... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Pandangan Jihadis Tentang Boleh Tidaknya Jadi Anggota DPR

Foto: Pengamat gerakan Islam, Ustadz Abu Rusydan.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat gerakan Islam, Ustadz Abu Rusydan menyebutkan ada tiga syarat seseorang boleh menjadi anggota Parlemen atau Anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Syarat ini dikutipnya dari Dr. Abdullah Azzam, sosok yang membangkitkan jihad empat dekade terakhir.

“Syarat mutlak adalah tidak boleh ridho dengan demokrasi. Lalu syarat yang pertama adalah dia menjadi anggota parlemen dengan niat untuk membela Islam dan kaum muslimin dan harus ada statement untuk itu,” ungkapnya dalam diskusi bertajuk “Terorisme Politik dan Sekuritisasi Kebijakan” yang digelar Pushami pada Selasa sore (22/05/2018) di Jakarta.

Syarat kedua, seorang yang menjadi atau ingin menjadi anggota DPR tidak boleh menyetujui atau membubuhkan tanda tangan untuk peraturan undang-undang yang menentang tuntunan Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun syarat ketiga, tidak mencari dunia di dalamnya.

“Dia tidak mau mencari makan di situ. Kalau perlu, dia sama sekali tidak mengambil gajinya di DPR atau dia mengambil tapi dibagi-bagi untuk yang membutuhkan,” ungkap dai asal Kota Kudus ini.

Abu Rusydan menyebut, dirinya pernah bertemu dengan seorang yang dinilainya memenuhi tiga syarat tersebut pada tahun 2003. Seorang anggota DPR yang tidak ia sebutkan namanya ini pernah bertutur kepada Abu Rusydan, bahwa ia menjadi anggota DPR untuk membela Islam dan kaum muslimin.

“Wallahi, saya ini berjihad dengan menjadi anggota parlemen, saya tidak dibesarkan seperti Anda. Beliau mengatakan bahwa parlemen adalah medan Jihad saya,” ungkapnya mengenang kejadian belasan tahun silam.

BACA JUGA  Komisi VIII Kritik Wacana TNI Urus Kerukunan Umat Beragama

Anggota DPR yang tidak ia sebutkan namanya itu berkeinginan membela Islam dan kaum muslimin, paling tidak meringankan beban yang ditanggung kaum muslimin. Kemudian, ia juga tidak mengambil gaji dari DPR untuk makannya dan keluarga.

“Sayangnya ia sudah wafat,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur An Nashr Institute, Munarman berharap bahwa di tahun 2019 banyak anggota DPR yang memenuhi tiga syarat yang sudah disebutkan tadi.

“Semoga di tahun 2019 nanti, bukan hanya ganti presiden, tapi juga banyak anggota dewan yang memenuhi syarat untuk membela Islam di parlemen. Dan tidak menggunakan amanah di parlemen untuk semata kepentingan duniawi atau pribadi,” ungkapnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Ini Pandangan Jihadis Tentang Boleh Tidaknya Jadi Anggota DPR”

  1. adibudi

    Hmmmm…lama lama

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pejuang Asing TIP Serukan Pesan Hijrah untuk Muslim di Barat

Dalam pesan videonya, mereka menyinggung berbagai persoalan da kesalahan yang berkembang di kehidupan masyarakat Barat.

Rabu, 23/05/2018 15:37 0

Palestina

Dihadiahi Foto Al-Quds Tanpa Masjid Al-Aqsha, Dubes As untuk Israel Senang

gambar berukuran besar tersebut merupakan hadiah dari kelompok Yahudi Ekstrem untuk Friedman. Dalam foto itu terlihat kuil Yahudi berdiri di kompleks yang saat ini berdiri Masjid Al-Aqsha.

Rabu, 23/05/2018 13:29 0

Palestina

Jet Tempur Israel Kembali Serang Gaza

Sejumlah sumber menyebutkan, lokasi yang menjadi target sebuah lokasi polisi laut miliki Hamas dan kapal-kapal nelayan di pelabuhan Gaza di barat kota tersebut. Serangan dilakukan beberapa kali.

Rabu, 23/05/2018 08:52 0

News

Munarman Ungkap Agenda Terorisme Amerika dalam Cuitan Mike Pence

“Perang melawan terorisme itu sebenarnya perang terhadap jihad. Kalau memang terorisme itu didefinisikan kepada semua yang menggunakan kekerasan, seharusnya kasus Bom Alam Sutera juga disebut sebagai aksi terorisme karena sama-sama menggunakan bom,” sebut mantan aktivis YLBHI ini

Selasa, 22/05/2018 20:55 1

Amerika

Jumlah Penembakan di Sekolah AS 57 Kali Lipat dari di Negara Industri

Telah ada setidaknya 288 penembakan di sekolah di Amerika Serikat sejak 1 Januari 2009.

Selasa, 22/05/2018 17:30 0

Suriah

SNHR: Piala Dunia Dinodai Darah 6.133 Warga Suriah yang Dibunuh Rusia

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) merilis laporan yang mendokumentasikan pelanggaran paling penting oleh pasukan Rusia sejak dimulainya intervensi militer di Suriah pada 30 September 2015.

Selasa, 22/05/2018 16:53 0

Asia

Virus Mematikan Makan Belasan Korban di India, Negara Tetapkan Kondisi Waspada

Virus mematikan yang dibawa oleh kelelawar buah telah menewaskan sedikitnya tiga orang di India selatan. Delapan kematian lainnya di negara bagian Kerala sedang diselidiki terkait dengan virus Nipah, yang memiliki tingkat kematian 70 persen.

Selasa, 22/05/2018 16:09 0

Video Kajian

Ust. Farid Okbah: Amalan Utama Di Bulan Ramadhan

Ust. Farid Okbah: Amalan Utama Di Bulan Ramadhan. Rasulullah SAW menyebut puasa sebagai perisai. Perisai dari syubhat dan syahwat, sebagai penyelamat dari siksa neraka di Akhirat kelak. Apa saja amalan yang harus kita lakukan pada bulan Ramadhan agar puasa kita benar-benar menjadi perisai dari api neraka? Simak kajian berikut ini!

Selasa, 22/05/2018 16:08 0

Palestina

Ikuti AS dan Guatemala, Paraguay Buka Kedutaan untuk Israel di Al-Quds

KIBLAT.NET, Asuncion – Paraguay membuka kedutaan Israelnya di Al-Quds (Yerusalem) pada Senin (21/05/2018). Ia menjadi...

Selasa, 22/05/2018 14:00 0

Asia

Indahnya Bulan Ramadhan 1439 H Dibalut dalam Satu Nampan untuk Berbagai Etnis

Saat jamaah sudah berkumpul dan bersiap untuk berbuka puasa, Dai Ambassador Corps Dompet Dhuafa untuk Korea Selatan di Masjid al-Ikhlas Yongin yaitu Ustadz Alnof Dinar langsung mengambil inisiatif menyampaikan taushiyah singkat dalam tiga bahasa yaitu Arab, Indonesia dengan selingan bahasa Inggris.

Selasa, 22/05/2018 13:10 0

Close