Bom Meledak di Markas Partai Komunis Iraq Sekutu Al-Sadr

KIBLAT.NET, Baghdad – Dua bom meledak pada Jumat (25/05) beberapa meter dari markas besar Partai Komunis Iraq di pusat ibukota Baghdad. Koalisi Sairun, aliansi politik yang mengumpulkan partai komunis dan gerakan Syiah pimpinan Muqtada Al-Sadr, mengonfirmasi berita ini.

Muqtada Al-Sadr baru-baru ini memenangkan pemilihan legislatif dengan koalisinya. Seorang anggota Biro Politik Partai Komunis Iraq, Jassim al-Hilfi, mengatakan bahwa “dua alat peledak dilemparkan ke markas besar Partai Komunis Iraq di alun-alun Andalusia di pusat ibu kota.

Seorang perwira polisi senior mengatakan, ledakan itu mengakibatkan tiga korban. Ini merupakan serangan bom pertama yang menargetkan markas partai di Iraq sejak kampanye politik dimulai pada pertengahan April.

Menurut Jassim al-Hilfi , serangan ini karena sikap partai komunis yang menentang keras praktik korup. Kami, katanya, kerap mendapat ancaman. Ini mungkin pesan untuk menakut-nakuti dan mencegah kami melakukan reformasi dan perubahan.

Koalisi Al-Sadr dan Komuniks serta partai Teknokrit menang dalam pemilu parlemen dua pekan lalu. Mereka mendapat 54 kursi, menyaingi perolehan koalisi Al-Fath.

Koalisi Al-Fath merupakan koalisi partai-partai Syiah pro Iran yang dimpimpin Hadi Al-Umary, pemimpin aliansi milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi yang memiliki andil besar dalam perang melawan ISIS. Koalisi ini mendapat 47 kursi di parlemen.

Pada posisi kedua, koalisi An-Nasr pimpinan Haidar Al-Abadi yang didukung koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat dengan mendapat 42 kursi.

Para peraih kursi terbanyak di pemilu parlemen Iraq semunya dari Syiah. Namun mereka memiliki kepentingan masing-masing sehingga saling silang pendapat. Sementara itu, blok sunni tidak memilki suara.

Sumber: France24.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat