... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ingat Kasus Persekusi UAS? Arya Wedakarna Akan Jadi Tersangka

Foto: Postingan Arya Wedakarna anggota DPD RI Dapil Bali yang diduga telah memprovokasi warga Bali

KIBLAT.NET, Denpasar- Kasus persekusi Ustadz Abdul Somad yang menyeret anggota DPD Dapil Bali, Arya Wedakarna di Hotel Aston Gatsu Denpasar Bali pada 8 Desember 2017 lalu terus berlanjut.

Kuasa hukum Pelapor, Zulfikar Ramly mengatakan bahwa pada Senin (21/05/2018), pihaknya telah menerima SP2HP dari Polda Bali dan perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Itu artinya, kata Ramly, status tersangka tak lama lagi akan disematkan kepada Arya Wedakarna.

“Kita sudah dapat SP2HP dari Krimsus Polda Bali mereka sudah gelar perkara khusus AWK dan perkaranya naik ke penyidik, mereka sudah kirim SPDP ke Kajati Bali,” ungkapnya kepada Kiblat.net  pada Rabu (23/05/2018).

Ramly menambahkan bahwa SP2HP ia terima pada tanggal 21 Mei 2018 dari Kasubdit II AKBP Agung Kanigoro, S.H, S.I.K.,M.H. Dalam dokumen tersebut dimuat bahwa “Pada hari Rabu tanggal 9 Mei 2018 Polda Bali telah melaksanakan Gelar Perkara atas Terlapor I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Anggota DPD Dapil Bali dan Perkaranya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.”

Baca juga: Soal Postingan Penolakan dan Foto UAS, Begini Kata Arya Wedakarna

Ramly juga mengungkapkan bahwa Tim Advokasi (TA-FPUAS) mengapresiasi kinerja Polda Bali atas peningkatan status perkara tersebut. Selain itu, ia juga meminta agar AWK ditahan dan statusnya segera ditingkatkan menjadi tersangka.

“Kami mendesak Polda Bali agar segera meningkatkan status tersangka atas Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Anggota DPD Dapil Bali dan segera ditahan demi menjaga keutuhan, kerukunan dan kebhinekaan masyarakat dan umat beragama di Bali yang selama ini telah terjalin dengan baik,” sambungnya.

BACA JUGA  Editorial: Berisik RUU HIP

Sebagaimana diketahui, pada 8 Desember 2017, Ustadz Abdul Somad mengalami persekusi saat berdakwah di Bali. Hotel Aston tempat ia menginap dikepung oleh orang-orang yang mendesak agar UAS segera dipulangkan ke Pekanbaru karena menuduhnya sebagai penceramah anti Pancasila.

Aksi persekusi tersebut diduga disulut oleh postingan Arya Wedakarna di Facebook beberapa hari sebelumnya. Arya diduga menjadi provokator penolakan dan persekusi melalui media sosial terhadap UAS saat safari dakwah di Bali.

Ia dilaporkan atas dugaan tindak pidana ITE, penodaan agama hingga ujaran kebencian. Pasal yang dikenakan oleh pelapor diantaranya, Pasal 28 ayat (2) Jo 45a ayat (2) UU No 19 Th 2016 perubahan UU No. 11 th 2008 tentang ITE dan atau Pasal 16 UU No. 40 Th 2008 dan Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 156 dan 156a KUHP.

Akan tetapi, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menampik keterlibatan dirinya dalam aksi penolakan Ustadz Abdul Somad (UAS) di Bali, akhir tahun lalu. Dalam wawancara dengan Kiblat.net, ia menuturkan bahwa postingan di akun pribadinya yang diduga menjadi provokasi penolakan hingga persekusi itu merupakan aspirasi masyarakat Bali.

Baca juga: Dipolisikan, Arya Wedakarna Sebut Ormas Bali Akan Laporkan Balik

Selain itu, Ramly juga mendesak agar sejumlah nama lainnya yang terlibat dalam persekusi UAS segera diproses. Ia menyebutkan, Sekjen Laskar Bali Ketut Ismaya, Ngurah Harta, Arif ( Perguruan Sandi Murti Bali ), Agus Priyadi alias Gus Yadi, Mocka Jatmika, Jemima Mulyandari.

BACA JUGA  Ustadz Hilmi Aminuddin Wafat, Jazuli: PKS Kehilangan Pembimbing Dakwah

“Kami mendesak Polda Bali untuk mengusut tuntas penanganan perkara para Terlapor lainnya yang terlibat dalam persekusi Ustadz Abdul Somad di Hotel Aston Gatot Subroto Denpasar pada tanggal 8 Desember 2017, diantaranya Sekjen Laskar Bali Ketut Ismaya, Ngurah Harta, Arif ( Perguruan Sandi Murti Bali ), Agus Priyadi alias Gus Yadi, Mocka Jatmika, Jemima Mulyandari Dkk,” tukasnya.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Jet Tempur Israel Kembali Serang Gaza

Sejumlah sumber menyebutkan, lokasi yang menjadi target sebuah lokasi polisi laut miliki Hamas dan kapal-kapal nelayan di pelabuhan Gaza di barat kota tersebut. Serangan dilakukan beberapa kali.

Rabu, 23/05/2018 08:52 0

News

Munarman Ungkap Agenda Terorisme Amerika dalam Cuitan Mike Pence

“Perang melawan terorisme itu sebenarnya perang terhadap jihad. Kalau memang terorisme itu didefinisikan kepada semua yang menggunakan kekerasan, seharusnya kasus Bom Alam Sutera juga disebut sebagai aksi terorisme karena sama-sama menggunakan bom,” sebut mantan aktivis YLBHI ini

Selasa, 22/05/2018 20:55 1

Amerika

Jumlah Penembakan di Sekolah AS 57 Kali Lipat dari di Negara Industri

Telah ada setidaknya 288 penembakan di sekolah di Amerika Serikat sejak 1 Januari 2009.

Selasa, 22/05/2018 17:30 0

Suriah

SNHR: Piala Dunia Dinodai Darah 6.133 Warga Suriah yang Dibunuh Rusia

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) merilis laporan yang mendokumentasikan pelanggaran paling penting oleh pasukan Rusia sejak dimulainya intervensi militer di Suriah pada 30 September 2015.

Selasa, 22/05/2018 16:53 0

Asia

Virus Mematikan Makan Belasan Korban di India, Negara Tetapkan Kondisi Waspada

Virus mematikan yang dibawa oleh kelelawar buah telah menewaskan sedikitnya tiga orang di India selatan. Delapan kematian lainnya di negara bagian Kerala sedang diselidiki terkait dengan virus Nipah, yang memiliki tingkat kematian 70 persen.

Selasa, 22/05/2018 16:09 0

Video Kajian

Ust. Farid Okbah: Amalan Utama Di Bulan Ramadhan

Ust. Farid Okbah: Amalan Utama Di Bulan Ramadhan. Rasulullah SAW menyebut puasa sebagai perisai. Perisai dari syubhat dan syahwat, sebagai penyelamat dari siksa neraka di Akhirat kelak. Apa saja amalan yang harus kita lakukan pada bulan Ramadhan agar puasa kita benar-benar menjadi perisai dari api neraka? Simak kajian berikut ini!

Selasa, 22/05/2018 16:08 0

Palestina

Ikuti AS dan Guatemala, Paraguay Buka Kedutaan untuk Israel di Al-Quds

KIBLAT.NET, Asuncion – Paraguay membuka kedutaan Israelnya di Al-Quds (Yerusalem) pada Senin (21/05/2018). Ia menjadi...

Selasa, 22/05/2018 14:00 0

Asia

Indahnya Bulan Ramadhan 1439 H Dibalut dalam Satu Nampan untuk Berbagai Etnis

Saat jamaah sudah berkumpul dan bersiap untuk berbuka puasa, Dai Ambassador Corps Dompet Dhuafa untuk Korea Selatan di Masjid al-Ikhlas Yongin yaitu Ustadz Alnof Dinar langsung mengambil inisiatif menyampaikan taushiyah singkat dalam tiga bahasa yaitu Arab, Indonesia dengan selingan bahasa Inggris.

Selasa, 22/05/2018 13:10 0

Suara Pembaca

Ceriakan Senyum Anak Yatim & Dhuafa Saat Lebaran 1439 H Bersama Solidaritas Muslim

Wajah sumringah dan senyum mengembang diantara 100 lebih anak yatim dan dhuafa ketika pembagian paket Senyum Lebaran yang diadakan oleh Solidaritas Muslim jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H begitu terngiang di ingatan kami.

Selasa, 22/05/2018 12:57 0

Suriah

Pasca Astana 9, Pengaruh Turki terhadap Idlib Kian Kuat

Konvoi militer Turki—termasuk kendaraan lapis baja dan truk-truk militer—, Senin (21/05/2018), masuk wilayah Suriah menuju tenggara Idlib. Konvoi itu terutama menuju enam titik pos pemantau gencatan senjata yang dibangun Turki di wilayah tersebut.

Selasa, 22/05/2018 10:59 0

Close