... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Merekam dan Menyebarkan Kejahatan Tentara Israel Bakal Dipidana

Foto: Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Komite Kementerian Israel tengah membahas sebuah RUU yang melarang dokumentasi pelanggaran hak asasi manusia tentara Israel terhadap warga Palestina.

Media Israel Hayom menjelaskan bahwa ketua blok Yisrael Beiteinu di Knesset, Robert Ilatov, mengusulkan RUU itu dengan dukungan dari pemimpin partainya, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.

Bunyi RUU yakni, “Barangsiapa yang mengambil gambar video atau foto, atau merekam tentara ketika mereka melakukan pekerjaan mereka, dengan tujuan mengganggu moral tentara dan warga negara, akan dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Sementara jika dilakukan dengan tujuan untuk mengacaukan keamanan negara, pelaku akan dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara.” Selain itu, RUU juga melarang memposting foto atau konten yang direkam di media sosial.

Anggota parlemen Israel, Ilatov, menegaskan bahwa usulan datang sebagai respon terhadap gerakan aktivis sayap kiri yang kerap mengekspos praktik-praktik (kejahatan) Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

“Israel telah lama menghadapi fenomena yang mengganggu; dokumentasi tentara Israel, dengan video shooting atau rekaman audio oleh organisasi yang memusuhi Israel dan mendukung orang Palestina, seperti B’Tselem, Machsom Watch, Breaking the Silence, BDS dan organisasi lainnya,” katanya.

Dia mengklaim bahwa organisasi-organisasi tersebut menerima dukungan dari asosiasi dan pemerintah dengan agenda anti-Israel dan untuk membahayakan Israel.

“Tidak masuk akal untuk aktivis atau organisasi kiri, yang didukung oleh entitas asing, untuk diberikan kebebasan untuk mendokumentasikan tentara saat melakukan tugas mereka. Kondisi terbaik harus disediakan bagi para prajurit untuk melakukan tugas mereka tanpa mengkhawatirkan ada aktivis atau organisasi yang menerbitkan foto mereka untuk mengintimidasi mereka,” katanya.

BACA JUGA  Ditembak Pasukan Israel, Bocah Palestina Berusia 8 Tahun Kehilangan Mata Kirinya

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Kedutaan UEA Amanahi ONECARE Salurkan Bantuan Paket Sembako Ramadhan

Kedutaan besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia menyalurkan ratusan bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu

Selasa, 29/05/2018 09:27 0

Indonesia

Megawati Digaji Rp112 Juta, Priyo Budi Santoso: Sangat Tak Elok!

Jika dibandingkan dengan keberanian Mahathir di Malaysia tersebut, menurut Priyo, harusnya kita semua sangat malu terhadap keputusan Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengenai gaji Megawati sebesar 112 Juta Rupiah.

Senin, 28/05/2018 17:04 0

Video News

Mengapa Ada Teror dan Terorisme?

Mengapa Ada Teror dan Terorisme? Bambang W Umar selaku Pengamat Kepolisian Universitas Indonesia menyatakan bahwa latar belakang terorisme memiliki indikasi kepentingan politik dan ekonomi. Dalam penanganan, menurutnya, militer juga dilibatkan.

Senin, 28/05/2018 11:17 0

Video News

Al-Qur’an Jadi Barang Bukti Terorisme?

KIBLAT.NET – Al-Qur’an Jadi Barang Bukti Terorisme? Maneger Nasution, Mantan Komisioner Komnas HAM, menyatakan bahwa...

Senin, 28/05/2018 09:59 0

Video News

UU Terorisme, Harusnya Bagaimana?

KIBLAT.NET – UU Terorisme, Harusnya Bagaimana? Ketua Ketua LHKP PPM Yono Reksoprodjo menyampaikan pemikiran-pemikiran Muhammadiyah...

Senin, 28/05/2018 09:32 0

Video News

Narasi Monolog dalam Penanganan Terorisme

Narasi Monolog dalam Penanganan Terorisme. Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, produk narasi bersifat monolog dari pihak kepolisian. Salah satunya, ia menyebutkan kasus Siyono 2016 lalu.

Senin, 28/05/2018 09:15 0

Profil

Ubaidullah Latif, Mujahid Santun dan Penuh Kecintaan Kepada Allah

Gaya bicaranya santun, senyuman selalu terkembang di bibirnya dan suka mengingatkan akan kebaikan. Maka, ketika mujahid santun ini syahid, banyak rekan-rekannya yang merasa kehilangan karena kenangan-kenangan manis bersamanya.

Ahad, 27/05/2018 19:05 0

Video News

Perang Terhadap Terorisme dan Pelanggaran HAM

KIBLAT.NET – Perang Terhadap Terorisme dan Pelanggaran HAM. Aktivis HAM Haris Azhar melihat banyak orang...

Ahad, 27/05/2018 16:56 0

Editorial

Editorial: Setelah UU Terorisme Diketok

Masalah ini memang tidak sederhana, yang hanya cukup dihadapi dengan UU. Sebab, program melawan terorisme maupun radikalisme, terlalu mudah untuk dipahami sebagai perang melawan sebuah agama, yaitu Islam.

Ahad, 27/05/2018 12:29 0

Artikel

UU Teror Firaun dan Tongkat Musa

Setelah kalah adu argumentasi dengan Nabi Musa, Firaun merespon dengan keras. Ia menutup semua pintu dialog dan segera menerbitkan sebuah undang-undang. Dengan penuh amarah, Firaun berteriak mengucapkan kalimat ancaman untuk Musa, “Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selainku, benar-benar aku akan menjadikanmu salah seorang yang dipenjarakan” [Asy-Syu’ara: 29].

Ahad, 27/05/2018 12:06 0

Close