... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hadang Taliban di Farah, AS Terjunkan Pesawat Bomber

KIBLAT.NET, Farah – Pejuang-pejuang Taliban tiba-tiba muncul di kegelapan malam seperti hantu dan melancarkan serangan ke jantung kota Farah. Di kota bagian barat Afghanistan itu Taliban menyerbu pasukan pemerintah yang mengira sudah berhasil mengusir para pejuang menyusul kontak senjata sengit awal pekan lalu. Demikian keterangan beberapa warga dan pejabat setempat.

Sebelumnya pada hari Selasa (15/05), pasukan Taliban dengan bersenjata lengkap melancarkan serangan dadakan ke sejumlah posisi pasukan Afghan. Ketika Taliban sedang bergerak melalui area pemukiman dan hampir merebut kota Farah, pasukan Afghan berhasil menahan gerak maju Taliban dengan bantuan udara AS.

“Dari satu sisi ada Taliban, sementara dari arah yang lain pesawat tempur menembakkan pelurunya dari udara. Warga sangat ketakutan,” kata seorang penduduk sipil bernama Qudratullah.

Pejuang-pejuang Taliban muncul dari persembunyian mereka sejam sebelum tengah malam menjelang pada hari Rabu. Beberapa pejuang terlihat menembaki pasukan keamanan dari atap rumah. Kontak senjata berlangsung sengit hingga beberapa jam pada Kamis dini hari.

Sedikitnya sebuah bom meledak di dekat markas polisi kota Farah. “Kota berubah menjadi sebuah zona militer, orang-orang ketakutan, dan toko-toko tutup,” kata seorang warga lainnya, Baz Muhammad. “Setelah kejadian tadi malam, apapun bisa terjadi sewaktu-waktu,” imbuhnya.

Penasihat di Kementerian Pendidikan Afghanistan, Kabir Haqmal, mengatakan sekolah-sekolah dinyatakan tutup selama bulan Ramadhan yang dimulai sejak Kamis karena masalah situasi keamanan.

BACA JUGA  Dituduh Anggota ISIS, Empat Bersaudara Afghan Dibunuh Agen CIA

Setelah beberapa bulan terakhir situasi relatif tenang selama musim dingin, pertempuran terbaru ini menegaskan besarnya tantangan yang dihadapi pemerintah Kabul dan sekutu asing mereka, Amerika, yang semakin berat menghadapi tekanan Taliban.

AS telah mengirim ribuan pelatih militer tambahan untuk membantu pasukan Afghan dan meningkatkan intensitas serangan udara. Langkah itu dilakukan dalam rangka menekan Taliban supaya mau bernegosiasi ke meja perundingan. Walau demikian, sangat sedikit bukti-bukti yang mengindikasikan bahwa rencana tersebut berjalan dengan baik.

AS Terjunkan Pesawat Bomber

Untuk mendukung pasukan Afghan di Farah, AS sampai mengerahkan pesawat pembom A-10 Thunderbolt dan sejumlah pesawat drone. Sementara Angkatan Udara Afghan sendiri menyumbang beberapa helikopter tempur dan pembom ringan A-29 Super Tucano.

Pejabat-pejabat pemerintah sempat mengatakan kota Farah telah steril dari Taliban namun kemudian mengkonfirmasi bahwa terjadi pertempuran pada hari Rabu malam hingga dini hari Kamis.

“Beberapa pejuang Taliban bertempur dengan pasukan Afghan di sejumlah lokasi yang berbeda-beda di Farah,” kata kepala polisi setempat, Fazel Ahmad Sherzad. “Saat ini sudah tidak ada lagi pertempuran, namun operasi pembersihan masih terus berlangsung,” imbuhnya lagi.

Menurut Sherzad sejumlah pejuang asing nampak dan terlibat dalam pertempuran di pihak Taliban, namun belum terkonfirmasi melalui jalur independen. Pejabat lokal di Farah juga kerap menuding negara tetangga Iran membantu Taliban beroperasi di wilayah tersebut.

BACA JUGA  Rezim Afghanistan Khawatir terhadap Draft Perjanjian AS-Taliban

Selama beberapa pekan terakhir pertempuran meluas di banyak wilayah di Afghanistan termasuk yang terjadi di provinsi Badakhshan, Baghlan dan Faryab di bagian utara, Farah di barat, dan Zabul & Ghazni di bagian selatan ibukota Kabul. Sejak 8 Mei lalu Imarah Islam mengumumkan kampanye militer dengan sandi “Operasi Khandaq” yang terus menekan posisi pasukan rezim Kabul.

Di wilayah padat penduduk yang jauh dari pusat seperti provinsi Farah yang juga berbatasan dengan Iran kerap menjadi target serangan Taliban. Situasi itu menyebabkan banyak jatuh korban baik polisi, tentara, bahkan unit pasukan khusus Afghan.

Sumber: Reuters
Redaktur: YasinMuslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bebas dari Tuntutan Jaksa, 4 FPI Klaten Divonis Lima Bulan Percobaan

Dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak terbukti. Namun Majelis Hakim tetap menjatuhkan hukuman berupa 5 bulan kurungan percobaan.

Senin, 21/05/2018 19:13 0

Info Event

Mari Gabung SETORPAS Perisai, Program Sedekah Iftor Penghuni Lapas

Program Sedekah Iftor Penghuni Lapas (SETORPAS) dukungan nyata PERISAI untuk penghuni lapas yang konsisten beramal shalih

Senin, 21/05/2018 16:25 0

Indonesia

Lawan Fobia Cadar, Brother Fillah Lampung Bikin Eksperimen Sosial Ini

Hari itu, Ahad (20/5) aksi AADC digelar di Lampung. Aksi yang dilaksanakan di Lampung Elephant Park, Enggal ini sukses memecah tangis masyarakat sekitar. Dua wanita bercadar dan dua lelaki berjenggot dengan celana cingkrang berdiri di tengah keramaian sambil memegang kertas bertuliskan ‘Peluk Saya Jika Anda Merasa Aman dengan Keberadaan Saya’.

Senin, 21/05/2018 15:42 0

Indonesia

Baintelkam Mabes Polri Buka Puasa Bersama dengan MT Mahabbah

Acara yang diadakan Baintelkam Polri itu pun menjadi bagian dari program Polri untuk mereduksi penyebaran paham radikal dan intoleran di Indonesia.

Senin, 21/05/2018 15:24 0

Tazkiyah

Dusta yang Sopan

"Kalau yang engkau katakan adalah benar, maka itu adalah hasil pemikiran yang baik. Akan tetapi bila yang kau katakan adalah batil,maka itu adalah dusta yang sopan."

Senin, 21/05/2018 14:26 0

Indonesia

Mahasiswa Jabar Gagas Solusi Alternatif dalam Refleksi 20 Tahun Reformasi

Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam (FPMI) Jawa Barat menggelar agenda rutin Forum Tokoh dan Aktivis Muda dengan tema ‘Gagasan Alternatif Kaum Muda Membangun Kebangkitan Negeri’.

Senin, 21/05/2018 12:36 0

Indonesia

KAMMI Khawatir 200 Daftar Penceramah Justru Memecah Belah

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) khawatir 200 daftar nama penceramah yang direkomendasikan Kemenag justru akan memecah belah masyarakat.

Senin, 21/05/2018 12:03 0

Suara Pembaca

Sinergi Foundation Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan di Pelosok Papua

Melalui program Desa Ramadhan, Sinergi Foundation menebar manfaat dari Aceh hingga Papua.

Senin, 21/05/2018 11:54 0

Suara Pembaca

Ibu Epinopita Terima Donasi untuk Pengobatan Perut Membengkak

Masih ingat dengan Ibu Epinopita? Janda 44 tahun yang perutnya membesar seperti tengah hamil tua. Penyakit tak biasa itu diderita sejak suaminya masih hidup.

Ahad, 20/05/2018 23:32 0

Indonesia

4 Fakta di Balik Daftar 200 Mubalig Ala Kemenag

Nama-nama dalam daftar itu merupakan rekomendasi kementerian yang dipimpin oleh Lukman Hakim Saifuddin.

Ahad, 20/05/2018 17:44 0

Close