senin, 28/05/2018 09:15 0

Profil

Ubaidullah Latif, Mujahid Santun dan Penuh Kecintaan Kepada Allah

Gaya bicaranya santun, senyuman selalu terkembang di bibirnya dan suka mengingatkan akan kebaikan. Maka, ketika mujahid santun ini syahid, banyak rekan-rekannya yang merasa kehilangan karena kenangan-kenangan manis bersamanya.

Ahad, 27/05/2018 19:05 0

Close