... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Larangan Tarawih dengan Speaker Picu Kemarahan Warga Tunisia

Foto: Pengeras suara masjid

KIBLAT.NET, Hammam Sousse – Keputusan pemerintah daerah kota Hammam Sousse, Provinsi Sousse, Tunisia, melarang shalat tarawih menggunakan pengeras suara memicu kemarahan warga dan netizen di negara Afrika tersebut. Peraturan itu dinilai sewenang-wenang dan mengganggu ibadah Ramadhan.

Surat larangan itu dikeluarkan pemerintah daerah kota pesisir itu pada 16 Mei atau sehari sebelum 1 Ramadhan 1439 H. Dalam surat yang dinukil portal Arabi21.com itu, seluruh masjid di kota Hammam Sousse tidak boleh mengeraskan suara shalat tarawih dengan speaker yang biasa digunakan untuk azan.

Pemerintah setempat sendiri membenarkan mengeluarkan surat tersebut. Dalam pernyataan kepada media, pemerintah daerah mengatakan bahwa keputusan itu diambil supaya warga yang tinggal di sekitar masjid tidak terganggu dengan suara yang ditimbulkan dari speaker masjid.

Lembaga Ikatan Imam Tunisia mengutuk keras larangan tersebut. Sekretaris lembaga, Al-Fadhil Asyur, mengatakan bahwa peraturan tersebut tidak berlandaskan undang-undang. Dia menekankan bahwa itu merupakan peraturan individu dan lokal yang tidak merujuk pada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Urusan Agama.

Asyur menambahkan, tindakan-tindakan yang dilakukan pemerintah daerah Hammam Sousse tidak mewakili Departemen Urusan Agama. Peraturan-peraturan seperti itu bahkan memberi ruang bagi musuh-musuh agama dan negara untuk mincederai Tunisia di dalam dan luar negeri sebagai negara Islam.

Dia juga mengungkapkan bahwa pihaknya lebih dari sekali menekankan kepada Departemen Urusan Agama untuk mengkaji kembali daftar imam dan pengkhotbah yang sudah diverifikasi sebelum dan setelah revolusi Tunisia. Banyak dari mereka yang tidak memiliki kapasitas untuk menjadi imam dan khatib. Verifikasi saat itu dilakukan tanpa kriteria dan semerawut.

BACA JUGA  AS Sanksi Pemimpin Kelompok Jihadis Mali Front Pembebasan Macina

Sementara di media sosial, banyak warga yang mengutuk peraturan tersebut. Mereka mengejek dan mencemooh surat edaran tersebut.

Di antara mereka, seperti dilansir portal Arabi21, membandingkan kondisi di Tunisia dengan sejumlah negara Eropa yang telah membolehkan azan dengan pengeras suara. Sebagian lain mengejek, “tahun ini Hammam Sousse tanpa suara Al-Quran”.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bebas dari Tuntutan Jaksa, 4 FPI Klaten Divonis Lima Bulan Percobaan

Dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak terbukti. Namun Majelis Hakim tetap menjatuhkan hukuman berupa 5 bulan kurungan percobaan.

Senin, 21/05/2018 19:13 0

Info Event

Mari Gabung SETORPAS Perisai, Program Sedekah Iftor Penghuni Lapas

Program Sedekah Iftor Penghuni Lapas (SETORPAS) dukungan nyata PERISAI untuk penghuni lapas yang konsisten beramal shalih

Senin, 21/05/2018 16:25 0

Indonesia

Lawan Fobia Cadar, Brother Fillah Lampung Bikin Eksperimen Sosial Ini

Hari itu, Ahad (20/5) aksi AADC digelar di Lampung. Aksi yang dilaksanakan di Lampung Elephant Park, Enggal ini sukses memecah tangis masyarakat sekitar. Dua wanita bercadar dan dua lelaki berjenggot dengan celana cingkrang berdiri di tengah keramaian sambil memegang kertas bertuliskan ‘Peluk Saya Jika Anda Merasa Aman dengan Keberadaan Saya’.

Senin, 21/05/2018 15:42 0

Indonesia

Baintelkam Mabes Polri Buka Puasa Bersama dengan MT Mahabbah

Acara yang diadakan Baintelkam Polri itu pun menjadi bagian dari program Polri untuk mereduksi penyebaran paham radikal dan intoleran di Indonesia.

Senin, 21/05/2018 15:24 0

Tazkiyah

Dusta yang Sopan

"Kalau yang engkau katakan adalah benar, maka itu adalah hasil pemikiran yang baik. Akan tetapi bila yang kau katakan adalah batil,maka itu adalah dusta yang sopan."

Senin, 21/05/2018 14:26 0

Indonesia

Mahasiswa Jabar Gagas Solusi Alternatif dalam Refleksi 20 Tahun Reformasi

Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam (FPMI) Jawa Barat menggelar agenda rutin Forum Tokoh dan Aktivis Muda dengan tema ‘Gagasan Alternatif Kaum Muda Membangun Kebangkitan Negeri’.

Senin, 21/05/2018 12:36 0

Indonesia

KAMMI Khawatir 200 Daftar Penceramah Justru Memecah Belah

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) khawatir 200 daftar nama penceramah yang direkomendasikan Kemenag justru akan memecah belah masyarakat.

Senin, 21/05/2018 12:03 0

Suara Pembaca

Sinergi Foundation Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan di Pelosok Papua

Melalui program Desa Ramadhan, Sinergi Foundation menebar manfaat dari Aceh hingga Papua.

Senin, 21/05/2018 11:54 0

Suara Pembaca

Ibu Epinopita Terima Donasi untuk Pengobatan Perut Membengkak

Masih ingat dengan Ibu Epinopita? Janda 44 tahun yang perutnya membesar seperti tengah hamil tua. Penyakit tak biasa itu diderita sejak suaminya masih hidup.

Ahad, 20/05/2018 23:32 0

Indonesia

4 Fakta di Balik Daftar 200 Mubalig Ala Kemenag

Nama-nama dalam daftar itu merupakan rekomendasi kementerian yang dipimpin oleh Lukman Hakim Saifuddin.

Ahad, 20/05/2018 17:44 0

Close