... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

McCain Akui Perang Iraq Sebagai Sebuah Kesalahan

Foto: Senator Partai Republik John McCain.

KIBLAT.NET, Washington – Senator Partai Republik, John McCain yang berasal dari Arizona pada hari Jumat (25/05/2018) mengakui bahwa Perang Iraq merupakan sebuah kesalahan. “Alasan paling mendasar untuk menginvasi Iraq bahwa Saddam memiliki senjata pemusnah massal (WMD) itu ternyata keliru,” tulis McCain dalam buku terbarunya.

Di bagian lain, McCain juga menulis, “Perang Iraq, dengan semua biayanya baik berupa nyawa, harta benda, dan keamanan, tidak bisa dilihat sebagai sesuatu apapun kecuali bahwa itu adalah sebuah kesalahan, sebuah kesalahan yang sangat serius, dan saya harus menerima diri saya untuk menyalahkan perang tersebut.”

Pengakuan McCain ini tentu tidak mengubah apapun dan sangat naif jika dilihat dari rekam jejak masa lalunya. McCain termasuk salah satu pendukung utama ketika awal Perang Iraq dikampanyekan oleh pemerintahan Bush pada tahun 2003. Dan memang, ia termasuk di antara tokoh-tokoh “hawkish” Partai Republik yang pertama kali mendukung invasi militer dengan dalih adanya senjata pemusnah massal.

Sebelumnya, senator asal Arizona itu pernah mengatakan bahwa dukungannya atas Perang Iraq dilatarbelakangi oleh pengalamannya selama Perang Vietnam. Saat bertempur melawan Viet Cong, McCain tertangkap dan menjadi tawanan pejuang komunis pro-Hanoi.

“Saya akan membela keputusan tersebut dalam rangka menghancurkan rezim Saddam Hussein sebagaimana saya mengkritisi kegagalan taktik yang digunakan karena terlalu lama menciptakan kondisi yang memungkinkan kita keluar dari negara tersebut (Iraq) namun dengan tetap menjamin keamanan bagi kepentingan & kehormatan negara kita”, kata McCain dalam satu pernyataannya di tahun 2008. “(Saat ini) kita berada di Iraq, dan kepentingan keamanan kita yang paling vital jelas dipertaruhkan di sana”.

BACA JUGA  Belajar Tentang Belajar (Bag. 1)

McCain masih memegang keyakinannya itu bahkan sampai beberapa tahun kemudian. “Saya berpengalaman di Perang Vietnam dan saya ingin meyakinkan bahwa sejujurnya kita akan menang, dan kita menang,” kata McCain di majalah Politico. “Saya yakin kita akan memenangkan konflik di Iraq setelah invasi militer dilakukan, dan untuk itu saya mengorbankan apa saja, termasuk mengorbankan ambisi saya untuk menjadi presiden, bahwa kita akan berhasil.”

Sumber: Daily Caller
Redaktur: Yasin Muslim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Mengeja Te-Ro-Ris-Me

Mungkin, demi kehidupan yang setidaknya lebih tenang dan damai, ada baiknya kita mulai berhenti menggunakan istilah terorisme di ruang publik. Atau kalaupun masih ingin menggunakan hendaknya dengan definisi yang lebih jujur dan lebih diterima semua pihak. Salah satunya definisi yang dilontarkan oleh John Whitbeck, pengacara internasional Amerika bahwa “terorisme adalah kekerasan yang tidak saya dukung.”

Ahad, 27/05/2018 01:26 1

Indonesia

PNS Sumatera Barat Akan Dapat Keringanan Masuk Kerja Untuk I’tikaf

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno memberikan keringanan dengan membolehkan PNS yang melakukan i'tikaf terlambat masuk kantor

Sabtu, 26/05/2018 14:14 0

Indonesia

Kisah Aman Abdurrahman Ditemui Profesor dari Singapura Di Penjara

Saat membacakan pledoi, Aman menceritakan kisah pertemuannya dengan seorang profesor asal Singapura saat dipenjara

Jum'at, 25/05/2018 16:55 0

Indonesia

Bacakan Pledoi, Aman Abdurrahman Mengaku Baru Tahu Kasus Bom dari Persidangan

"Saya, Aman Abdurrahman tidak mengakui apapun tentang hal itu,"

Jum'at, 25/05/2018 15:34 0

Foto

Masjid Al-Khandaq, Tandai Strategi Perang Ala Salman Al-Farisi

Masjid ini terletak di parit barat laut Madinah, tempat Perang Khandaq terjadi.

Jum'at, 25/05/2018 14:26 0

Indonesia

Terhimpun Kata Sepakat, DPR Sahkan UU Antiterorisme

Undang-undang tersebut disahkan langsung dalam sidang paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/05/2018).

Jum'at, 25/05/2018 13:59 0

Tazkiyah

Antara Hadiah dan Sogokan

Umar menjawab,"Hadiah di zaman Rasulullah adalah hadiah yang sebenarnya, sedangkan hadiah di zaman kita ini adalah duri."

Jum'at, 25/05/2018 12:00 0

Indonesia

Duarr! Ledakan Terjadi Ketika Sidang Pledoi Aman Abdurrahman

Hal yang tak terduga terjadi. Saat sidang berjalan, tiba-tiba terdengar suara ledakan. Hal ini menyebabkan kepanikan pengunjung sehingga sidang ditunda.

Jum'at, 25/05/2018 11:27 0

Indonesia

Ketua Pansus: Semua Pihak Telah Sepakati Definisi Terorisme

Ketua Panitia Khusus Revisi Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Terorisme, Muhammad Syafii mengungkapkan bahwa semua pihak sudah menyetujui definisi dari terorisme yang diatur dalam RUU yang akan disahkan hari ini.

Jum'at, 25/05/2018 11:17 0

Indonesia

Soal RUU Terorisme, Komisi I: Pemerintah Jangan Lagi Menunda

DPR kaget ketika Presiden Joko Widodo memberikan ultimatum akan mengeluarkan Perppu jika RUU tersebut tidak segera diselesaikan.

Jum'at, 25/05/2018 11:09 0

Close