... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Klarifikasi Ustadz Syamsudin Uba Perihal Kunjungan Intelkam Mabes Polri

Foto: Ustadz Syamsudin Uba.

KIBLAT.NET, Bekasi – Ustadz Syamsudin Uba memberikan klarifikasi atas berita yang muncul terkait kunjungan Intelkam Mabes Polri kepada Majelis Taklim Mahabbah pada Ahad, 20 Mei 2018 lalu. Menurutnya, acara itu adalah acara DKM Al-Muhajirin dengan Mabes Polri bukannya dengan Majelis Taklim Mahabbah.

Mantan aktivis HMI dan GPII itu menceritakan kepada Kiblat.net bagaimana kronologis acara tersebut bisa berjalan. Mulanya, Ustadz Syamsudin Uba didatangi oleh Kanit Direktorat Kamneg Baintelkam Polri, AKBP Syuhaimi sebelum Ramadhan.

“Pak Syuhaimi ini mengajak untuk kerjasama membuat kegiatan dengan dihadiri atasannya. Namun kami menolak,” ujar Ustadz Syamsudin saat ditemui Kiblat.net di Masjid Az-Zikra Galaxy, Bekasi pada Kamis, (24/18).

Sebagai pimpinan Majelis Taklim Mahabbah, ia menolak ajakan kegiatan bersama Mabes Polri dengan argumentasi bahwa posisi dirinya sebagai pendatang dan hanya mengontrak tempat di situ, juga sebagai jamaah masjid Al-Muhajirin.

“Kami mengusulkan betapa baiknya jika Mabes Polri bekerjasama dengan DKM Al- Muhajirin. Dengan cara itu kami sebagai jamaah bisa ikut terlibat,” tambahnya.

Saat itu, tekhnis kegiatan buka bersama diatur oleh Pak Chandra sebagai Ketua Yayasan Al-Muhajirin dengan Pak Syuhaimi, jelas Syamsudin.

Menurut dia, sempat ada permintaan dari Syuhaimi agar kegiatan berjalan di halaman masjid tempat Majelis Taklim Mahabbah beraktivitas, namun usulan itu ditolak Ustadz Syamsudin. Ia bersikeras agar acara buka puasa bersama diadakan di area masjid saja.

BACA JUGA  Enzo Dikaitkan HTI, Fahri Hamzah: Banyak yang Bangga dengan Idologi Komunis Jadi Pejabat

“Mereka memaksa dengan tekhnis seperti tadi sampai tiba hari H. Kemudian, Pak Syuhaimi datang dengan timnya. Pada saat itu kami sudah mulai pembukaan acara. Saya diminta menyampaikan sambutan,” tukas dai asal Nusa Tenggara ini.

Ketika acara telah berlangsung sempat ada usulan lagi dari pihak Intelkam Mabes Polri agar Ustadz Syamsudin duduk berjejer di depan bersama Kombes (pol) Drs Dedy Junaedi dan Ketua Yayasan Al-Munawwarah yaitu Pak Chandra.

“Saya juga diminta di depan tapi saya menolak. Saya bilang cukup di situ sudah ada ketua yayasan. Pak Syuhaimi paksa saya harus di depan. Tim-tim foto mereka sudah siap di belakang,” tambahnya lagi.

Ustadz Syamsudin menangkap ada keinginan dari pihak Mabes Polri agar ia duduk bersama di depan Namun ia menolak karena memahami ada semacam permainan yang sedang dijalankan aparat.

“Saya tidak mau, saya paham ini permainan. Kalau saya dipaksa terus saya keluar dari majelis ini. Saya tidak mau ikut. Saya bilang kepada dia jangan paksa saya, saya akan tinggalkan majelis ini,” tegas Syamsudin. Jawaban itu akhirnya membuat Syuhaimi terdiam.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kombes Dedy Junaedi, Ustadz Syamsudin menerangkan bahwa pihak Mabes Polri mengutarakan maksudnya tengah menjalankan tugas sebagaimana aturan yang berlaku.

“Tapi tidak ada di acara tersebut pihak aparat menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk mereduksi pemahaman radikal,” ungkapnya.

BACA JUGA  Mardani Ali Sera: Idul Kurban Menguatkan Empati

Ia juga mengklarifikasi masalah ucapan bersyukur yang diungkapkan dalam kesempatan itu. Menurutnya, konteks sesungguhnya adalah ia mengucapkan syukur atas izinnya ketua yayasan kepada pihak Majelis Taklim Mahabbah yang telah dibolehkan untuk melakukan kegiatan pembinaan umat.

“Jadi bukan atas kedatangannya Mabes. Gak ada dasarnya itu. Itu bisa diluruskan, ya,” tukas Ustadz Syamsudin.

Menjelang tibanya waktu berbuka, Ustadz Syamsudin juga kemudian diminta untuk membaca doa, dan ia mewasilahkan agar air yang diminum semua yang berbuka agar menjadi wasilah. Kepada mereka yang sakit ia berdoa agar disembuhkan Allah SWT, bagi yang punya masalah diselesaikan oleh Allah.

“Dan dengan wasilah air ini semoga kita bisa menegakkan syariat Allah di muka bumi dan barang siapa yang melawan syariat dimatikan oleh Allah dengan wasilah air ini,” tutupnya.

 

Reporter: Fajar Shadiq
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Klarifikasi Ustadz Syamsudin Uba Perihal Kunjungan Intelkam Mabes Polri”

  1. adibudi

    Hmmmm….gak usah overdosis, biasa aja kalee…agak lebay menurut sy

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Inspiratif, Cara Bocah SD Dubai Hemat Konsumsi Air Wudhu di Masjid

Faiz Muhammad, yang duduk di kelas 6 Sekolah Dasar ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghemat air yang digunakan untuk berwudhu. Ia memulainya dengan sebuah eksperimen.

Kamis, 24/05/2018 15:34 0

Suriah

Rusia dan Iran Dirikan 17 Pos Pemantau di Idlib

“Telah dibangun komunikasi antara pusat-pusat untuk mengatur pertukaran informasi terkini dan pelanggaran rezim dalam rangka menghentikan permusuhan,” kata Rodzkoy dalam pernyataan Rabu kemarin (23/05).

Kamis, 24/05/2018 15:00 0

Manhaj

Fase Jihad Rasul: Sabar dan Memaafkan Kafir Quraisy

Ketika Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam di Makkah, jihad pada fase ini adalah dengan sabar dan memaafkan. Walaupun realitanya, beliau dan kaum muslimin mendapatkan perlakuan buruk dari orang-orang kafir Quraisy

Kamis, 24/05/2018 13:32 0

Afrika

Sudan Putuskan Tetap Bertahan di Koalisi Arab Pimpinan Saudi

Keputusan itu diambil setelah pembicaraan antara Presiden Omar Al-Bashir dan Asisten Menteri Pertahanan Saudi, Jenderal Mohammed bin Abdullah Ayesh, dengan dihadiri Menteri Negara untuk presiden dan direktur kantor Presiden, Hatem Hassan Bakhit Khartoum, kemarin.

Kamis, 24/05/2018 08:51 0

Irak

AS Jalin Komunikasi dengan Muqtada Al-Sadr, Ini yang Dibicarakan

Asady menjelaskan bahwa tidak ada pembicaraan langsung antara koalisi pimpinan Al-Sadr itu dengan Amerika. AS menggunakan mediator untuk membuka saluran dengan anggota koalisi Sairun

Kamis, 24/05/2018 07:10 0

Video Kajian

Jadi Tahu: Bolehkah Bicara Politik di Masjid?

Jadi Tahu: Bolehkah Bicara Politik di Masjid? Menurut pengalamanmu, selain untuk kegiatan shalat lima waktu dan Jumatan, apa saja fungsi masjid bagi umat Islam? Yang lagi ramai baru-baru ini, tentang “tidak boleh bicara politik di masjid”, bagaimana tanggapan masyarakat? Yuk, kita simak bareng-bareng di sini!

Kamis, 24/05/2018 06:30 0

Afghanistan

Jelang Akhir Tugas, Inilah Sosok Pengganti Jenderal Nicholson di Afghanistan

Perwira Angkatan Darat AS, Letnan Jenderal Scott Miller itulah yang dikabarkan akan menggantikan seniornya, Jenderal John Mick Nicholson

Rabu, 23/05/2018 23:10 0

Analisis

Amaq; Media ISIS yang Diragukan, Namun Dibesarkan Media Barat

Amaq; Media ISIS yang Diragukan, Namun Dibesarkan Media Barat. Amaq menyajikan breaking news secara cepat setiap aksi yang diakui sebagai "prajurit khilafah". Karakter ekslusif penyajian Amaq, biasanya diikuti dengan rekaman kesetiaan (baiat) kepada ISIS, video selfie atau pesan singkat sebelum melakukan aksi.

Rabu, 23/05/2018 22:38 2

Suriah

Pejuang Asing TIP Serukan Pesan Hijrah untuk Muslim di Barat

Dalam pesan videonya, mereka menyinggung berbagai persoalan da kesalahan yang berkembang di kehidupan masyarakat Barat.

Rabu, 23/05/2018 15:37 0

Palestina

Dihadiahi Foto Al-Quds Tanpa Masjid Al-Aqsha, Dubes As untuk Israel Senang

gambar berukuran besar tersebut merupakan hadiah dari kelompok Yahudi Ekstrem untuk Friedman. Dalam foto itu terlihat kuil Yahudi berdiri di kompleks yang saat ini berdiri Masjid Al-Aqsha.

Rabu, 23/05/2018 13:29 0

Close